Archive for March, 2009



11
Mar
09

Waspadai Intimidasi, Politik Uang Marak di Kampanye

/ Home / KOMPAS
Waspadai Intimidasi
Politik Uang Marak di Kampanye
Rabu, 11 Maret 2009 | 05:57 WIB
Martapura, Kompas – Terbatasnya waktu kampanye di setiap provinsi dan ketatnya persaingan antarcalon anggota legislatif maupun partai politik dikhawatirkan membuat peserta pemilu menghalalkan segala cara. Politik uang dan intimidasi diperkirakan bakal marak dalam kampanye terbuka, 16 Maret-5 April 2009.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Abdul Hafiz Anshary mengungkapkan hal itu seusai melakukan sosialisasi pemilu kepada tokoh masyarakat, parpol, dan penyelenggara pemilu di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (10/3).

Jumlah parpol yang besar dan sempitnya waktu kampanye rapat terbuka yang hanya 21 hari membuat setiap partai hanya memiliki kesempatan berkampanye maksimal dua kali di setiap provinsi.

Kondisi ini dikhawatirkan akan memunculkan pelanggaran aturan kampanye.

Luasnya wilayah Indonesia membuat kampanye yang melibatkan pimpinan partai akan menyedot biaya besar. Biaya besar itu juga harus dikeluarkan caleg yang daerah pemilihannya sangat luas, terutama daerah pemilihan di Indonesia timur yang umumnya berupa satu provinsi.

”Waktu yang tersedia sangat singkat, tetapi mereka (peserta pemilu) harus berusaha mengumpulkan dukungan suara sebanyak-banyaknya,” kata Hafiz.

Selain masalah politik uang, intimidasi, dan tekanan terhadap kelompok tertentu untuk memilih atau tidak memilih peserta pemilu tertentu, kampanye juga dinilai rawan memunculkan eksploitasi terhadap anak-anak.

Hafiz juga menggarisbawahi bahwa sesuai dengan Pasal 84 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD, kehadiran para pegawai negeri sipil maupun kepala desa beserta perangkatnya dalam kampanye harus diwaspadai.

PNS dilarang menggunakan atribut partai atau atribut PNS. Mereka juga dilarang mengerahkan PNS di lingkungannya untuk hadir dalam kampanye serta menggunakan fasilitas negara.

Awasi ketat

Pengajar ilmu hukum Universitas Indonesia, Topo Santoso, Direktur Eksekutif Centre for Electoral Reform Hadar N Gumay, dan Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch Ibrahim Fahmi Zuhdy Badoh, secara terpisah, meminta KPU mencegah politik uang dengan mendorong partai dan caleg tidak menghamburkan uang untuk memobilisasi massa.

Badan Pengawas Pemilu/Panitia Pengawas Pemilu juga dituntut memiliki strategi khusus dalam memantau praktik tersebut. Mekanisme pengawasan harus dilakukan secara ketat sehingga latar belakang pembagian uang dapat ditelusuri.

Menurut Topo, persaingan ketat antarcaleg di tengah waktu yang semakin sempit akan memperbesar kemungkinan politik uang.

”Ini masalah besar yang merusak kualitas pemilu. Namun, uang dianggap lumrah, bahkan masyarakat menganggap (pemilu) adalah kesempatan (untuk mendapat uang),” kata Hadar.

Untuk mengubah kebiasaan ini dan membersihkan pemilu dari politik uang, Badan Pengawas Pemilu, Panitia Pengawas Pemilu, serta aparat harus bertindak tegas. Selain itu, semua pelanggaran pidana juga harus diproses.

Masyarakat diharapkan tidak enggan melapor kepada Badan Pengawas Pemilu/Panitia Pengawas Pemilu atau polisi bila melihat ada yang membagi-bagikan uang untuk mendapatkan dukungan. Ini akan memberikan efek jera. Sebab, pelakunya bisa dibatalkan kesertaannya dalam pemilu.

Polisi siap

Kepala Polri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri yakin polisi akan lebih siap mengamankan pemilu kali ini. Pemilu akan menjadi momentum penting pula untuk menguji efektivitas program Quick Wins Polri (program layanan cepat bagi masyarakat) yang telah disosialisasikan ke semua kepolisian daerah.

Hal itu disampaikan Bambang dalam acara silaturahim dengan para pemimpin media massa di Mabes Polri, Selasa. ”Pemilu harus sukses. Kami berupaya meminimalisasi potensi kerawanan di tiap TPS (tempat pemungutan suara),” katanya.

Rabu ini Kepala Polri akan memimpin apel kesiapan pengamanan Pemilu 2009 di Lapangan Monumen Nasional pukul 09.00. Jumlah personel polisi yang disiagakan untuk Pemilu 2009 mencapai dua pertiga atau 246.034 personel dari jumlah total seluruh anggota Polri sebanyak 371.614 orang.

Bambang mengatakan, kawasan yang dikategorikan perlu perhatian pengamanan khusus adalah Aceh, Maluku, dan Papua. Meski demikian, wilayah lain juga akan mendapat perhatian. Polri sejauh ini mengidentifikasi 80.000 dari 512.188 TPS dikategorikan rawan.

Menurut Kepala Badan Intelijen Keamanan Inspektur Jenderal Saleh Sa’af, tingkat kerawanan itu diukur dari berbagai aspek, seperti faktor geografis, jarak antar-TPS, kondisi keamanan secara umum, serta karakter sosial budaya masyarakat setempat.

SBY garap Jateng

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan berkampanye pada kampanye Rapat Umum Partai Demokrat di Jawa Tengah. Turunnya Yudhoyono yang juga Ketua Dewan Pembina DPP Partai Demokrat menunjukkan bahwa Jateng berpotensi menyumbang suara bagi parpol besar.

Sekretaris Umum DPD Partai Demokrat Jateng Dani Sriyanto, Selasa, mengatakan, Yudhoyono akan berkampanye di Jateng bersama tokoh muda DPP Partai Demokrat, seperti Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng.

”Kami sudah mendapat jadwal kampanye Pak SBY yang sedianya ditetapkan pada 5 April 2009. Sesuai dengan jadwal KPU, Partai Demokrat memperoleh kesempatan terakhir untuk berkampanye rapat umum di Jateng,” kata Dani Sriyanto.

Sebagai Presiden RI, Yudhoyono tengah mempersiapkan diri untuk memproses izin cuti supaya bisa ikut berkampanye di Jateng. (MZW/WHO/SF/INA)

11
Mar
09

Beban Utang Bertambah 5,871 Miliar Dollar AS

/ Home / KOMPAS
Keuangan Negara
Beban Utang Bertambah 5,871 Miliar Dollar AS
Rabu, 11 Maret 2009 | 05:56 WIB

Jakarta, Kompas – Fluktuasi nilai tukar di dunia membuat beban utang pemerintah melonjak 5,871 miliar dollar AS selama 2008. Apalagi sebagian besar utang luar negeri pemerintah berdenominasi yen Jepang yang terapresiasi terhadap dollar AS. Pada saat yang sama, rupiah melemah terhadap dollar AS sehingga beban utang dalam rupiah pun melonjak.

Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto mengatakan hal itu di Jakarta, Selasa (10/3).

Menurut dia, nominal pinjaman luar negeri dalam 14 mata uang asing—yang didominasi yen Jepang sebesar 47,7 persen dari total utang—sebenarnya tetap sama. Namun, beban utang dalam rupiah menjadi lebih besar, setidaknya per 31 Januari 2009.

”Tambahan beban pembayaran utang akibat kurs itu bergantung pada nilai tukar rupiah terhadap dollar AS saat bunga dan pokok utangnya dibayar waktu jatuh tempo,” ujarnya.

Pada saat pemerintah mengonversi semua utang luar negeri ke dollar AS per 31 Desember 2008, yen terapresiasi terhadap dollar AS. Akibatnya, terjadi fluktuasi nominal utang luar negeri mencapai 5,871 miliar dollar AS.

Total utang luar negeri pemerintah pada 2008, setelah memperhitungkan tambahan utang baru dan menguranginya dengan pembayaran cicilan pokok, seharusnya 59,576 miliar dollar AS. Namun, akibat adanya fluktuasi mata uang, beban pinjaman luar negeri pemerintah bertambah 5,871 miliar dollar AS menjadi 65,447 miliar dollar AS.

Rahmat menegaskan, berapa pun beban pembayaran utang yang harus dibayar pada saat jatuh tempo, Indonesia tetap akan melunasinya. Sebab, jika tidak dibayar, Indonesia akan dikategorikan sebagai negara yang gagal bayar (default). ”Jika realisasi pembayaran kewajiban (bunga dan pokok) di atas pagu anggaran, kami akan tetap melunasinya. Kelebihan pembayaran itu akan dipertanggungjawabkan kepada DPR,” ujarnya.

Terbesar sejak 2001

Nominal tambahan beban pembayaran utang sebesar 5,871 miliar dollar AS itu merupakan yang terbesar sejak tahun 2001. Pada 2001, Indonesia justru mendapatkan keringanan beban akibat penguatan rupiah terhadap dollar AS sebesar 3,245 miliar dollar AS. Hal yang sama terjadi pada tahun 2005, senilai 5,392 miliar dollar AS.

Tambahan beban utang akibat fluktuasi nilai tukar terjadi pada tahun 2003, yakni 4,882 miliar dollar AS. Maka, beban pembayaran utang pada 2008 adalah yang tertinggi selama ini. ”Tambahan 5,871 miliar dollar AS itu adalah stok yang harus dibayar sampai 2055,” ujar Rahmat.

Pengamat ekonomi, Dradjad H Wibowo, mengatakan, Indonesia tetap akan bergantung pada utang, dilihat dari rencana pemerintah yang masih akan mencairkan pinjaman siaga dalam rangka mengantisipasi krisis perekonomian dunia. Pinjaman siaga itu sama dengan pinjaman biasa yang membebani anggaran pemerintah, tetapi dikemas dengan istilah utang siaga. (oin)

11
Mar
09

Resesi Besar Terjadi, Harga2 Saham di Amerika Serikat Tergelincir

/ Home / KOMPAS
Resesi Besar Terjadi
Harga-harga Saham di AS Tergelincir
Rabu, 11 Maret 2009 | 05:58 WIB
Dar Es Salaam, Selasa – Dunia saat ini berada dalam resesi besar dan pertumbuhan ekonomi global berada di bawah 0 persen pada 2009. Demikian peringatan yang diberikan pimpinan Dana Moneter Internasional di Paris, Selasa (10/3). Sementara itu, pasar saham terus tumbang.

China berjuang mengatasi deflasi, Jerman terpukul oleh penurunan ekspor yang drastis. Mahaguru investasi Warren Buffet menyatakan, perekonomian AS berada di bibir jurang dan menyerukan koordinasi internasional untuk mengatasi penurunan ekonomi global.

Uni Eropa meminta Dana Moneter Internasional (IMF) melipatgandakan dana untuk membantu negara-negara yang kesulitan keuangan akibat krisis.

Ketika berbicara pada pertemuan menteri keuangan di ibu kota Tanzania, Dar Es Salaam, Direktur Pelaksana IMF Dominique Strauss-Kahn mengatakan, pertemuan itu berlangsung pada saat-saat kritis. ”Krisis finansial global saat ini dapat disebut sebagai resesi besar. IMF memperkirakan pertumbuhan global melemah hingga berada di bawah 0 persen tahun ini dan merupakan kinerja terburuk sepanjang sejarah,” ujarnya.

”Walaupun krisis sudah mereda ketika mulai menyentuh daratan Benua Afrika, kita tahu bahwa dampaknya akan sangat mengerikan. Ancaman tidak hanya pada sektor ekonomi, tetapi juga akan membuat jutaan orang kembali masuk ke bawah garis kemiskinan. Krisis ini tidak hanya soal bagaimana melindungi pertumbuhan ekonomi atau pendapatan rumah tangga, tetapi juga soal kerusuhan sipil, bahkan peperangan. Ini persoalan manusia dengan masa depannya,” kata Strauss-Kahn.

Jutaan orang Afrika terancam kembali miskin dan menghadapi konflik karena krisis finansial global ini. IMF menyerukan agar diambil langkah pencegahan segera.

Pekan lalu Strauss-Kahn juga mengatakan, pemulihan ekonomi kemungkinan tidak akan terjadi sebelum 2010.

Dampak krisis pada salah satu negara kaya, seperti Jerman, ditunjukkan dengan angka ekspor yang turun 20,7 persen

pada Januari 2009. Perekonomian Jerman sangat bergantung pada ekspor dan kini terpukul resesi paling buruk dalam enam dekade terakhir. Pemerintah memperkirakan output industri akan turun 2,25 persen tahun ini.

Perdana Menteri China Wen Jiabao, akhir pekan lalu, menyatakan harapannya bahwa perekonomian China masih bisa tumbuh 8 persen tahun ini. Namun, pertumbuhan itu dibayangi dengan deflasi. Harga makanan, pakaian, dan bahan bakar lebih murah 1,6 persen dibandingkan dengan tahun lalu dan hal ini merupakan yang pertama kali terjadi dalam enam tahun terakhir.

Penurunan harga-harga tersebut, jika terus berlanjut, dapat menurunkan pertumbuhan. Ini bisa terjadi jika konsumen menunda untuk berbelanja dengan harapan harga akan terus turun.

”Kestabilan harga juga merupakan perhatian para pengambil keputusan karena perkiraan deflasi terkadang membuat konsumen menunda pembelian dengan konsekuensi pertumbuhan semakin lambat,” ujar Jing Ulrich, analis pada JP Morgan.

Terburuk sejak 1982

Di bursa saham Asia, indeks Nikkei ditutup melemah 0,44 persen menjadi 7.054,98 setelah harga-harga saham tergelincir di Wall Street sehari sebelumnya. Indeks di Wall Street mencapai titik terendah sejak Oktober 1982, yakni 6.547.

”Saya tidak pernah melihat orang Amerika setakut ini. Hanya perlu waktu 5 menit untuk penyebaran ketakutan dan perlu waktu panjang untuk meraih kembali rasa percaya diri. Sayangnya, sebuah sistem tidak akan bekerja tanpa keberadaan kepercayaan di pasar,” kata Buffet dalam wawancara dengan televisi CNBC.

Untungnya indeks harga-harga saham-saham di Eropa dan sebagian Asia masih naik. (AP/AFP/Reuters/joe)

11
Mar
09

Gas Bumi, Badak, Bontang, Kalimantan Timur

/ Home / KOMPAS
Pertamina Jajaki Badak
Produksi Kilang Bontang Berlebih
Rabu, 11 Maret 2009 | 04:45 WIB
Jakarta, Kompas – Pertamina sedang dalam pembicaraan untuk membeli gas elpiji dari PT LNG Badak. Kilang Bontang, yang dioperasikan oleh PT Badak, mengalami kelebihan produksi karena sejumlah pembeli luar meminta pengurangan pasokan elpiji.

”Kami sedang jajaki untuk mengambil 5-6 kargo gas dari Bontang, kalau dapat, ada tambahan gas elpiji sebanyak 200.000 ton mulai Mei sampai akhir tahun ini,” tutur Deputi Direktur Niaga dan Pemasaran PT Pertamina Hanung Budya, Selasa (10/3), di sela-sela peninjauan stasiun pengisian elpiji di Tanjung Priok, Jakarta.

Program konversi

Kebutuhan elpiji domestik meningkat sejak program konversi minyak tanah ke gas elpiji digelar. Sebelum program konversi, konsumsi elpiji nasional rata-rata hanya sekitar 1 juta ton per tahun. Tahun ini, konsumsi diperkirakan menjadi empat kali lipat. Kebutuhan elpiji khusus untuk konversi tahun ini diperkirakan mencapai 3,2 juta ton. Sekitar 2 juta ton dipenuhi dari dalam negeri, yang berasal dari produksi kilang milik Pertamina dan kontraktor migas.

Pertamina sudah meneken kontrak impor elpiji sebanyak 800.000 ton, dipasok dari impor melalui Petredec. Sisa kekurangan gas sebanyak 1,4 juta ton ini yang sedang diusahakan untuk dipenuhi.

Hanung mengatakan, pasokan elpiji dari Bontang memanfaatkan kondisi produksi kilang yang berlebih. Untuk memastikan pasokan dalam jangka panjang, Pertamina kembali menggelar lelang impor elpiji. Pemilihan secara terbatas perusahaan pemasok elpiji dijadwalkan digelar semester kedua tahun ini.

Pertamina menargetkan bisa memperoleh tambahan 500.000 ton-1 juta ton elpiji dalam bentuk kontrak jangka panjang.

750.000 ton per tahun

Direktur Utama PT LNG Badak Agus Haryanto mengatakan, kapasitas elpiji dari kilang Bontang mencapai 750.000 ton per tahun.

Produksi LNG dari kilang Bontang tahun ini berlebih sebab sebagian besar konsumen utama di Jepang dan Taiwan mengurangi pengambilan karena turunnya permintaan di negeri mereka, sebagai dampak krisis ekonomi.

Direktur Niaga dan Pemasaran PT Pertamina Achmad Faisal mengatakan, sesuai target APBN tahun 2009, Pertamina harus mendistribusikan paket tabung dan kompor elpiji kepada 23 juta keluarga.

”Sampai Maret ini, kami sudah membagikan 3,4 juta paket. Kalau tabung dan infrastruktur tersedia, target pemerintah bisa tercapai,” kata Faisal.

Pertamina merencanakan konversi elpiji seluruh wilayah Jawa bagian barat sudah selesai Maret, menyusul kemudian Jawa bagian tengah dan timur. Jika rencana itu terpenuhi, seluruh wilayah Jawa sudah menjalani konversi tahun 2010. Adapun konversi elpiji untuk luar Jawa diperkirakan baru bisa selesai pada tahun 2011.

Faisal mengatakan, Pertamina menunggu kebijakan pemerintah terkait status elpiji 12 kilogram. ”Pertamina, sih oke-oke saja selama ada penggantian dari kerugian penjualan elpiji 12 kilogram,” ujarnya.

Menurut Faisal, saat ini Pertamina masih menanggung selisih harga sebesar Rp 2.000 per kilogram. Dengan konsumsi elpiji 12 kilogram yang mencapai 100.000 ton per bulan, potensi kerugian dari penjualan elpiji 12 kilogram mencapai Rp 2,4 triliun.

Tidak memungkinkan

Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan, kondisi keuangan pemerintah tidak memungkinkan untuk menyubsidi elpiji 12 kilogram. Kebijakan yang bisa diambil adalah memperjelas tata niaga elpiji.

”Keuangan pemerintah sedang pas-pasan, defisit APBN sudah mencapai 2,5 persen,” kata Purnomo.

Dirjen Migas Evita Legowo mengatakan, pihaknya masih mendiskusikan opsi subsidi elpiji kemasan 12 kilogram. (DOT)

11
Mar
09

Petani Enggan Tanam Kedelai

/ Home / KOMPAS
Target Belum Terpenuhi
Petani Enggan Tanam Kedelai
Rabu, 11 Maret 2009 | 04:37 WIB
Jakarta, Kompas – Produksi kedelai tahun 2009 diperkirakan meningkat 9,5 persen dibandingkan dengan 2008. Namun, hal itu belum dapat memenuhi target pemerintah, yakni 1,3 juta ton kedelai biji kering. Target itu ditetapkan saat harga kedelai melambung pada 2007.

Prediksi produksi kedelai tahun 2009 itu disampaikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Menanggapi angka prediksi BPS, Kepala Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian Departemen Pertanian Tahlim Sudaryanto menyatakan, untuk meningkatkan produksi kedelai, diperlukan pengembangan teknologi perbenihan dan perluasan areal tanam.

Dijelaskan, saat ini, rata-rata produktivitas kedelai nasional 1,2-1,3 ton biji kering per hektar. Dengan produktivitas yang relatif rendah, membuat petani tidak tertarik menanam kedelai.

Petani, kata Tahlim, lebih memilih menanam jagung atau kacang tanah karena pendapatan yang diperoleh akan lebih tinggi dibandingkan dengan kedelai. ”Ini yang membuat perluasan areal tanam kedelai juga sulit bertambah secara signifikan,” ujarnya.

Tahlim menegaskan, untuk meningkatkan produktivitas secara signifikan, diperlukan pengembangan teknologi pertanian, antara lain, membuat varietas kedelai baru yang adaptif terhadap iklim tropis. Kedelai adalah tanaman subtropis.

”Pada penelitian, produktivitas kedelai bisa 3 ton per hektar, di lapangan hanya 1,2-1,3 ton,” kata Tahlim, Selasa (10/3) di Bogor.

Dijelaskan, dengan tingkat harga seperti saat ini, maka minimal produktivitas kedelai harus 1,8 ton biji kering per hektar agar petani tertarik menanam kedelai. ”Kalau produktivitas tetap 1,2-1,3 ton per hektar, harga minimal harus Rp 5.500 per kilogram, baru bisa kompetitif dengan jagung,” katanya.

Terus meningkat

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Deptan Sutarto Alimoeso menjelaskan, produksi kedelai terus meningkat. Tahun 2009, produksi kedelai diperkirakan 850.230 ton, naik 73.740 ton dibandingkan dengan 2008 yang hanya 776.490 ton.

”Memang masih jauh dari target 1,3 juta ton. Untuk mencapai itu, perlu berbagai pemicu,” tuturnya.

Kebijakan yang biasa saja, menurut Sutarto, tidak akan mampu meningkatkan produksi kedelai hingga 1,3 juta ton dalam waktu singkat. ”Belum lagi ada kecenderungan penurunan harga komoditas pertanian saat ini,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Gatot Irianto menyatakan, pihaknya tengah mendorong tropikanisasi tanaman subtropis, yakni mengembangkan varietas kedelai yang adaptif terhadap iklim tropis.

Peningkatan produksi tanaman subtropis, seperti kedelai dan gandum, kata Gatot, harus dilakukan dengan meningkatkan produktivitas. ”Menaikkan produktivitas itu yang harus dilakukan,” ujarnya. (MAS)

11
Mar
09

PKPI : Pemimpin – Khalifah – Pemuka Indonesia

QS – P E M I M P I N – K H A L I F A H – P E M U K A

01. AN-NISA 004:034 Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang ta’at kepada Allah lagi memelihara diri [289] ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka) [290]. Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya [291], maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya [292]. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

02. AL-MAIDAH 005:012 Dan sesungguhnya Allah telah mengambil perjanjian (dari) Bani Israil dan telah Kami angkat diantara mereka 12 orang pemimpin dan Allah berfirman : “Sesungguhnya Aku beserta kamu, sesungguhnya jika kamu mendirikan salat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik [406] sesungguhnya Aku akan menutupi dosa-dosamu. Dan sesungguhnya kamu akan Kumasukkan ke dalam surga yang mengalir air didalamnya sungai-sungai. Maka barang siapa yang kafir di antaramu sesudah itu, sesungguhnya ia telah tersesat dari jalan yang lurus.

03. AL-MAIDAH 005:051 Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.

04. AL-MAIDAH 005:057 Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi Kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman.

05. AL-AN’AM 006:137 Dan demikianlah pemimpin-pemimpin mereka telah menjadikan kebanyakan dari orang-orang musyrik itu memandang baik membunuh anak-anak mereka untuk membinasakan mereka dan untuk mengaburkan bagi mereka agama-Nya [509]. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggallah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.

06. AL-A’RAF 007:003 Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya [528]. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya).

07. AL-A’RAF 007:027 Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya `auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.

08. AT-TAUBAH 009:012 Jika mereka merusak sumpah (janji) nya sesudah mereka berjanji, dan mereka mencerca agamamu, maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang tidak dapat dipegang janjinya, agar supaya mereka berhenti.

09. AT-TAUBAH 009:023 Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan bapak-bapak dan saudara-saudaramu pemimpin-pemimpinmu, jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka pemimpin-pemimpinmu, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.

10. HUD 011:027 Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnya : “Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apa pun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta”.

11. HUD 011:038 Dan mulailah Nuh membuat bahtera. Dan setiap kali pemimpin kaumnya berjalan melewati Nuh, mereka mengejeknya. Berkatalah Nuh : “Jika kamu mengejek kami, maka sesungguhnya kami (pun) mengejekmu sebagaimana kamu sekalian mengejek (kami).

12. HUD 011:097 kepada Firaun dan pemimpin-pemimpin kaumnya, tetapi mereka mengikut perintah Firaun, padahal perintah Firaun sekali-kali bukanlah (perintah) yang benar.

13. AN-NAHL 016:063 Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu, tetapi setan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), maka setan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi mereka azab yang sangat pedih.

14. AN-NAHL 016:100 Sesungguhnya kekuasaannya (setan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah.

15. AL-ISRA 017:071 (Ingatlah) suatu hari (yang di hari itu) Kami panggil tiap umat dengan pemimpinnya; dan barang siapa yang diberikan kitab amalannya di tangan kanannya maka mereka ini akan membaca kitabnya itu, dan mereka tidak dianiaya sedikit pun.

16. AL-KAHFI 018:017 Dan kamu akan melihat matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan bila matahari itu terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada dalam tempat yang luas dalam gua itu. Itu adalah sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Allah. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barang siapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tak akan mendapatkan seorang pemimpin pun yang dapat memberi petunjuk kepadanya.

17. AL-KAHFI 018:050 Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat : “Sujudlah kamu kepada Adam [884], maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu ? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim.

18. TAHA 020:071 Berkata Fir’aun : “Apakah kamu telah beriman kepadanya (Musa) sebelum aku memberi izin kepadamu sekalian. Sesungguhnya ia adalah pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu sekalian. Maka sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kaki kamu sekalian dengan bersilang secara bertimbal balik [932], dan sesungguhnya aku akan menyalib kamu sekalian pada pangkal pohon kurma dan sesungguhnya kamu akan mengetahui siapa di antara kita yang lebih pedih dan lebih kekal siksanya”.

19. AL-ANBIYA 021:073 Kami telah menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan telah Kami wahyukan kepada mereka mengerjakan kebaikan, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan hanya kepada Kami lah mereka selalu menyembah,

20. ASY-SYU’ARA 026:049 Fir’aun berkata : “Apakah kamu sekalian beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu ? Sesungguhnya dia benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu maka kamu nanti pasti benar-benar akan mengetahui (akibat perbuatanmu); sesungguhnya aku akan memotong tanganmu dan kakimu dengan bersilangan [1084] dan aku akan menyalibmu semuanya”.

21. AL-QASAS 028:005 Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (kerajaan Mesir) itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi) [1113],

22. AL-QASAS 028:041 Dan Kami jadikan mereka pemimpin-pemimpin yang menyeru (manusia) ke neraka dan pada hari kiamat mereka tidak akan ditolong.

23. AS-SAJDAH 032:024 Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar [1196]. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami.

24. AL-AHZAB 033:067 Dan mereka berkata : “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah menaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar).

25. AS-SAFFAT 037:028 Pengikut-pengikut mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka) : “Sesungguhnya kamulah yang datang kepada kami dan kanan [1277].

26. AS-SAFFAT 037:029 Pemimpin-pemimpin mereka menjawab : “Sebenarnya kamulah yang tidak beriman”.

27. SAD 038:006 Dan pergilah pemimpin-pemimpin mereka (seraya berkata) : “Pergilah kamu dan tetaplah (menyembah) tuhan-tuhanmu, sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang dikehendaki [1297].

28. SAD 038:059 (Dikatakan kepada mereka) : “Ini adalah suatu rombongan (pengikut-pengikutmu) yang masuk berdesak-desak bersama kamu (ke neraka)”. (Berkata pemimpin-pemimpin mereka yang durhaka) : “Tiadalah ucapan selamat datang kepada mereka karena sesungguhnya mereka akan masuk neraka”.

29. AZ-ZUMAR 039:023 Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Qur’an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang [1313], gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun.

30. ASY-SYURA 042:044 Dan siapa yang disesatkan Allah maka tidak ada baginya seorang Pemimpin pun sesudah itu. Dan kamu akan melihat orang-orang yang zalim ketika mereka melihat azab berkata : “Adakah kiranya jalan untuk kembali (ke dunia) ?”

31. AL-BAQARAH 002:030 Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata : “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau ?” Tuhan berfirman : “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.

32. AL-A’RAF 007:129 Kaum Musa berkata : “Kami telah ditindas (oleh Fir’aun) sebelum kamu datang kepada kami dan sesudah kamu datang [556]. Musa menjawab : “Mudah-mudahan Allah membinasakan musuhmu dan menjadikan kamu khalifah di bumi (Nya), maka Allah akan melihat bagaimana perbuatanmu [557].

33. AN-NAML 027:062 Atau siapakah yang memperkenankan (do’a) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdo’a kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi [1105] ? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain) ? Amat sedikitlah kamu mengingati (Nya).

34. FATIR 035:039 Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi. Barang siapa yang kafir, maka (akibat) kekafirannya menimpa dirinya sendiri. Dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kemurkaan pada sisi Tuhannya dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kerugian mereka belaka.

35. SAD 038:026 Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.

36. AL-BAQARAH 002:246 Apakah kamu tidak memperhatikan pemuka-pemuka Bani Israil sesudah Nabi Musa, yaitu ketika mereka berkata kepada seorang Nabi mereka : “Angkatlah untuk kami seorang raja supaya kami berperang (di bawah pimpinannya) di jalan Allah”. Nabi mereka menjawab : “Mungkin sekali jika kamu nanti diwajibkan berperang, kamu tidak akan berperang”. Mereka menjawab : “Mengapa kami tidak mau berperang di jalan Allah, padahal sesungguhnya kami telah diusir dari anak-anak kami?” [155]. Maka tatkala perang itu diwajibkan atas mereka, merekapun berpaling, kecuali beberapa saja di antara mereka. Dan Allah Maha Mengetahui siapa orang-orang yang zalim.

37. AL-A’RAF 007:060 Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata : “Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata”.

38. AL-A’RAF 007:066 Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata : “Sesungguhnya kami benar-benar memandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang-orang yang berdusta”.

39. AL-A’RAF 007:075 Pemuka-pemuka yang menyombongkan diri di antara kaumnya berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah yang telah beriman di antara mereka : “Tahukah kamu bahwa Saleh di utus (menjadi rasul) oleh Tuhannya ?”. Mereka menjawab : “Sesungguhnya kami beriman kepada wahyu, yang Saleh diutus untuk menyampaikannya”.

40. AL-A’RAF 007:088 Pemuka-pemuka dari kaum Syuaib yang menyombongkan diri berkata : “Sesungguhnya kami akan mengusir kamu hai Syuaib dan orang-orang yang beriman bersamamu dari kota kami, kecuali kamu kembali kepada agama kami”. Berkata Syuaib : “Dan apakah (kamu akan mengusir kami), kendati pun kami tidak menyukainya ?”

41. AL-A’RAF 007:090 Pemuka-pemuka kaum Syuaib yang kafir berkata (kepada sesamanya) : “Sesungguhnya jika kamu mengikuti Syuaib, tentu kamu jika berbuat demikian (menjadi) orang-orang yang merugi”.

42. AL-A’RAF 007:103 Kemudian Kami utus Musa sesudah rasul-rasul itu dengan membawa ayat-ayat Kami kepada Fir’aun [553] dan pemuka-pemuka kaumnya, lalu mereka mengingkari ayat-ayat itu. Maka perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang membuat kerusakan.

43. AL-A’RAF 007:109 Pemuka-pemuka kaum Firaun berkata : “Sesungguhnya Musa ini adalah ahli sihir yang pandai,

44. AL-A’RAF 007:111 Pemuka-pemuka itu menjawab : “Beritangguhlah dia dan saudaranya serta kirimlah ke kota-kota beberapa orang yang akan mengumpulkan (ahli-ahli sihir),

45. YUNUS 010:075 Kemudian sesudah rasul-rasul itu, Kami utus Musa dan Harun kepada Firaun dan pemuka-pemuka kaumnya, dengan (membawa) tanda-tanda (mukjizat-mukjizat) Kami, maka mereka menyombongkan diri dan mereka adalah orang-orang yang berdosa.

46. YUNUS 010:079 Firaun berkata (kepada pemuka kaumnya) : “Datangkanlah kepadaku semua ahli-ahli sihir yang pandai!”

47. YUNUS 010:083 Maka tidak ada yang beriman kepada Musa, melainkan pemuda-pemuda dari kaumnya (Musa) dalam keadaan takut bahwa Firaun dan pemuka-pemuka kaumnya akan menyiksa mereka. Sesungguhnya Firaun itu berbuat sewenang-wenang di muka bumi. Dan sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang melampaui batas.

48. YUNUS 010:088 Musa berkata : “Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau telah memberi kepada Fir`aun dan pemuka-pemuka kaumnya perhiasan dan harta kekayaan dalam kehidupan dunia, ya Tuhan kami akibatnya mereka menyesatkan (manusia) dari jalan Engkau. Ya Tuhan kami, binasakanlah harta benda mereka, dan kunci matilah hati mereka, maka mereka tidak beriman hingga mereka melihat siksaan yang pedih.”

49. AL-MU’MINUN 023:024 Maka pemuka-pemuka orang yang kafir di antara kaumnya menjawab : “Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, yang bermaksud hendak menjadi seorang yang lebih tinggi dari kamu. Dan kalau Allah menghendaki, tentu Dia mengutus beberapa orang malaikat. Belum pernah kami mendengar (seruan yang seperti) ini pada masa nenek moyang kami yang dahulu.

50. AL-MU’MINUN 023:033 Dan berkatalah pemuka-pemuka yang kafir di antara kaumnya dan yang mendustakan akan menemui hari akhirat (kelak) dan yang telah Kami mewahkan mereka dalam kehidupan di dunia : “(Orang) ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan dari apa yang kamu makan, dan meminum dari apa yang kamu minum.

51. AZ-ZUKHRUF 043:046 Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan membawa mukjizat-mukjizat Kami kepada Firaun dan pemuka-pemuka kaumnya. Maka Musa berkata : “Sesungguhnya aku adalah utusan dari Tuhan seru sekalian alam”.

Jakarta, 9 Maret 2008,

Pandji R Hadinoto, eMail : kaumanjkt@yahoo.com

10
Mar
09

7 (Tujuh) Kelebihan/Keistimewaan al-Fatihah

7 (Tujuh) Kelebihan / Keistimewaan Surat al-Fatihah
[Samudera al-Fatihah, Bey Arifin, PT Bina Ilmu, 1976]

1.Paling Besar (A’zham)
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Muhammad bin Hanbal r.a., katanya : Menyampaikan akan kami Yahya bin Said dari Syu’bah, yang menerima kabar ini dari Hubaib bin Abdirrahman, dari Hafizh bin ‘Ashim, dari Abu Said al-Ma’alli r.a., katanya : “Aku sedang shalat, lalu dipanggil oleh Rasulullah s.a.w., maka tak dapat aku menyahut. Sesudah aku selesai shalat, aku datangi beliau, Rasulullah berkata : Kenapa engkau tidak segera mendatangiku ? Aku menjawab : Karena aku dalam bershalat ya Rasulullah. Berkata Rasulullah : Bukankah Allah sudah berfirman : Hai orang-orang beriman, sahutilah seruan Allah dan Rasul bila menyeru kamu kepada apa yang menghidupkan kamu. Kemudian beliau berkata : Aku akan mengajarkan kepadamu sebesar-besar surah di dalam al-Qur’an sebelum engkau keluar dari masjid ini. Ketika Rasulullah akan keluar dari masjid, beliau memegang tanganku, lalu aku berkata : Ya Rasulullah, Engkau mengatakan mau mengajarkan kepadaku sebesar-besar surah di dalam al-Qur’an. Berkata Rasulullah : Ya, ialah al-Hamdulillahi Rabbil “Aalamin (dan seterusnya), ialah 7 ayat yang berulang-ulang, dan itulah al-Qur’an al-‘Azhim yang telah disampaikan kepadaku” Hadis yang seperti di atas inipun diriwayatkan oleh al-Bukhari, Abu Dawud, an-Nasa’I, Ibnu Majah dan al-Waqidi dari berbagai-bagai sumber.
2.Tak Ada Samanya Dalam Taurat, Injil, Zabur dan Al Qur’an
Diriwayatkan oleh Imam Malik bin Anas dalam al-Muwattha’, dari al-‘Ala’ bin Abdirrahman bin Y’kub al-Haraqi, bahwa Abu Sa’id Mawla Ibnu ‘Amir bin Kuraiz mengabarkan kepada mereka, bahwa Rasulullah s.a.w. memanggil akan Ubay bin Ka’ab ketika dia dalam bershalat di dalam masjid. Sesudah selesai shalat, Ubay bin Ka’ab mendatangi Rasulullah, lalu Rasulullah memegang tangan Ubay, lalu bersama-sama keluar dari masjid dan berkata : Aku ingin engkau jangan keluar dari masjid ini sebelum mengetahui satu surah yang tak pernah diturunkan di dalam Taurat, tidak pula di dalam Injil dan tidak pula di dalam al-Qur’an yang dapat menyamainya. Berkata Ubay : Lalu aku perlambat jalanku, lalu berkata kepada Rasulullah : Surah apakah yang engkau janjikan tadi itu ya Rasulullah ? Lalu Rasulullah membaca “Alhamdulillahi Rabbil ‘Aalamin” dan seterusnya, dia berkata : “Inilah dianya surah itu yaitu 7 ayat yang berulang-ulang dan dialah al-Qur’an al-Azhim yang telah disampaikan kepadaku”. Diriwayatkan dari Ali bin Abu Talib r.a., bahwa Rasulullah s.a.w. berkata : “Siapa yang membaca Fatihatul-Kitab (al-Fatihah), maka seakan-akan dia telah membaca Taurat, Injil, Zabur dan al-Furqan (al-Qur’an)”.
3.Hanya Kepada Muhammad S.A.W. Diturunkan
Diriwayatkan oleh Muslim dan an-Nasa’I dari hadis Abul Ahwash, Salam bin Salim dari ‘Ammar bin Zuraiq, dari Abdullah bin Isa bin Abdirrahman bin Abu Laila dari Said bin Jubair, dari Ibnu Abbas r.a. katanya : “Pada suatu hari Rasulullah s.a.w. duduk bersama Jibril, tiba-tiba Rasulullah mendengar suatu bunyi dari atas, lalu Jibril menoleh ke atas, kemudian lalu berkata : “Itu sebuah pintu sudah terbuka di langit, dan tak pernah pintu itu terbuka sebelum ini”, dari pintu itu turun satu Malaikat, yang langsung menuju kepada Rasulullah, dan berkata : “Bergembiralah engkau (Muhammad) mendapat dua cahaya yang aku bawakan ini, yang tak pernah kedua cahaya ini diberikan kepada Nabi yang manapun sebelum engkau, kedua cahaya itu ialah Fatihatul-Kitab dan beberapa ayat di akhir Surah al-Baqarah, setiap hutuf engkau baca dari keduanya pasti engkau mendapatkannya”.
4.Langsung Mendapat Jawaban Dari Allah
Siapa yang membaca Surah al-Fatihah, setiap ayat yang dibaca itu langsung dijawab oleh Allah. Diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Hurairah r.a. katanya : “Kami berada di belakang Imam (bershalat), maka berkatalah Imam itu kepadaku : “Bacalah al-Fatihah dalam hatimu, karena aku telah mendengar Rasulullah s.a.w. mengatakan : Telah berkata Allah Azza-wa Jalla : Aku bagi shalat (di sini maksudnya ialah al-Fatihah) antaraKu dan hambaKu menjadi dua bahagian (maksudnya : seperdua untukKu dan seperdua lagi untuk hambaKu), dan bagi hambaKu apa yang mereka minta. Apabila hambaKu itu berkata : “Alhamdulillahi Rabbil ‘Aalamin”, Allah menjawab : ”HambaKu memujiKu” ; dan apabila hambaKu berkata : “Arrahmaanir Rahiim” , Allah menjawab : “HambaKu menyanjungKu” ; dan apabila hambaKu berkata : “Maaliki Yaumiddin”, Allah menjawab : “HambaKu memuliakanKu”, dan apabila hambaKu berkata “Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin”, Allah menjawab : “Ini seperdua untukKu dan seperdua untuk hambaKu, bagi hambaKu, apa yang ia minta; dan apabila hambaKu berkata”, dan apabila hambaKu berkata “Ihdinashshiraathalmustaqiim, shiraathal ladzina an’amta ‘alaihim, ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh-dhaalliin”, Allah menjawab : Ini semuanya untuk hambaKu, dan bagi hambaKu apa yang ia minta”.
5.Aman Dari Segala Bahaya
Diriwayatkan oleh al-Buzar dari Anas r.a. : Berkata Rasulullah s.a.w. : “Bila engkau baca al-Fatihah dan Qul Huwallahu Ahad maka amanlah engkau dari segala sesuatu, kecuali dari maut”.
6.Langsung Dari Arazy
Diriwayatkan oleh al_hakim di dalam al-Mustadrak dari Ma’qal bin Yasaar r.a. : Telah berkata Rasulullah s.a.w : “Amalkanlah segala apa yang tersebut di dalam al-Qur’an, halalkanlah apa yang dihalalkannya, haramkanlah apa yang diharamkannya, dan patuhilah ia, jangan sekali-kali engkau inkari apa-apa yang tersebut di dalamnya, dan apa-apa yang kamu ragukan (maksudnya), kembalikanlah kepada Allah dan orang-orang yang mempunyai pengetahuan sesudah meninggal aku nanti, supaya diterangkannya kepada kamu, dan berimanlah kamu dengan Taurat, Injil dan Zabur, dan apa saja yang dibawa oleh para Nabi dari Tuhan mereka, dan akan memberi kelapangan kepadamu al-Qur’an dan segala keterangan yang tersebut di dalamnya, maka sesungguhnya al-Qur’an itu Pemberi Syafaat, sesuatu yang tak pandai bercakap tetapi membawa kebenaran, dan kepadaku diberikan Allah Surah al-Baqarah dari ZIKIR PERTAMA (Kitab-Kitab Suci yang diturunkan sebelum Musa a.s.) dan diberikan kepadaku surah yang berawalan Thaha, Thasin dan Hamim dari Papan-papan Musa (maksudnya : TAURAT), dan diberikan kepadaku Surah al-Fatihah langsung dari Arasy”.
7.Sebagai Obat (Mentera)
Diriwayatkan oleh Bukhari dari Abu Said al-Khudri r.a. “Pada suatu hari kami bersama-sama dalam perjalanan, bermalam di satu dusun. Datang kepada kami seorang budak perempuan dan berkata : “Sesungguhnya kepala desa ini sakit dan tak seorangpun di antara kami yang dapat mengobatinya, adakah diantara tuan-tuan yang dapat mengobatinya ?” Salah seorang dari rombongan kami berdiri dan mengikuti budak tadi. Kami tidak mengira yang ia dapat menjadi dukun. Si sakit itu lalu dimenterainya dan sembuh. Kepadanya diberi hadiah 30 ekor kambing, dan kepada kami disuguhkan susu. Ketika ia kembali kami bertanya : “Apakah engkau membolehkan mentera, dan apakah engkau tukang mentera ?” Ia menjawab : “Tidak, saya bukan tukang mentera, tetapi aku hanya membacakan Ummul-Kitab (al-Fatihah).” Kami katakana : “Kejadian ini jangan dikabarkan kepada siapapun, sebelum kita tanyakan kepada Rasulullah s.a.w. lebih dahulu”. Sesudah kami sampai di kota Madinah, kami datangi Rasulullah s.a.w. dan kami ceritakanlah kejadian itu. Rasulullah lalu berkata : “Siapa tahu bahwa surah itu (al-Fatihah) adalah mentera (obat) bagilah hadiah itu dan berikan saya sebahagian darinya”.
Kejadian seperti inipun diriwayatkan oleh Muslim dan Abu Dawud dari Hisyam. Di dalam beberapa riwayat dari Muslim diterangkan bahwa penyakit orang yang disembuhkan itu ialah karena sengatan binatang yang berbisa dan yang menyembuhkan itu adalah Abu Said al-Khudri sendiri.
Mengenai Surah al-Fatihah dapat menyembuhkan penyakit-penyakit ada beberapa pendapat di dalam kalangan Ulama-ulama besar Islam. Pokok perbedaan pendapat itu berkisar pada hadis yang tersebut di atas ini dan beberapa ayat al-Qur’an yang tersebut di bawah ini :
“Hai manusia, sesungguhnya telah dating kepadamu pelajaran dari Tuhanmu, dan penawar (obat) bagi (penyakit) yang ada di dalam dada, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman” [Yunus : 57] ; “Dan Kami turunkan dari al-Qur’an sesuatu yang jadi obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan bagi orang-orang yang zhalim tetap bertambah merugi” [al-Isra’ : 72] ; “Katakanlah, al-Qur’an itu sebagai petunjuk dan penawar (obat) bagi orang yang beriman” [Fusshilat : 44]
Karena ayat-ayat dan hadis yang tersebut di atas ini, semua ulama-ulama sepakat bahwa al-Qur’an itu dapat menjadi obat. Tetapi obat apa, mereka berlainan pendapat. Ada di antara mereka mengatakan sebagai obat dari penyakit-penyakit batin (rohani) saja, tidak dapat menjadi obat dari penyakit-penyakit jasmani (mengenai tubuh). Tetapi lain ulama mengatakan, menjadi obat bagi penyakit-penyakit rohani dan jasmani (kedua-duanya).
Di antara Ulama Besar dan modern yang berpendapat bahwa al-Qur’an dan khususnya al-Fatihah dapat mengobati jasmani disamping mengobati rohani, ialah Imam Ibnul Qayyim al-Jawzi. Berkata Ibnul Qayyim dalam kitabnya bernama Madarijus Salikin juz I halaman 52-58, diringkaskan sebagai berikut : Adapun al-Fatihah itu mengandung obat buat hati (rohani) aka tidaklah ada perlainan pendapat. Cacat-cacat atau penyakit yang menimpa kalbu berpokok pada dua perkara, ialah rusaknya ilmu dan rusaknya tujuan. Karena dua kerusakan ini, maka timbullah dua penyakit kalbu yang sangat berbahaya, yaitu adh-Dhalaal (kesesatan) dan al-Ghadhab (keangkara-murkaan). Kesesatan karena rusaknya pengetahuan, sedangkan keangkara-murkaan karena rusaknya tujuan hidup. Kedua penyakit inilah induknya segala penyakit kalbu. Maka hidayat yang bernama Shiraathal Mustaqiim (al-Qur’an) adalah obat dari penyakit pertama (kesesatan). Sebab itu hidayat ini harus selalu kita minta dan pelajari. Sedang pengertian yang terkandung dalam Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’iin adalah obat dari penyakit kedua (rusak tujuan atau kemurkaan).
Adapun al-Fatihah ini dapat pula menyembuhkan penyakit-penyakit tubuh atau badan, sudah jelas pula sebagai yang diterangkan oleh hadis shahih yang tersebut di atas ini. Para ahli tidak berselisih sedikitpun tentang keshahihan hadis yang tersebut dia atas ini. Dalam hadis itu dinyatakan dengan terang bahwa penyakit tersebut sudah sembuh hanya dengan membacakan Surah al-Fatihah, sehingga tak membutuhkan obat lainnya lagi. Pengalaman-pengalaman banyak orang dan undang-undang ketabibanpun akan membenarkannya. Banyak sekali penyakit-penyakit mengenai tubuh manusia yang dapat disembuhkan dengan doa-doa lebih-lebih dengan al-Fatihah yang mengandung banyak rahasia, kebenaran dan pengertian-pengertian yang sangat tinggi. Di dalamnya terkandung at-tauhid, penyerahan diri kepada Allah, sanjungan dan pujian terhadap Allah, di dalamnya terdapat nama-nama Allah yang baik, nama Allah yang dapat menghilangkan segala kejelekan dan dapat mendatangkan segala kebaikan (termasuk kesembuhan itu).
Jakarta Selatan, 9 Maret 2009
Pandji R Hadinoto / eMail : nusakalapa@yahoo.com / http://www.nusakalapa.co.cc

07
Mar
09

PKPI : Poros Kebangkitan Perekonomian Indonesia

Press Release : Gerakan Jarak Pagar Sejahtera (RaJaPaRa)

Jarak Pagar Sejahtera adalah kata2 kunci yang tersurat pada 7 (tujuh) ayat Al Qur’an yang sesungguhnya dapat dimaknai khusus sebagai menyiratkan amanat bagi umat untuk melaksanakannya.
Sementara itu, JakTV pada Kamis malam tanggal 5 Maret 2009 memberitakan tentang Perajin Kompor Minyak Tanah yang merana karena penyusutan order. Seharusnya Perajin tersebut dapat terselamatkan kalau saja penyuluhan dan pembinaan tentang Jarak Pagar Sejahtera diatas telah bergulir dalam satu gerakan rakyat semesta terpadu.
Gerakan Jarak Pagar Sejahtera diyakini adalah juga prakarsa Jaring Pengaman Sosial Ekonomi Kesejahteraan Rakyat (EkoKesRa) bahkan Poros Kebangkitan Perekonomian Indonesia karena melalui pemberdayaan masyarakat berskala sub-komersial berbasis rumah tangga dan/atau warung/jasaboga dan/atau rumah makan sederhana itu kelak mampu bebas ketergantungan dari pasokan minyak tanah dan gas tabung yang rawan kecukupan sediaan serta kelak dapat bertumbuh industri2 berskala komersial berbasis pedesaan yang siap pasok BioFuel ke perkotaan dan/atau ke industri2 pabrikan dan industri2 pengolahan serta mesin2 pertanian dan motor2 nelayan bahkan mesin2 transportasi sungai, darat. laut, udara dan pembangkit listrik desa2 pegunungan dan pesisir pantai, dlsb.
Selama ini paradigma Jarak Pagar adalah program tanam berskala komersial yang bergantung pada keberadaan pihak pembeli besar seperti peran serta proaktif dari lembaga negara dan/atau perusahaan negara dan/atau pengumpul swasta besar. Karena yang disasar adalah skala komersial maka sampai sekarang belum juga ketemu mekanisme pasar yang tepat manfaat.
Untuk itulah kemudian digagas Pusat Pembibitan Jarak Pagar, Kompor Biji Jarak dan Kompor Minyak Jarak oleh penggiat PKPIndonesia sebagai lokomotif penghela Jarak Pagar Sejahtera skala sub-komersial terlebih dahulu. Kompor bagi pembakaran Biji Jarak dapat berupa Kompor Pelat Besi, Anglo Tanah Liat ataupun Tungku Batu Bata sesuai situasi dan kondisi lokalitas serta keberdayaan pengguna.
Adapun pola pengembangan industri berbasis pedesaan ini dapat mengikuti pola Inti – Plasma yang diawali dari prakarsa swadaya kumpulan rumah tangga yang kemudian prakarsa pembentukan Inti sebagai penggerak industri pedesaan itu. Sebaliknya, dapat pula prakarsa tersebut diawali dari Inti, tentunya bilamana permodalan dimungkinkan, yang kemudian menggerakkan swadaya kumpulan rumah tangga untuk tanam Jarak Pagar Sejahtera, dan kombinasi keduanya sesuai situasi dan kondisi wilayah setempat.
Bagi pemrakarsa kegiatan pertambangan maka berpayung (CSR) Corporate Social Responsibility dapat diprakarsai tanam Jarak Pagar Sejahtera ini di lingkungan masyarakat wilayah pertambangannya sekaligus memberi nilai tambah bagi kegiatan EkoKesRa yang berdampingan dengan program nilai tambah kegiatan produksi pertambangan itu sendiri, sehingga kemudian muncul keserasian saling manfaat berupa Jaring Pengaman Sosial yang kelak berujung kearah pemenuhan bagi Strategi 7 (tujuh) Ketahanan Bangsa. Demikian pula bagi para pemrakarsa pusat2 industri berskala besar dan strategik lainnya.
Jaring Pengaman Sosial yang Bottom Up ini tentunya dapat memberi sumbangan positif terkait dampak krisis perlambatan ekonomi dunia terhadap perekonomian Indonesia kini dan esok.
Oleh karena itulah, kepada seluruh warga peduli lingkungan hijau dan penciptaan lapangan kerja, mari bergabung dalam Gerakan Jarak Pagar Sejahtera (RaJaPaRa) menuju Indonesia Digdaya 2045 sebagai pertanda Poros Kebangkitan Perekonomian Indonesia.
Jakarta Selatan, 7 Maret 2009
Pandji R. Hadinoto / Pusat Kebijakan Publik IpTek / eMail : pkpiptek@yahoo.com / HP : 0817 983 4545

03
Mar
09

Jarak Pagar Sejahtera

SUARA PEMBARUAN DAILY, 2 March 2009
——————————————————————————–

Kampanye Penanaman Jarak Pagar “ala” PKPI
eratnya syarat bagi partai politik peserta Pemilu 2009 untuk tetap eksis pada pemilu lima tahun mendatang, yakni dengan harus mencapai electoral threshold (ET) dan parliamentary threshold (PT), membuat mereka harus kerja keras, dan menerapkan strategi jitu.

Ada yang menjual kemiskinan, ada pula yang menjual tingginya harga sembilan bahan pokok (sembako), juga ada pula yang mengklaim keberhasilan saat ini karena partainya.

Bagi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), tidaklah tepat jika partainya hanya menjual wacana atau sekadar isu saja. Partai yang dipimpin Meutia Hatta Swasono itu mencoba untuk memberikan yang lain kepada masyarakat di negeri ini.

Mereka memiliki jualan yang langsung menyentuh ke masyarakat, yakni melalui budi daya pohon jarak pagar.

PKPI melihat masalah energi dan lingkungan hidup yang semakin rumit saat ini, telah membawa tekanan yang semakin berat terhadap kehidupan masyarakat, khususnya yang berpenghasilan rendah.

Saat ini, masyarakat semakin sulit memperoleh bahan bakar minyak (BBM), kalaupun ada, harganya sudah melambung tinggi. Bisa dibayangkan untuk harga minyak tanah saat ini mencapai Rp 8.000 per liter. Bahkan pernah menyentuh harga Rp 12.000 per liter.

Pemerintah yang diharapkan mampu menyediakan BBM yang cukup bagi masyarakat, ternyata harus menyerah, karena persediaan yang semakin berkurang. Sementara dalam lingkup yang luas, masyarakat juga harus berperan di dalam mengatasi masalah lingkungan hidup, khususnya pemanasan global.

Untuk itulah, kata Meutia Hatta, PKPI mengajak masyarakat untuk membudidayakan tanaman jarak pagar yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat. “Yang juga sekaligus memperbaiki lingkungan hidup,” katanya.

Tanaman jarak pagar dapat tumbuh di mana saja, bisa di pekarangan rumah atau lahan kurang produktif sekalipun. Selain itu, mudah dikembangkan. Untuk sebuah bibit dibutuhkan waktu sekurangnya tujuh bulan guna bisa menghasilkan buah yang siap panen.

Setelah itu, hampir setiap tiga hari sekali, masyarakatnya bisa memanennya.

Menurut anggota dewan pakar PKPI Monang Siburian, biji jarak pagar dapat langsung dipakai untuk memasak dengan menggunakan kompor biji jarak pagar yang harganya relatif murah.

Satu liter minyak biji jarak bisa digunakan hingga 15 jam, lebih lama dibandingkan minyak tanah yang hanya bisa digunakan sekitar tujuh jam untuk satu liter. Harganya pun relatif lebih murah, yakni Rp 5.000 per liter.

Lahan

Menurut Monang, saat ini PKPI sudah memiliki 1.000 lahan jarak pagar di Jawa Barat, di antaranya terdapat di kawasan Jonggol dan Ciamis. Dari jumlah tersebut, mereka sudah berhasil merekrut dua juta orang yang bertugas mengelola lahan tersebut. Rencananya dalam waktu dekat, mereka juga akan membuka lahan kembali di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dalam hal ini, PKPI menyediakan bibit unggul secara gratis kepada masyarakat dan dalam membudidayakannya, masyarakat didampingi oleh para kader ujung tombak (KUT) PKPI.

“Tugas para KUT PKPI, memberikan penyuluhan dalam memelihara tanaman tersebut. Pada jangka sedang dan panjang, diharapkan terbentuk industri minyak jarak pagar dengan pola inti plasma,” katanya.

Namun, Monang mengungkapkan, kegiatan ini tidak hanya diperuntukkan anggota PKPI saja, tetapi juga bagi masyarakat luas lain. Bahkan juga diperbolehkan bagi partai lain. “Ini semua bertujuan untuk bisa menyejahterakan rakyat. Rakyat seluruh Indonesia, bukan hanya anggota PKPI saja,” katanya.

Terlepas dari pernyataan untuk seluruh rakyat tersebut, tetapi paling tidak budi daya jarak pagar itu sudah menjadi alat kampanye bagi PKPI untuk meraih simpati sebanyak-banyaknya dari masyarakat. Memang hal itu sah-sah saja, karena saat ini sangatlah sulit bagi partai politik mencari atau mendapatkan simpati dari masyarakat.

Yang terpenting dari kampanye jarak pagar ala PKPI itu, jangan hanya menjadi komoditas politik belaka. Dengan kata lain, setelah mendapat dukungan dari masyarakat, program tersebut terhenti dengan sendirinya. PKPI harus konsisten dengan visi dan misinya untuk menyejahterakan masyarakat melalui jarak pagar. [SP/Steven S Musa]




Blog Stats

  • 4,137,728 hits

Archives

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kenegarawanan : Harta Amanah B…
Ratu Adil - 666 on Kenegarawanan : Harta Amanah B…
Ratu Adil - 666 on Kenegarawanan : Harta Amanah B…
Ratu Adil - 666 on Kenegarawanan : Harta Amanah B…
Ratu Adil - 666 on Kenegarawanan : Harta Amanah B…