16
Feb
13

Agraria : Petisi 153 Ilmuawan ke Presiden

153 Ilmuwan Kirim Petisi ke Presiden

Sulung Prasetyo | Selasa, 12 Februari 2013 – 13:42:03 WIB


(dok/antara)
Kementerian dan BPN harus memoratorium pemberian izin pemanfaatan sumber daya alam.

 

JAKARTA – Sebanyak 153 ilmuwan dari berbagai universitas dan institusi di Indonesia mengirimkan petisi terkait keadilan agraria kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Petisi itu berisi rekomendasi atas berbagai masalah agraria di Indonesia dan pelanggaran terhadap UUD 1945 Pasal 33 Ayat 3.

“Reformasi hukum dan kebijakan yang komprehensif yang mengacu pada prinsip-prinsip pembaruan agraria dan pengelolaan sumber daya alam belum dilaksanakan,” kata Soeryo Adiwibowo dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Senin (11/2).

Menurutnya, setidaknya terdapat beberapa indikator yang mendasari petisi itu. Indikator itu adalah keberadaan UU yang bertentangan dengan UUD 1945. Peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang sumber daya alam dan lingkungan hidup juga tidak harmonis.

Selain itu, ada ketidaksinkronan antara peraturan perundangan-undangan sumber daya alam dan lingkungan dengan peraturan yang mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi. Peraturan daerah yang bersifat eksploitatif dan bermotif kepentingan jangka pendek juga sangat banyak.

“Sebagai akibatnya, keberlanjutan pembangunan Indonesia terancam. Bencana lingkungan dan degradasi sumber daya alam meluas ke berbagai wilayah Indonesia,” ujar Soeryo lagi.

Arie Sukanti Hutagalung dari Universitas Indonesia (UI) menyarankan supaya presiden melaksanakan seluruh arah kebijakan dan mandat Ketetapan MPR RI No IX/MPR/2001 tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam secara konsisten. Presiden juga harus memantau pelaksanaannya secara transparan, berkelanjutan, dan akuntabel dengan membentuk jaringan pemantau antarpemangku kepentingan.

Pemerintah harus mengupayakan penyelesaian konflik agraria secara berkesinambungan, intensif, dan terkoordinasi dengan membentuk lembaga independen dengan tugas pendaftaran dan verifikasi kembali kasus-kasus konflik agraria yang pernah terjadi di Indonesia. Selain itu, presiden juga mendorong kepada pemerintah daerah untuk mengidentifikasi, memfasilitasi, dan mengakui keberadaan masyarakat adat beserta hukum yang pernah ada di dalamnya.

Petisi tersebut juga berisi saran untuk menugaskan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menhukham) untuk memimpin pengkajian ulang terhadap seluruh peraturan perundang-undangan di bidang agraria dengan melibatkan akademikus dan masyarakat madani.

Selain itu, presiden diminta menugaskan kepada pemimpin kementerian terkait dengan sumber daya agraria dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk melakukan moratorium pemberian izin pemanfaatan sumber daya alam atau hak atas tanah selama dilakukan audit oleh lembaga independen.

Presiden perlu mengembangkan dan melaksanakan kebijakan yang dapat mencegah dampak negatif terhadap lingkungan hidup dan konflik agraria. UU No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik juga harus dilaksanakan.

Isi petisi juga menyarankan agar menugaskan kepada Menteri Kehutanan (Menhut) untuk segera menyelesaikan konflik pada desa-desa di dalam, perbatasan, dan sekitar kawasan hutan. Petisi juga meminta pembentukan kementerian yang bertanggung jawab mengoordinasikan kebijakan dan implementasi kebijakan di bidang pertanahan, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

Sumber : Sinar Harapan
Advertisements

0 Responses to “Agraria : Petisi 153 Ilmuawan ke Presiden”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,306,712 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: