21
Mar
13

Politik : PTUN berpihak kepada PKPI

PTTUN kabulkan gugatan PKPI

Kamis, 21 Maret 2013 14:09 WIB | 730 Views

Pewarta: Fransiska Ninditya

Jakarta (ANTARA News) – Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) mengabulkan gugatan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) terhadap KPU dengan nomer perkara 25/G/2013/PTTUN.JKT.

“Mengabulkan gugatan penggugat, dalam hal ini PKPI dan mewajibkan KPU untuk membuat surat keputusan yang menetapkan PKPI sebagai peserta Pemilu 2014, ” kata Ketua Majelis sidang, Dr Santer Sitorus, di ruang sidang PTTUN Jakarta, Kamis.

Sidang dengan agenda pembacaan putusan tersebut digelar di lantai dasar Gedung Sekretariat Mahkamah Agung (MA), yang berada di Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta.

PKPI mengadukan KPU ke PTTUN karena dinilai tidak patuh dalam melaksanakan Keputusan Bawaslu Nomor 012/SP-2/Set.Bawaslu/I/2013, yang menyatakan bahwa PKPI memenuhi persyaratan untuk menjadi peserta Pemilu 2014.

Sebelum sidang dimulai, Sutiyoso mengaku optimistis dapat memenangkan gugatannya, sehingga dapat mengikuti pelaksanaan tahapan pendaftaran calon anggota legislatif untuk Pemilu 2014.

“Saya yakin menang, ini kami perjuangkan. Artinya respon dari KPU juga harus cepat memberikan sikap seperti PBB, supaya semua bisa berkonsentrasi ke tahapan berikutnya,” kata Sutiyoso.

Bawaslu menafsirkan bahwa KPU harus menjalankan keputusan tersebut, karena bersifat final dan mengikat.

Namun, karena berdasarkan Fatwa MA Bawaslu dan KPU tidak dapat saling menggugat, maka PKPI membawa gugatan tersebut ke PTTUN.

Sidang sempat diskors selama 10 menit karena lembar putusan yang dibacakan Ketua Majelis tidak lengkap.

“Sidang terpaksa kami skors selama 10 menit karena ada sekira lima halaman yang belum dicetak,” kata Ketua Majelis sidang Dr. Santer Sitorus, di ruang sidang PTTUN.

Sidang pembacaan putusan berlangsung selama dua jam lebih, dimulai pukul 10.30 WIB, dengan dipimpin oleh tiga majelis hakim, yaitu Santer Sitorus, Nurnaeni Manurung, dan Arief Nurdu`a.

Sidang tersebut dihadiri oleh pihak penggugat, Ketua Umum PKPI Sutiyoso, dan tergugat yang diwakili oleh Komisioner KPU Ida Budhiati.

Selama pelaksanaan verifikasi faktual, PKPI menuding petugas KPU daerah tidak melaksanakan verifikasi dengan maksimal, sehingga kepengurusan PKPI tidak memenuhi syarat di 75 persen kabupaten-kota.

Kabupaten-kota tersebut antara lain Bantul, Kulonprogo, Klaten, Demak, Trenggalek, Grobogan, Kendal, Cilacap, Kudus, Sukoharjo, Solok Selatan, Pasaman Barat, Solok, Pesisir Selatan, Samarinda, dan Bone Bolangan.

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2013

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

POLHUKAM

PKPI Lolos, Bang Yos Fokus Urus Caleg

Fiddy Anggriawan – Okezone
Kamis, 21 Maret 2013 15:01 wib
Sutiyoso (Foto: Dok. Okezone)

Sutiyoso (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA– Usai mengalahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam sidang gugatan di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN), kini Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) fokus mengurus Daftar Calon legislatif Sementara (DCS).

“Waktu tersisa yang dimiliki PKPI itu sangat sempit, sehingga kami akan melakukannya dengan tepat secara simultan akan kita selesaikan terutama pencalegan,” ungkap Ketua Umum PKPI Sutiyoso di Gedung PTTUN, Jakarta, Kamis (21/3/2013).

Pria yang akrab disapa Bang Yos ini berharap, agar KPU segera meresponnya dengan cara menentukan PKPI sebagai peserta pemilu. “Mereka harus mengubah SK KPU nomor 5/KPTS/KPU/2013 tentang penetapan parpol peserta pemilu 2014, dengan mencantumkan PKPI sebagai peserta dan segera memberikan nomor kalau bisa sore ini,” paparnya.

“Karena waktu nyaris tidak ada, sehingga kader-kader kita di bawah itu yakin memang PKPI adalah peserta pemilu nomor 15 mungkin,” lanjutnya.

Sebelumnya, PKPI mendapatkan kepastian hukum terkait penetapan peserta pemilihan umum (Pemilu) 2014 oleh PTTUN.

Dalam sidang gugatan yang dipimpin Hakim Santer Sitorus itu, majelis hakim memutuskan menolak eksepsi tergugat, yakni KPU dan mengabulkan gugatan PKPI atau penggugat seluruhnya.

Berita Selengkapnya Klik di Sini

(ugo)

POLITIK

Kamis, 21 Maret 2013 16:50:22

PKPI lolos, Golkar harap jadwal pemilu tidak molor

Reporter : Randy Ferdi Firdaus

0

Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Partai Golkar Nurul Arifin mengapresiasi keputusan KPU dalam meloloskan PKPI sebagai peserta pemilu 2014. Namun dia meminta agar lolosnya PKPI tidak serta merta membuat jadwal pemilu molor.

Nurul mengucapkan selamat kepada partai besutan Sutiyoso yang akhirnya menjadi partai nasional ke 12 yang dinyatakan lolos setelah PBB oleh KPU.

“Kalau KPU terima, ya mau apalagi. Kita ucapkan selamat aja ke PKPI. Selamat bertarung di pemilu 2014,” kata Nurul saat dihubungi, Kamis (21/3).

Namun demikian, Nurul berharap agar PKPI tidak meminta dispensasi waktu terkait pendaftaran Daftar Caleg Sementara (DCS) yang tenggat waktunya tak kurang dari satu bulan.

“Jangan lagi berharap ada dispensasi masalah waktu. Semua harus on schedule,” imbuhnya.

Karena dia menduga, jika jadwal tahapan di KPU molor akibat ada dua partai baru yang lolos. Ke depan, kata dia, jadwal yang telah ditetapkan jauh hari akan menjadi kacau.

“Kalau tidak, bisa berat tahapan selanjutnya,” tandasnya.

(mdk/bal)


LIHAT KOMENTAR
  • Ketua Umum PKPI Sutiyoso, mengikuti jalannya sidang vonis gugatan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN), Jakarta Pusat, Kamis (21/3). (Republika/Adhi Wicaksono)

  • Ketua Umum PKPI Sutiyoso (kanan), mengikuti jalannya sidang vonis gugatan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN), Jakarta Pusat, Kamis (21/3). (Republika/Adhi Wicaksono)

  • Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso (kiri), memberikan hormat pada majelis hakim seusai sidang di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN), Jakarta Pusat, Kamis (21/3). (Republika/Adhi Wicaksono)

  • Ketua Umum PKPI Sutiyoso (tengah) usai mengikuti sidang di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN), Jakarta Pusat, Kamis (21/3). (Republika/Adhi Wicaksono)

  • Ketua Umum PKPI Sutiyoso (tengah) usai mengikuti sidang di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN), Jakarta Pusat, Kamis (21/3). (Republika/Adhi Wicaksono)

<< PrevNext >>

In Picture: Menang Gugatan Lawan KPU, PKPI Ikut Pemilu 2014

Kamis, 21 Maret 2013, 16:23 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Majelis hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) mengabulkan gugatan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) atas Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta, Kamis (21/3).

PTTUN memerintahkan kepada KPU untuk melaksanakan keputusan Bawaslu yang menyatakan bahwa PKPI memenuhi syarat sebagai peserta pemilu 2014.

Redaktur : Mohamad Amin Madani

Politik

PKPI berharap KPU bersikap bijaksana

Haris Kurniawan

Kamis,  21 Maret 2013  −  16:02 WIB
PKPI berharap KPU bersikap bijaksana

Ilustrasi. (Istimewa)

Sindonews.com – Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso berharap, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersikap bijaksana. Hal itu terkait dengan putusan sidang gugatan di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) yang meminta agar PKPI menjadi partai peserta Pemilu 2014.

Pria yang akrab disapa Bang Yos ini mengatakan, kalau pun KPU meloloskan partainya, maka tidak ada yang dirugikan dalam keputusan tersebut. Dia meminta, agar KPU tidak membedakan antara PKPI dengan Partai Bulan Bintang (PBB).

“Kalau dia (KPU) bersikap arif memperlakukan kita (PKPI) seperti memperlakukan PBB, banyak sekali keuntungan yang diperoleh banyak pihak. Saya segera bisa memanfaatkan waktu. KPU juga bisa fokus tugas ke depan,” kata Sutiyoso kepada wartawan di PTTUN, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2013).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengaku, sangat berharap atas kebijaksanaan KPU untuk bisa menerimanya menjadi partai peserta Pemilu 2014. “Sikap seperti itu yang saya inginkan,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, PTTUN memutuskan agar KPU memasukkan PKPI sebagai peserta Pemilu 2014, dalam hasil sidang itu ada sembilan putusan yang dikeluarkan pengadilan untuk lembaga pemilihan tersebut, di antaranya:

1. Mengabulkan gugatan PKPI atau penggugat untuk seluruhnya.

2. Menyatakan tindakan KPU atau tergugat yang tidak melaksanakan keputusan Bawaslu, No 012/SP2/C/Bawaslu/I/2013 tanggal 5 Februari 2013 merupakan perbuatan melawan hukum.

3. Menyatakan tidak sah surat KPU No 94/KPU/II/2013/11 Februari 2013 yang menyatakan tidak bersedia melaksanakan keputusan Bawaslu No 012/SP2/Bawaslu/I/2013.

4. Memerintahkan kepada tergugat untuk mencabut surat KPU No 94/KPU/2/2013 tanggal 11 Februari 2013.

5. Menyatakan surat KPU atau tergugat No 05 KPPS/KPU/tahun 2013 tentang penetapan partai politik peserta pemilihan umum 2014 sepanjang menyangkut PKPI atau penggugat.

6. Mewajibkan kepada tergugat atau KPU untuk mencabut surat keputusan no 5/kpts KPU/tahun 2013 sepanjang menyangkut diri PKPI atau penggugat.

7. Mewajibkan KPU atau tergugat untuk menertibkan surat keputusan baru yang menetapkan PKPI sebagai partai yang memenuhi syarat sebagai parpol peserta pemilu

8. Memerintahkan KPU untuk melaksanakan keputusan Bawaslu no 012/SP2Z/Bawaslu/I/2013 tgl 5 Februari 2013.

9. Menghukum KPU untuk membayar segala biaya yang timbul sebesar Rp86 ribu.

(mhd)

views: 69x

Berita Terkait :   Pemilu 2014
Berita Lainnya :

POLHUKAM

PTTUN Putuskan PKPI Berhak Ikut Pemilu

Fiddy Anggriawan – Okezone
Kamis, 21 Maret 2013 12:46 wib
dokumentasi okezone.com

dokumentasi okezone.com

JAKARTA – Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), akhirnya mendapatkan kepastian hukum terkait penetapan peserta pemilihan umum (Pemilu) 2014 oleh Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN).

Berdasarkan pantauan Okezone, sidang yang dimulai pukul 10.30 WIB, dipimpin Hakim Santer Sitorus dengan didampingi dua Hakim Anggota, yakni Arief Nur Dua dan Nurnaeni Manurung.

Sementara itu, pihak PKPI sebagai penggugat diwakili langsung oleh Ketua Umum Sutiyoso. Sedangkan, pihak tergugat, yakni KPU diwakili oleh Komisioner KPU Ida Budhiati.

“Menolak eksepsi tergugat. Satu, mengabulkan gugatan PKPI atau penggugat seluruhnya. Kedua, menyatakan tindakan KPU yang tidak melaksanakan putusan Bawaslu merupakan perbuatan melawan hukum,” ungkap Santer PTTUN di ruang sidang PTTUN, Jakarta, Kamis (21/3/2013).

Berdasarkan pantauan Okezone, pasca-dibacakannya putusan PTTUN oleh Majelis Hakim kondisi ruang sidang mendadak riuh dengan ucapan Alhamudillah dan Allahuakbar dari para simpatisan PKPI.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah menang dalam sidang ajudikasi di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), KPU tidak melanjutkan hasil sidang yang merekomenadasikan PKPI menjadi partai peserta Pemilu 2014, lantaran hal itu lah Sutiyoso akhirnya mengajukan gugatan ke PTTUN.

Berita Selengkapnya Klik di Sini

(teb)

Browser anda tidak mendukung iFrame

BERITA TERKAIT: PKPI

PKPI Menang Gugatan, KPU tak Banyak Komentar

Tribunnews.com – Kamis, 21 Maret 2013 13:54 WIB
Share this
PKPI Menang Gugatan, KPU tak Banyak Komentar
DOK
PKPI Logo

Laporan Wartawan Tribunnews, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-  Komisi Pemilihan Umum (KPU) enggan mengomentari keputusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) yang mengabulkan gugatan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Idha Budiati, komisioner KPU, yang mengikuti sidang putusan, langsung pergi meninggalkan persidangan.

“Putusan PT TUN akan saya sampaikan kepada Ketua dan anggota KPU. Tindak lanjut putusan PTTUN akan dibahwas dalam pleno KPU,” ujar Idha singkat sembari bergegas menuju mobilnya, Kamis (21/3/2013).

Walau demikian, Idha mengakui memberikan apresiasi upaya hukum yang dilakukan PKPI.

“KPU mengapresiasi upaya hukum yang ditempuh PKPI sebagai bagian dari pendidikan politik, penyelesaian sengketa dengan menempuh upaya hukum,” katanya.

Sebelumnya, KPU menolak melaksanakan putusan sidang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam sidang ajudikasi yang dimenangkan PKPI.

Berita Terkait: Pemilu 2014
PKPI Menang di PTTUN, Jadi Peserta Pemilu 2014
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Jumlah peserta Pemilu 2014 bakal bertambah setelah Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) mengabulkan permohonan Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.”Mengabulkan gugatan PKPI atau penggugat untuk seluruhnya,” ujar Hakim Ketua, Santer Sitorus, saat membacakan putusan, Kamis (21/3/2013).PTTUN juga mengatakan bahwa KPU yang tidak melaksanakan putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang memenangkan PKPI dalam sidang ajudikasi sebelumnya adalah perbuatan melawan hukum.PTTUN juga memerintahkan agar KPU segeta menerbitkan surat keputusan yang baru yang menyertakan PKPI sebagai peserta Pemilu 2014.”Menyatakan batal surat keputusan No. 05/KPTS/2013 tentang penetapan partai politik. Mewajibkan KPU atau tergugat untuk menerbitkan keputusan baru untuk PKPI sebagai partai politik yang memenuhi syarat sebagai peserta Pemiu,” tegas Santer.Massa PKPI pun langsung bersorak kegirangan begitu Ketua Majelis Hakim memenangkan gugatan mereka.

Penulis: Eri Komar Sinaga

Editor : Arief
Sumber : Tribunnews
Kamis, 21 Maret 2013 , 15:03:00
JAKARTA – Jalan berliku yang dihadapi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), berbuah hasil.Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta akhirnya mengabulkan gugatan mereka untuk diloloskan menjadi salah satu peserta Pemilu 2014.Keputusan tersebut dibacakan Hakim Ketua, Santer Sitorus di PTTUN Jakarta,  Kamis (21/3) siang.  “Majelis Hakim memutuskan menolak ekspesi tergugat seluruhnya dalam pokok perkara dimaksud, dan mengabulkan gugatan pengugat (PKPI) untuk seluruhnya,”  ujar Santer.

Mendengar putusan ini, Ketua Umum PKPI, Sutiyoso dan sejumlah kader partai lainnya, langsung bersalaman saling memberi selamat.

Demikian juga saat ditemui usai persidangan, mantan Gubernur DKI Jakarta ini tidak dapat menutupi luapan kebahagiaannya. Karena menurutnya, ternyata masih ada keadilan di tanah air tercinta.

“Dalam keputusan ini yang bisa kita tanggapi adalah kita masih bisa mendapatkan kebenaran dan keadilan di republik ini. Selama ini kita melakukan perjuangan yang sangat panjang dan melelahkan, kita ibaratnya sudah tersiksa satu setengah bulan ini dengan sikap dari KPU,” ujarnya.

Sutiyoso berharap KPU segera merespon keputusan PTTUN yang ada mengingat waktu yang begitu singkat. “Kita minta KPU merespons dengan menentukan kita sebagai peserta Pemilu dan segera memberikan nomor. Kalau bisa sore ini,” ujar Sutiyoso usai persidangan.

Respon tersebut dibutuhkan cepat, karena sebagaimana diketahui, tahapan Pemilu pendaftaran Daftar Calon Sementara (DCS) Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPR dan DPRD, akan berlangsung pada 9-22 April mendatang.

“Jadi kita minta KPU segera meresponnya, karena waktu tersisa yang dimiliki PKPI sangat sempit,” katanya.(gir/jpnn)

Sutiyoso ingin PKPI diperlakukan seperti PBB

Kamis, 21 Maret 2013 15:34 WIB | 1020 Views

Pewarta: Fransiska Ninditya

Sutiyoso (ANTARA/Andika Wahyu)

Saya berharap KPU menanggapi Keputusan PTTUN dengan segera menerapkan PKPI jadi peserta Pemilu dan segera mencantumkan nomor peserta sore ini juga

Berita Terkait

Jakarta (ANTARA News) – Ketua Umum DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Sutiyoso, ingin KPU memperlakukan partainya seperti halnya Partai Bulan Bintang (PBB), yang baru saja ditetapkan menjadi peserta Pemilu 2014 dengan nomor urut 14.

“Kalau KPU bersikap arif dengan memperlakukan PKPI seperti halnya PBB, maka banyak sekali keuntungan yang diperoleh dari banyak pihak,” kata Sutiyoso usai sidang putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta, Kamis.

Sebelumnya, PBB juga telah dimenangkan PTTUN atas gugatannya kepada KPU, dengan nomor registrasi perkara 12/G/2013/PT.TUN.JKT.

Dua pekan lalu, (7/3), PTTUN memutuskan bahwa PBB memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu 2014 di 12 daerah yang oleh KPU digagalkan.

Bercermin dari kasus PBB, Sutiyoso juga berharap bahwa Keputusan PTTUN menjadi titik akhir persengketaan antara PKPI dan KPU, sehingga keduanya dan berbagai pihak terkait dapat fokus pada penyelenggaraan Pemilu.

Putusan PTTUN itu juga menjawab gugatan Bawaslu terhadap KPU ke DKPP. Mungkin saja gugatan itu akan dicabut oleh Bawaslu. Masih banyak tugas ke depan yang harus dihadapi penyelenggara pemilu, begitu juga tugas parpol,” tambah mantan gubernur DKI Jakarta itu.

“Saya berharap KPU menanggapi Keputusan PTTUN dengan segera menerapkan PKPI jadi peserta Pemilu dan segera mencantumkan nomor peserta sore ini juga,” tambahnya.

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2013

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Advertisements

0 Responses to “Politik : PTUN berpihak kepada PKPI”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,308,288 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: