08
Feb
13

IndoGreenWay : Apoptin, Zat Penghancur Sel Kanker

Kapsul Ini Ampuh Hancurkan Sel-sel Kanker

DuniaFitnes.comDuniaFitnes.com –

Menurut laporan jurnal Nano Today, para peneliti AS dikabarkan telah berhasil meracik sebuah kapsul kecil yang mampu menekan kanker tanpa merusak sel-sel sehat.

Kapsul Ini Ampuh Hancurkan Sel Kanker

Yi Tang, profesor kimia dan teknik bio-molekul dari University of California, Los Angeles (UCLA), telah berhasil mengembangkan kapsul kecil terbuat dari polimer larut air yang secara aman mampu mengantarkan protein kompleks ke inti sel kanker untuk memicu kematian mereka.

Zat penghancur sel kanker, apoptin, adalah sebuah protein kompleks yang berasal dari virus anemia pada burung. Kumpulan protein ini akan terakumulasi dalam inti sel kanker dan memberikan sinyal ke sel kanker untuk melakukan program penghancuran diri.

Kapsul, yang berukuran sekitar 100 nanometer dan kira-kira setengah ukuran dari serangga terkecil, ini bisa melakukan misinya tanpa membahayakan sel-sel non-kanker.

Menurut Yi, proses ini tidak menyebabkan risiko mutasi genetik yang ditimbulkan oleh terapi gen untuk kanker, atau risiko yang membahayakan sel-sel sehat akibat kemoterapi, yang diketahui tidak efektif dalam membedakan antara sel-sel sehat dan kanker.

“Terobosan ini secara potensial merupakan cara baru untuk mengobati kanker. Sangat sulit mengantarkan protein kompleks ini ke inti sel kanker jika kita tidak menggunakan kapsul tersebut. Ini adalah cara yang unik untuk mengobati sel kanker dan sel-sel sehat juga tidak tersentuh,” tambah Yi.

Pengujian ini juga sudah dilakukan pada sel kanker payudara manusia di laboratorium, yang menunjukkan bahwa adanya penurunan yang signifikan dalam pertumbuhan tumor. (jay)

BACA JUGA: Ingin Diet Anda Berhasil? Ikuti Cara Ini!
BACA JUGA:

Tomat matang ampuh atasi kanker prostat
10 gangguan kesehatan pria saat menua
Sering kencing, gejala apa ya?
Waspada, penyakit ini menyerang testis pria
10 tanda pria sehat

10 Gangguan Kesehatan yang Dicemaskan Pria Saat Menjadi Tua (1)

ghiboo.comOleh Innes | ghiboo.com – Sen, 12 Mar 2012 18:00 WIB

Ghiboo.com – Semakin bertambahnya usia bagi setiap orang, maka akan membuat mereka mencemaskan beberapa hal. Tak hanya wanita, ternyata pria juga takut menjadi tua.

Biasanya, orang takut menjadi tua karena kondisi tubuh sudah menurun dan berisiko akan terkena beberapa penyakit tertentu terkait usia. Hal ini juga berlaku bagi kaum pria. Meskipun terlihat cuek, pria tetap mencemaskan risiko yang akan dialami dengan semakin menuanya tubuh mereka.

10. Kebocoran urine

Ternyata beser atau tidak bisa menahan buang air kecil tak hanya masalah bagi wanita. Sering terjadi, air kemih keluar begitu saja (bocor) tanpa dapat mereka kontrol karena pembesaran prostat, operasi prostat atau hal lain.

9. Kehilangan massa otot

Pria selalu ingin dianggap kuat dan bisa melakukan segala hal. Survei dari American Geriatrics Society Foundation didapatkan 9 dari 10 laki-laki merasa lemah dan tergantung dengan orang lain sebagai salah satu bagian yang paling ditakuti jika menjadi tua.

Alasan utama mengapa pria mulai kehilangan massa otot adalah bertambahnya usia dan penyakit. Pria manula yang menderita diabetes tipe 2 dapat kehilangan kekuatan otot-otot mereka hingga 50 persen lebih cepat dibandingkan dengan orang yang seusianya dan sehat.

8. Osteoporosis

Walaupun osteoporosis sering terjadi pada wanita pasca menopause, ternyata pria bisa juga mengalami penyakit pengeroposan tulang ini. Sama seperti wanita, ostreoporosis pada pria juga terjadi karena bertambahnya usia. Namun, kebiasaan merokok, jarang berolahraga, mengonsumsi obat tertentu, dan menderita penyakit tertentu ternyata juga menjadi faktor risiko osteoporosis pada pria.

7. Depresi

Kaum pria biasanya jarang mengungkapkan perasaan atau emosi yang tengah dialaminya. Terlebih lagi sebagai kepala rumah tangga, para pria juga menanggung beban lain, seperti masalah pekerjaan atau masalah keluarga. Tak jarang hal tersebut memicu timbulnya stres dan depresi. Depresi menyebabkan penderitanya mengalami serangkaian perubahan fisik dan emosional. Umumnya, penderita depresi akan kesulitan berpikir, kesulitan menyelesaikan masalah, berbicara, bergerak dengan lambat karena merasa lelah, perubahan pola tidur, gangguan di perut atau punggung bahkan disfungsi seksual.

6. Terjatuh

Banyak pria di usia lanjut usia dengan mudah terjatuh karena keseimbangan tubuh mereka tidak lagi optimal. Jika Anda tak ingin menggunakan kursi roda saat memasuki usia paruh baya, maka rutin berolahraga dan selalu menggerakkan badan bagi pria berusia lanjut bisa menjaga keseimbangan tubuh. Selain itu, penelitian di Swiss menyarankan untuk mengonsumsi makanan dan suplemen vitamin D serta berjemur di pagi hari secara teratur, dapat mengurangi risiko untuk terjatuh.

10 gangguan kesehatan yang dicemaskan pria saat menjadi tua (bagian 2)

BACA JUGA:

5 penyakit yang sering diidap wanita
Perempuan lebih rentan terserang penyakit jantung
Waspadalah jika Anda sering merasa nyeri di dada
Hati-hati, stroke banyak menyerang anak muda
Pria lebih berisiko terkena kanker payudara

10 Gangguan Kesehatan yang Dicemaskan Pria Saat Menjadi Tua (2-habis)

ghiboo.comOleh Innes | ghiboo.com – Sen, 12 Mar 2012 20:30 WIB

Ghiboo.com – Biasanya, orang takut menjadi tua karena kondisi tubuh sudah menurun dan berisiko akan terkena beberapa penyakit tertentu terkait usia. Hal ini juga berlaku bagi kaum pria. Meskipun terlihat cuek, pria tetap mencemaskan risiko yang akan dialami dengan semakin menuanya tubuh mereka.

Yuk, kita sambung lima besar gangguan kesehatan yang dicemaskan pria seiring bertambahnya usia.


5. Kehilangan Pendengaran

Gangguan pendengaran adalah hal yang normal dari proses penuaan untuk semua orang, namun pria lebih rentan mengalami gangguan pendengaran dibanding wanita. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa viagra dan obat impotensi berpotensi menyebabkan kehilangan pendengaran mendadak. Tak hanya itu, riset lain di Amerika juga menungkapkan pria perokok berisiko tinggi mengalami masalah pendengaran.

4. Gangguan Penglihatan

Penelitian yang ditemukan di Amerika menunjukkan bahwa pria lebih cenderung mengalami penurunan penglihatan jika dibandingkan dengan wanita, akibat tekanan yang mereka alami pada otak. Penelitian lain dari peneliti University of Melbourne menemukan bahwa menumpuknya lemak di perut pada usia paruh baya secara signifikan dapat meningkatkan risiko kebutaan di kemudian hari.

3. Efek samping pengobatan

Kita tak pernah tahu, penyakit apa yang akan kita derita dalam hidup kita, sehingga mengharuskan kita mengonsumsi obat tertentu. Setiap jenis obat, baik yang dibeli secara bebas ataupun memakai resep, pada dasarnya memiliki efek samping. Efek samping dari pengonsumsian obat tertentu biasanya berkaitan dengan masalah pada sistem pencernaan, terutama mual, sering buang gas dan merasa tidak nyaman pada perut.

Beberapa jenis obat, ternyata memiliki efek samping yang cukup aneh. Misalnya, pasien kanker yang mengonsumsi obat jenis capecitabine dilaporkan mengalami efek samping langka berupa hilangnya sidik jarinya. Sementara, penderita hipertensi dan gagal jantung diresepkan obat Vasotec yang menyebabkan efek samping berupa hilangnya kemampuan indera penciuman.

2. Pikun

Berdasarkan penelitian dari Mayo Clinic pada September 2010 yang dimuat dalam jurnal Neurology menuturkan bahwa pria lebih rentan mengalami kerusakan kognitif ringan atau kadang disebut dengan pre-Alzheimer. Penelitian terbaru yang dimuat dalam American Academy of Neurology journal juga mendukung temuan sebelumnya yang menemukan bahwa pria kemungkinan lebih berisiko mengalami penurunan kognitif ringan (MCI) dibandingkan dengan wanita.

1. Penurunan Gerak

Penurunan fungsi gerak menjadi hal yang ditakuti pria karena dapat mengganggu mobilisasi dan produktivitasnya. Gangguan kesehatan, seperti pengeroposan tulang (osteoporosis) dan radang sendi (osteoartritis) bisa membatasi gerak dan mobilitas bagi pria.

10 gangguan kesehatan yang dicemaskan pria saat menjadi tua (bagian 1)


BACA JUGA:

5 penyakit yang sering diidap wanita
Perempuan lebih rentan terserang penyakit jantung
Waspadalah jika Anda sering merasa nyeri di dada
Hati-hati, stroke banyak menyerang anak muda
Pria lebih berisiko terkena kanker payudara

Advertisements

0 Responses to “IndoGreenWay : Apoptin, Zat Penghancur Sel Kanker”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,195,878 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: