Moskow (AFP/ANTARA) – Hujan meteor turun di Rusia tengah pada Jumat, memicu kepanikan saat puing-puing benda angkasa berjatuhan dan meledak di udara, menerbangkan jendela dan menyebabkan beberapa orang terluka.
“Sebuah meteorit yang hancur di atas Ural (pegunungan di Rusia tengah), sebagian besar terbakar di atmosfer yang lebih rendah,” kata kantor lokal kementerian keadaan darurat nasional dalam sebuah pernyataan.
Meteor hits central Russia, 400 hurtA meteor crashes into the Urals in central Russia, injuring 400 people authorities say. Lily Grimes reports.
“Fragmen dari meteorit itu mencapai Bumi, jatuh di daerah yang jarang penduduknya di wilayah Chelyabinsk,” katanya.
“Menurut informasi awal, empat orang terluka terkena pecahan kaca,” katanya.
“Pada pukul 11.00 waktu setempat kami menerima banyak panggilan darurat, pemadaman listrik, dan luka-luka,” menurut pernyataan pemerintah lokal yang dikutip Interfax.(dh/pt)
Berita Lainnya
- Ledakan Meteor Hujani Tiga Wilayah Rusia
- Presiden Rusia Putin Perintahkan Bantuan Setelah Meteor Meledak di Ura …
- Meteor Rusia Sempat Dikira Pesawat Jatuh
- Ritual Babi Suci Ditentang Aktivis Hak Asasi Hewan
- Meteor Jatuh di Rusia, Lebih dari 200 Anak Terluka
- Dewan Ancam Panggil PLN
- Pakar Antariksa: Sempalan Meteorit Bernilai Jual Tinggi
- Gubernur BI: Pertumbuhan Ekonomi Sesuai Rencana
- Banjir Rendam Wilayah Sepinggan
- Delapan Orang Tewas Akibat Kembang Api di China
- Serangan Mortir Tewaskan Beberapa Orang di Irak
- Ledakan Terjadi di Gao, Mali, Setelah Baku Tembak
- Ledakan Bom Lukai Beberapa Orang di Damaskus Tengah
- Rusia Abut Larangan Terbang Sukhoi Aeroflot
TEMPO.CO, Yekaterinburg – Kementerian Kesehatan di Provinsi Chelyabinsk, Rusia, mencatat 985 orang yang terluka akibat terkena pecahan meteor yang jatuh di sebuah danau di kota Chebarkul, Provinsi Chelyabinsk, Rusia, Jumat, 15 Februari 2013 sekitar pukul 9.30 pagi. Lebih dari 200 korban adalah anak-anak. Mayoritas korban menderita luka gores.
Dari 43 orang yang mendapat perawatan khusus, 13 di antaranya adalah anak-anak. Dua orang dewasa hingga saat ini masih dalam kondisi kritis. Korban terbanyak ada di kota Chelyabinsk dengan jumlah 655 orang, Kopeisk (130), Korkino (70), Emanzhelinsk (51), dan Etkul (20). Meteor juga merusak sedikitnya 154 bangunan, 93 di antaranya adalah rumah sakit dan poliklinik. “Meteor juga merusak 10 panti asuhan dan lima panti jompo. Kaca-kacanya pecah,” ujar Perwakilan Kementerian Sosial di Wilayah Chelyabinsk Olga Kucherina seperti dilaporkan Ural KP.
Administrator Kota Chelyabinsk Sergey Davydov menyatakan bahwa pemerintah akan menanggung semua biaya kerusakan bangunan yang terjadi akibat meteor tersebut. Beberapa sekolah yang mengalami kerusakan terpaksa menutup sebagian ruang kelasnya untuk proses perbaikan, namun kegiatan belajar akan tetap berlangsung. Proses perbaikan tersebut ditargetkan selesai minggu depan.
Sementara itu, empat warga Indonesia yang tinggal di Kota Yekaterinburg, sekitar 250 kilometer sebelah utara Chelyabinsk, berada dalam kondisi baik. “Saya seharian ada di asrama. Aman-aman saja di sini. Tidak lihat meteor itu secara langsung. Hanya tahu beritanya dari Internet,” kata Muhamad Zainun Najib, mahasiswa Indonesia di Universitas Federal Ural, Yekaterinburg.
GABRIEL TITIYOGA (YEKATERINBURG)
Berita Lainnya
- Putin Sudah Tahu Ada Meteor Besar Jatuh di Rusia
- Panti Jompo di Kecamatan Sukun Tak Layak
- Meteor Rusia Sempat Dikira Pesawat Jatuh
- Kecelakaan Bus di Bangladesh, 17 Tewas
- Pemerintah Terus Pantau Nasib 6 ABK Indonesia di Rusia
- Supiana dan Nadah Tewas Ditabrak Truk Tanki
- Ledakan Meteor Hujani Tiga Wilayah Rusia



Lihat Foto


Lihat Foto


Lihat Foto




Lihat Foto





Perbesar Foto

Perbesar Foto





Recent Comments