Archive Page 76

12
Mar
13

Politik : PKPI tergantung Tafsir Hukum Pemilu

Sutiyoso Merasa Dianiaya KPU

TEMPO.COTEMPO.CO 

Konten Terkait

TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Sutiyoso mengatakan, lambatnya putusan Komisi Pemilihan Umum bisa berdampak pada penyusunan daftar calon legislator sementara partainya.

“Kalau tidak sekarang diputuskan, kapan kami akan bekerja menyusun DCS? Waktu semakin mepet,” kata Sutiyoso dalam diskusi di gedung Badan Pengawas Pemilu, Selasa, 12 Maret 2013.

Proses Pemilu paling cepat yakni pengajuan daftar calon legislator sementara yang akan ditutup pada 9 April 2013. Pada saat itu sudah ditetapkan di Undang-Undang, karena bertepatan 12 bulan sebelum Pemilihan Umum 2014.

Hingga kini, PKPI dan Partai Bulan Bintang belum mendapatkan kejelasan dari KPU soal lolos atau tidaknya dua partai tersebut.

Sebelumnya, PBB dan PKPI telah menggugat putusan KPU yang menyatakan dua partai tersebut tak layak ikut Pemilu 2014. PBB melayangkan gugatan kepada Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara, dan telah dimenangkan.

Sedangkan PKPI telah menempuh jalur gugatan melalui Badan Pengawas Pemilu. Hasilnya, Bawaslu memutuskan PKPI bisa ikut Pemilu. Tapi putusan-putusan itu tak digubris KPU. Hingga kini, PBB dan PKPI belum terdaftar sebagai partai peserta Pemilu. “Kami sungguh merasa teraniaya, rentang waktunya sangat cepat ke 9 April,” kata Sutiyoso.

MUHAMAD RIZKI

Berita Lainnya:

Ahok Tak Setuju Hercules Main Hakim Sendiri

Prabowo Akui Diam-diam Sering Bertemu SBY

Daud Kei Jenguk Hercules di Tahanan Polda

‘Bisnis Mari Bergaul’ Jadi Pintu Pencucian Uang

Pekerja Ruko Bersyukur Kelompok Hercules Ditangkap

Partai Politik

Bawaslu: Putusan Terkait PKPI Final

Penulis : Nina Susilo | Rabu, 6 Februari 2013 | 18:29 WIB
Bawaslu: Putusan Terkait PKPI FinalKOMPAS.com/ Kiki Andi PatiKetua Bawaslu, Muhammad.

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Bawaslu Muhammad menegaskan, KPU semestinya menjalankan putusan Bawaslu terkait Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI). Sebab, putusan bersifat final dan mengikat untuk KPU.

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPRD, dan DPD hanya memberi kesempatan kepada parpol untuk mengajukan banding bila tidak menerima putusan Bawaslu, bukan kepada KPU. “Lagi pula, keputusan KPU bisa berubah dengan putusan Bawaslu, putusan PTTUN, atau putusan MA,” kata Muhammad, Rabu (6/2/2013).

Pada Selasa (5/2/2013) menjelang tengah malam, Bawaslu membacakan putusan atas gugatan sengketa yang diajukan PKPI. Bawaslu memutuskan PKPI sebagai peserta Pemilu 2014 dan membatalkan Keputusan KPU tentang Parpol Peserta Pemilu 2014 yang hanya meloloskan 10 parpol.

Meski demikian, KPU belum menentukan sikap apakah menerima putusan Bawaslu dan menetapkan PKPI sebagai peserta Pemilu 2014.

Editor :
Nasru Alam Aziz

Ikut Demo, Sutiyoso Curhat

TEMPO.COTEMPO.CO 

TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Sutiyoso mengaku sedih ketika harus berunjuk rasa di depan kantor Komisi Pemilihan Umum pada 8 Maret 2013. Sebab, mantan Gubernur DKI Jakarta itu merasa tak lagi mendapat keadilan demokrasi lantaran KPU yang belum memberikan kejelasan nasib partainya.

“Saya ini tentara, pasukan elit, untuk pertama kali dalam sejarah hidup saya, saya sampai harus turun ke jalan karena hati saya seperti dianiaya,” kata Sutiyoso, dalam diskusi di gedung Badan Pengawas Pemilu, Selasa, 12 Maret 2013.

Pada 8 Maret 2013, Sutiyoso bersama massa PKPI mengadakan aksi unjuk rasa di depan kantor KPU. Unjuk rasa itu sempat ricuh karena ada massa dari mahasiswa yang bertindak kasar. 7 mahasiswa ditangkap, satu di antaranya ditahan satuan pengamanan KPU.

Sejak diputus lolos oleh Badan Pengawas Pemilu pada 6 Februari 2013, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia bisa ikut Pemilu. Tapi putusan Bawaslu itu tak digubris KPU. Hingga kini, PKPI belum terdaftar sebagai partai peserta Pemilu.

“Tiap hari banyak sms datang ke saya, menanyakan nasib partai, bayangkan apa yang saya hadapi,” kata Sutiyoso.

Sutiyoso mengatakan, sebaiknya KPU jangan membiarkan orang menunggu berlarut-larut. “Itu menyiksa sekali,” kata dia. Sebaiknya, KPU jangan terlalu banyak berpikir soal kepentingan diri sendiri, pikirkan kepentingan yang lebih besar.

MUHAMAD RIZKI

Baca juga:

Ahok Tak Setuju Hercules Main Hakim Sendiri

Pekerja Ruko Bersyukur Kelompok Hercules Ditangkap

Daud Kei Jenguk Hercules di Tahanan Polda

Kronologi Kematian Pasien KJS Versi Dinkes DKI

Selasa, 12 Maret 2013 | 16:35 WIB
Pemilu 2014

Keraguan atas Verifikasi Parpol Kian Terkuak

Penulis : Sidik Pramono | Rabu, 6 Februari 2013 | 12:47 WIB
Keraguan atas Verifikasi Parpol Kian TerkuakPKPI

JAKARTA, KOMPAS.com — Keputusan Badan Pengawas Pemilu yang memerintahkan agar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2014 menguak ketidakprofesionalan aparat Komisi Pemilihan Umum dalam melaksanakan verifikasi partai politik.

Koordinator Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahudin menyebutkan, keputusan Bawaslu itu sekaligus membuktikan bahwa KPU dalam melaksanakan verifikasi faktual tidak bersandar pada ketentuan undang-undang.

“Contohnya, pemberlakuan syarat keterwakilan 30 persen perempuan pada kepengurusan parpol di daerah tidak sesuai dengan perintah UU Pemilu, yang mewajibkan syarat tersebut hanya untuk kepengurusan parpol di tingkat pusat saja. Penegasan ini sebagaimana disampaikan oleh Bawaslu,” kata Said, Rabu (6/2/2013).

Keputusan Bawaslu juga membenarkan dugaan publik bahwa proses verifikasi faktual dilakukan secara tidak profesional oleh KPU. Seperti yang terungkap oleh Bawaslu, KPU ternyata memang tidak benar-benar melaksanakan tugasnya mendatangi anggota parpol yang menjadi sampel verifikasi. KPU justru mengalihkan tanggung jawabnya itu kepada parpol dengan meminta pengurus menghadirkan anggotanya ke kantor KPU, tanpa pernah mau tahu kendala teknis yang dihadapi parpol.

Seperti diberitakan, Bawaslu memutuskan mengabulkan permohonan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menjadi peserta Pemilu 2014. Keputusan tersebut dibacakan oleh Bawaslu dalam sidang keputusan sengketa permohonan nomor 012/SP-2/Set.Bawaslu/I/2013, di Jakarta, Selasa (5/2/2013) malam.

“Bawaslu menetapkan, mengabulkan permohonan pemohon dan membatalkan Keputusan KPU Nomor 05/Kpts/KPU/Tahun 2013 tentang Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu 2014 sepanjang untuk Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia,” kata Ketua Bawaslu Muhammad dalam pembacaan sidang keputusan tersebut. Bawaslu juga memerintahkan KPU untuk menerbitkan keputusan KPU yang menetapkan PKPI sebagai peserta Pemilu 2014.

Editor :
Robert Adhi Ksp

Terkait Nasib PBB dan PKPI, KPU Dinilai Congkak

TEMPO.CO, Jakarta – Pengamat politik dari Lingkar Madani, Ray Rangkuti, mengatakan bahwa sikap Komisi Pemilihan Umum terkait dengan nasib Partai Bulan Bintang dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia jelas tidak peduli terhadap putusan-putusan yang menyatakan PBB dan PKPI lolos.

“Saya ingat betul pernyataan Komisioner KPU yang akan melihat-lihat dulu dalil putusan. Itu bukti bahwa KPU congkak,” kata Ray dalam diskusi di gedung Badan Pengawas Pemilu, Selasa, 12 Maret 2013.

Ray menilai, partai politik yang sekarang berada di parlemen berusaha menahan keikutsertaan PBB dan PKPI. Sebab, PBB dan PKPI bisa menggerus suara yang kini dimiliki partai politik di parlemen. “Sebelas partai politik yang gabung ke PKPI dan figur Yusril di PBB bisa membuat pemilih menjatuhkan pilihannya ke dua partai ini. Tentu partai di parlemen tak ingin itu terjadi. Cara mencegahnya adalah menggagalkan keikutsertaan dua partai itu,” ujar Ray.

Hingga kini, PKPI dan Partai Bulan Bintang belum mendapatkan kejelasan dari KPU soal lolos atau tidaknya dua partai tersebut. Sebelumnya, PBB dan PKPI telah menggugat putusan KPU yang menyatakan dua partai tersebut tak layak ikut Pemilu 2014. PBB melayangkan gugatan kepada Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara, dan telah dimenangkan.

Sedangkan PKPI telah menempuh jalur gugatan melalui Badan Pengawas Pemilu. Hasilnya, Bawaslu memutuskan PKPI bisa ikut pemilu. Tapi putusan-putusan itu tak digubris KPU. Hingga kini, PBB dan PKPI belum terdaftar sebagai partai peserta pemilu. “Kalau jumlah partai tak ingin bertambah, ya buat saja undang-undang yang menyatakan tak boleh ada lebih dari 10 partai seperti yang ada sekarang,” kata Ray.

MUHAMAD RIZKI

POLITIK

Ini Alasan KPU Tetap Tolak PKPI

Laporan:
Senin, 11 February 2013 | 21:22 WIB

MI/Rommy Pujianto/BD

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Idha Budhiarti mengungkapkan alasan lembaganya tetap menolak Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) sebagai peserta Pemilu 2014. KPU pun menganggap rekomendasi Bawaslu tidak mengikat.

“Catatan kami, ruang lingkup Bawaslu tidak sampai pada menguji peraturan KPU mengenai norma dan aturan KPU, khususnya perdebatan keterwakilan perempuan,” kata Idha di sela-sela rapat KPU-Bawaslu dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/2).

Menurut Idha, Bawaslu tidak bisa membatalkan peraturan dan mengoreksi putusan KPU. Dari logika hukum, rekomendasi Bawaslu menyulitkan KPU.

KPU melihat ada inkonsistensi bila mengikuti rekomendasi Bawaslu. Di antaranya antara keterwakilan perempuan dengan keterangan provinsi.

“Dinilai Bawaslu sebagai alat bukti, di sisi lain keterangan KPU provinsi bukan pembuktian. Ini sangat bertentangan,” kata Idha.

Keputusan KPU menolak PKPI bukan lah saksi. Karena itu tak bisa dikoreksi.

“Satu bukti satu pro di Sumbar yang tidak dilakukan penilaian oleh Bawaslu dan tidak tercantum dalam keputusan, ada faktor lain dan bukti-bukti ada keputusan,” tutup Idha. (Andhini/Ray)

POLITIK

KPU: PKPI tak Lolos di 6 Provinsi

Laporan:
Rabu, 06 February 2013 | 15:45 WIB

Dok.MI/bb

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memutuskan mengabulkan permohonan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) untuk menjadi peserta pemilu 2014. Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku masih akan melakukan kajian. Karena dalam proses verifikasi, PKPI tidak lolos di enam provinsi.

Hal itu diungkapkan oleh anggota KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah melalui pesan singkatnya di Jakarta, Rabu (6/2). Ferry mengatakan, KPU perlu melakukan kajian dan mempelajari secara cermat keputusan Bawaslu. Sampai saat ini, kata Ferry, KPU belum mendapatkan salinan keputusan Bawaslu.

“KPU perlu membaca dan mempelajari secara cermat keputusan Bawaslu. Tadi kita hanya mendengarkan keputusan yang dibacakan. Semoga dalam waktu dekat bisa dapat salinannya,” ujar Ferry. Ferry mengatakan, jika dilihat dari berkas hasil verifikasi faktual dan administrasi, PKPI tidak lolos di enam provinsi.

Bawaslu memutuskan mengabulkan permohonan PKPI menjadi peserta pemilu 2014. Selain itu, dalam keputusan sengketa Bawaslu juga memerintahkan KPU untuk menerbitkan Keputusan KPU yang menetapkan PKPI sebagai peserta pemilu 2014. “Memerintahkan KPU untuk melaksanakan keputusan ini,” kata Ketua Bawaslu Muhammad.(Akhmad Mustain/Dor)

KPU dan Parpol Senayan Dianggap Kongkalikong Gembok PKPI

Penulis : Aditya Revianur | Jumat, 8 Februari 2013 | 00:32 WIB
KPU dan Parpol Senayan Dianggap Kongkalikong Gembok PKPIKOMPAS/LUCKY PRANSISKAKomisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, Sigit Pamungkas, Idha Budhiati, Hadar Nafis Gumay, Husni Kamil Manik, dan Arief Budiman (kiri ke kanan) mengumumkan Partai Politik yang lolos verifikasi faktual di Kantir KPU Pusat di Jakarta, Senin (7/1/2013). Pengumuman verifikasi faktual dihujani interupsi dari pengurus parpol yang kecewa dengan proses verifikasi faktual yang dilakukan KPU.

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dinyatakan lolos oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menjadi peserta Pemilu 2014 dalam sidang adjudikasi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menilai kelolosan PKPI dalam pemilu bukan ditentukan oleh Bawaslu, melainkan KPU. Sementara itu, Komisi II DPR RI yang notabene dihuni oleh parpol besar menilai putusan Bawaslu hanya bersifat rekomendasi, tidak harus ditaati KPU.

Menanggapi dua hal tersebut, Sekjen Partai Demokrasi Pembaharuan (PDP) Didi Suprianto menilai, langkah PKPI untuk mengikuti pemilu sengaja dijegal. Menurutnya, tidak hanya PKPI yang sengaja dihalang-halangi ikut pemilu, tetapi juga parpol lain yang telah dinyatakan tidak lolos.

“Kami dengan PKPI ini digembok, termasuk oleh pihak yang ada di Senayan sana (DPR). Karena itu, sebagai bentuk supporting dari partai lain yang senasib sepenanggungan, PKPI memang salah satu partai yang seharusnya menjadi peserta pemilu,” kata Didi di Kantor PKPI, Jakarta, Kamis (7/2/2012).

Didi menambahkan, ada ketakutan dari parpol Senayan jika PKPI menjadi peserta pemilu. Jika parpol yang tidak lolos pemilu menggabungkan diri dengan PKPI, maka elektabilitas parpol pimpinan Sutiyoso itu dapat melampaui ambang batas parlemen 3,5 persen. Elektabilitas itu, menurut Didi, dapat lebih tinggi dari perolehan beberapa parpol parlemen saat ini, seperti PKS, PAN, PKB, dan Hanura.

“Jumlah suara 15 parpol yang dinyatakan belum lolos ini ditambah PKPI yang sudah lolos cukup signifikan pada Pemilu 2009 lalu. Kalau kita menjadi satu, suara PKPI menjadi 18,3 persen,” ujarnya.

Didi mengatakan, berdasarkan pemahaman hukumnya, KPU harus menaati putusan Bawaslu karena dalam amar putusan Bawaslu telah diperintahkan KPU menetapkan PKPI sebagai peserta pemilu. Hal itu harus segera dilaksanakan tanpa melalui kajian terlebih dulu. Hal itu dikarenakan upaya kajian yang dilakukan KPU membuktikan bahwa lembaga pemilu memang tidak menerima parpol gurem. “Tinggal KPU undang PKPI dan berikan nomor, gitu saja kok repot,” katanya.

Editor :
Laksono Hari W
Pemilu 2014

Bang Yos: PKPI Targetkan Rajai Parlemen

Penulis : Aditya Revianur | Rabu, 6 Februari 2013 | 14:01 WIB
Bang Yos: PKPI Targetkan Rajai Parlemen PKPI

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso mengatakan, partainya menargetkan hasil maksimal di Pemilu Legislatif 2014 mendatang. Hasil maksimal PKPI itu, lanjut Sutiyoso, atau yang akrab disapa Bang Yos, adalah mendapatkan perolehan suara hingga 16 persen.

“Minimal kami lolos parliamentary treshold (PT) 3,5 persen. Tapi, kalau 17 parpol lainnya yang bergabung dalam aliansi digabung, suaranya bisa tembus 16 persen,” kata Sutiyoso dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Rabu (6/2/2013).

Sutiyoso menambahkan, jika parpol kecil bergabung menjadi satu, akan menjadi kekuatan besar. Menurut Bang Yos, PKPI akan menjadi rumah bersama jika para parpol tersebut bersedia bergabung. Hal itu, menurut mantan Gubernur DKI Jakarta itu, sangat mungkin terjadi.

“Kita karena kalau ikut partai besar selama ini hanya jadi pelengkap penderita. Pelengkap penderita itu seperti nasib parpol kecil di pilkada,” terangnya.

Ia menekankan, aliansi tersebut tidak akan saling merugikan satu sama lain. Sebab, mereka pernah merasakan menjadi obyek penderita parpol besar. Menurut Bang Yos, aliansi akan lebih dimatangkan dengan ketua umum parpol lainnya yang belum lolos Pemilu 2014.

Untuk jangka pendek ini, Bang Yos menjelaskan bahwa partainya akan segera menyusun daftar calon legislatif (caleg). Pasalnya, PKPI sedang diburu waktu untuk merampungkan daftar calegnya.

Putusan KPU yang sempat menyatakan PKPI tidak lolos telah membuat banyak kadernya tercerai berai. Namun, terangnya, PKPI masih tetap optimistis kader akan kembali solid sejak Bawaslu memutuskan PKPI ikut pemilu.

“Kemarin, caleg PKPI enggan karena dipikir partai kita tidak lolos. Waktu kita ini sekarang sempit, tetapi hal positif yang harus kita apresiasi adalah bahwa ada sebuah institusi namanya Bawaslu yang masih bisa diandalkan. Mereka telah membuat keputusan yang obyektif dan adil,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, PKPI adalah 1 dari 18 parpol yang gugur dalam verifikasi faktual KPU. Pada saat itu, PKPI dinyatakan tidak lolos pemilu. Namun, PKPI berhasil memenangkan sidang ajudikasi yang dilakukan Bawaslu dan lolos menjadi peserta Pemilu 2014.

Editor :
Marcus Suprihadi

Ulah KPU, PKPI banyak kehilangan bakal caleg

Ronald Steven

Selasa,  12 Maret 2013  −  15:29 WIB
Ulah KPU, PKPI banyak kehilangan bakal caleg

PKPI. (Dok. Sindonews).

Sindonews.com – Ketua Umum Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso mengakui pihaknya kehilangan banyak calon legislatif (caleg) yang akan diusung pada 2014 mendatang.

Lambannya Komisi Pemilihan Umum (KPU) merespon putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)  menjadi faktor pihaknya kehilangan para caleg tersebut. Menurutnya, ada unsur kesengajaan dari KPU atas sikap yang dianggap merugikan PKPI tersebut.

“Penyerahan DCS (daftar calon sementara) 9 April, kalau sampai sekarang belum diputuskan kapan kami bisa bekerja (menyusun DCS),” kata Sutiyoso dalam acara diskusi  dengan tema “Menguak Sengketa Peserta Pemilu” di Gedung Bawaslu, Jl. MH. Thmarin, Jakarta, Selasa (12/3/2013).

Namun demikian, pihaknya belum berencana untuk melakukan gugatan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) terhadap KPU seperti yang ditempuh Partai Bulan Bintang (PBB).

“Gugatan ke PTUN sama saja dengan membenarkan sikap KPU. Putusan Bawaslu sudah final dan mengikat. Jadi kami tidak dibolehkan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) karena kami tidak dirugikan apapun,” tegasnya.

(kur)

Partai Politik

Soal PKPI, KPU Belum Tentukan Sikap

Penulis : Nina Susilo | Rabu, 6 Februari 2013 | 17:20 WIB
Soal PKPI, KPU Belum Tentukan SikapPKPI

JAKARTA, KOMPAS.com – KPU belum menentukan sikap akankah menerima putusan Bawaslu dan menetapkan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) sebagai peserta Pemilu 2014. KPU masih meyakini keputusannya yang meloloskan hanya sepuluh partai politik.

Demikian disampaikan Ketua KPU Husni Kamil Manik, anggota KPU Ida Budhiati, dan anggota KPU Sigit Pamungkas secara terpisah, Rabu (6/2/2013). Menurut Ida, sepanjang mengikuti persidangan PKPI, KPU menilai bukti-bukti yang diajukan PKPI tidak mendukung seluruh dalilnya. Karenanya, KPU memilih menunggu salinan putusan yang dibacakan Ketua Bawaslu dan mencermatinya terlebih dahulu.

Sigit menambahkan, pada prinsipnya, dalam sengketa pemilu, kewenangan Bawaslu adalah memberi alternatif penyelesaian sengketa. Sebagai sebuah alternatif penyelesaian sengketa, KPU dapat menolak atau menerima rekomendasi Bawaslu. Sikap KPU sangat bergantung pada bagaimana rekomendasi itu dibuat. “Sampai saat ini, KPU percaya dengan apa yang sudah diputuskan ketika menetapkan 10 parpol peserta pemilu,” kata Sigit.

Husni mengemukakan, KPU memiliki satu minggu untuk mengkaji putusan Bawaslu. Setelah itu, baru KPU membuat surat keputusan tentang PKPI sebagai peserta Pemilu susulan dan menetapkan nomor urutnya sebagai peserta Pemilu 2014.

Selasa (5/2/2013) menjelang tengah malam, Bawaslu membacakan putusan atas gugatan sengketa yang diajukan PKPI. Bawaslu memutuskan PKPI sebagai peserta Pemilu 2014 dan membatalkan Keputusan KPU tentang Parpol Peserta Pemilu 2014 yang hanya meloloskan 10 parpol.

Editor :
Nasru Alam Aziz

KPU ‘Kekeuh’ Tak Langsung Loloskan PKPI

Penulis : Aditya Revianur | Kamis, 7 Februari 2013 | 16:08 WIB
KPU 'Kekeuh' Tak Langsung Loloskan PKPISandro GatraKetua Komisi Pemilihan Umum Husni Kamil Malik saat acara penyerahan daftar penduduk potensial pemilih pemilu 2014 di Kantor Kementerian Dalam Negeri

JAKARTA, KOMPAS.com — Diputuskan memenangi sengketa untuk dinyatakan lolos verifikasi faktual calon peserta Pemilu 2014 oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) belum pasti jadi peserta pemilu. Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersikukuh putusan Bawaslu hanya bersifat rekomendasi, tidak harus langsung dilaksanakan KPU.

“Lembaga yang punya otoritas menetapkan partai politik menjadi peserta pemilu adalah KPU, bukan Bawaslu,” ujar Ketua KPU Husni Kamil Manik di Kementerian Dalam Negeri, Kamis (7/2/2013). KPU, ujar dia, tak akan menelan mentah-mentah putusan sidang adjudikasi yang digelar Bawaslu yang meloloskan PKPI.

Proses dan putusan final atas PKPI, ujar Husni, tetap ada di KPU. Putusan Bawaslu akan dikaji KPU, dengan melibatkan para ahli. Argumentasi yang digunakan Husni adalah Pasal 259 Ayat 1 UU 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Legislatif. Ketentuan tersebut menyatakan keputusan Bawaslu tentang sengketa pemilu adalah keputusan terakhir dan mengikat, kecuali terkait verifikasi partai politik peserta pemilu dan daftar calon legislatif.

Namun, ayat dua pasal tersebut juga menyatakan bahwa sengketa terkait verifikasi partai politik dan daftar calon legislatif, diselesaikan terlebih dahulu di Bawaslu. Hanya dalam hal sengketa tidak tuntas di Bawaslu, sesuai ketentuan ayat tiga pasal tersebut, barulah para pihak yang dirugikan oleh keputusan KPU dapat mengajukan gugatan melalui Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara.

Berita terkait dapat pula dibaca di topik Geliat Politik Jelang 2014.

Editor :
Palupi Annisa Auliani

Massa PKPI Bang Yos Blokir Jl Imam Bonjol Desak KPU Loloskan Partai

Sabtu, 9 Maret, 2013 |

JAKARTA -Sekitar lima ratusan simpatisan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menggelar demo di depan Kantor KPU di Jl Imam Bonjol. Mereka membolir dua arah Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

Lima ratusan simpatisan PKPI yang menggelar aksi di depan Kantor KPU, Jumat (8/3), menuntut KPU meloloskan partai ini ke Pemilu 2014. Massa juga membawa beberapa spanduk putih besar bertulis ‘KPU dan Bawaslu Beda Pendapat Mengenai UU Pemilu, PKPI Jadi Korban’. Massa yang mengenakan atribut PKPI dalam bentuk kaos dan bendera pun ramai-ramai memblokir jalan, membuat kemacetan tak tertahankan.

Sekitar 50 orang polisi hingga pukul 15.45 WIB masih terus membuka blokade jalan. Sebagian memulai menertibkan demonstran yang duduk di Jl Imam Bonjol arah Menteng. Arah sebaliknya masih diblokir oleh massa PKPI.

Puluhan polisi juga berjaga di gerbang Kantor KPU. Mereka melarang massa PKPI yang datang ke kantor KPU dengan sekitar 10 bus.
Massa pun mulai marah-marah. Mereka berteriak-teriak mengancam akan mendatangi KPU dengan jumlah yang lebih besar lagi.

“Kalau komisioner KPU tidak menerima kami, besok kami datang dengan 2 juta orang. Setengah jam mereka tidak ke luar, kami akan memaksa masuk,” teriak salah seorang koordinator massa PKPI. (dtk/int)

Tuesday 05 Maret 2013 17:17 WIB

PKPI Tuntut KPU Berikan No. 14


Puluhan Kader dan simpatisan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) kembali mendatangi KPU pusat. PKPI menuntut KPU berikan Nomor 14 tanda sebagai peserta Pemilu 2014.

“Kami menuntut KPU segera menuntaskan persoalan KPU dan Bawaslu. Dan, (KPU) memberikan secepatnya nomer peserta pemilu yakni nomor 14,” ucap ketua Pembina Dewan Pimpinan Daerah DKI Jakarta PKPI, Arsyad ketua, Selasa (5/3).

Berbeda dengan kemarin yang langsung didampingi ketua umunya, Arsyad datang bersama ketua-ketua cabang dari daerah PKPI.

Arsyad mengatakan, besok (6/3) akan mendatangi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Alasannya karena pusat pendidikan politik itu ada di Kemendagri. Arsyad mengklaim, ini terkait kisruh politik dan PKPI yang menjadi korbannya. Selain itu Arsyad menegaskan langkah-langkah yang akan ditempuh antara lain DKPP atau MA.

“Apabila lngkah-langkah ini belum teratasi, kami akan melayangkan surat ke DKPP agar segera menindaklanjuti kedua lembaga, berserta MA. Khusus untuk besok ke mendagri. Kita lihat besok apa saja yang akan kita sampaikan melalui audiensi dan orasi. Tapi ini jelas persoalan politik,” ujar Arsyad.

Untuk diketahui, PKPI sehari sebelumnya (4/3) mendatangi KPU melakukan audiensi, dan diterima empat komisioner KPU yakni Arief Budiman, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Hadar Nafis Gumay, Ida Budhiati, dan Juri Ardiyantoro.

Keempat komisioner tersebut menerima PKPI yang langsung didampingi Ketua Umum Sutiyoso di ruang media center KPU. [Taufiq]

Jumat, 8 Maret 2013 – 15:56

Massa PKPI Demo Kantor KPU


demo-subJAKARTA (Pos Kota) – Ratusan anggota dan simpatisan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) melakukan demo di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

“Kami menuntut kepada KPU untuk segera menetapkan PKPI jadi peserta pemilu,” ujar pendemo dalam orasinya,  di depan gerbang KPU, Jakarta, Jumat (8/3/2013).

Pendemo menegaskan, bahwa bangsa ini dibangun atas dasar azas-azas pemerintahan yang baik. Bukan lagi ditegakkan dengan kepentingan orang Senayan yang sesaat. Hal itu menjadi dilema bagi kami, jika hal tersebut menjadi pedoman komisioner KPU.
“Kami menegaskan kepada KPU, tegakkanlah keadilan dengan berlandaskan UU. Bukan berdasar atas pesanan penguasa,” tegasnya.

Pendemo mengatakan bahwa PKPI telah melakukan upaya hukum untuk mencari keadilan. Pendemo  berharap kepada pejabat KPU untuk bisa mendengar dan melihat tuntutan mereka   hari ini.

(rizal/sir)

Teks Gbr- Massa PKPI sedang demo di Gedung KPU. (rizal)


11
Mar
13

Kebudayaan : Ikhwal Fatwa Majelis Ulama Islam

Senin, 11/03/2013 01:00 WIB

Di Balik Pembuatan Fatwa MUI

Advertorial – detikNews

Jakarta – Fatwa Ulama memegang peranan krusial di dalam kehidupan umat Islam di dalam suatu Negara. Di beberapa Negara Islam, Fatwa Ulama dijadikan landasan hukum, dan bagi yang melanggarnya akan dikenakan sanksi hukum. Meskipun tidak mengikat secara hukum, namun Fatwa Ulama yang di Indonesia dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), cukup punya gaung khususnya di kalangan Muslim Konservatif dan Moderat, yang menganggap bahwa para Ulama adalah penerus Nabi SAW.

Sejak berdiri pada tahun 1975, MUI berperan sebagai pemberi fatwa bagi masyarakat yang membutuhkan. Permintaan fatwa bisa berasal dari ulil amri (pemerintah), bisa juga dari masyarakat luas. Permasalahan yang muncul untuk dimintakan fatwanya ke MUI sangatlah beragam, mulai dari masalah keseharian yang terkait dengan kehidupan pribadi, hingga masalah kebijakan yang terkait dengan urusan publik; mulai dari masalah ibadah hingga masalah sosial-politik dan sosial kemasyarakatan; mulai dari masalah halal atau haramnya makanan hingga masalah kedokteran, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tentu saja keseluruhannya berkorelasi dengan masalah keagamaan.

Fatwa-fatwa tersebut ternyata tidak hanya dibutuhkan oleh para pemohon Fatwa, akan tetapi juga masyarakat luas sebagai panduan dan pedoman dalam kehidupan keseharian. Untuk memenuhi permintaan masyarakat yang ingin mengetahui nasihat dan fatwa yang telah dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia, maka MUI menerbitkan buku “Himpunan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Sejak 1975” melalui penerbit besar berjaringan nasional: Penerbit Erlangga.

Buku ini memuat fatwa-fatwa dan nasihat keagamaan yang telah difatwakan oleh MUI Pusat sejak berdirinya di tahun 1975. Banyak Fatwa keagamaan yang temanya telah dikenal luas di masyarakat, namun isinya tidak banyak dipahami. Dalam himpunan fatwa MUI ini, sebanyak 137 Fatwa dihadirkan secara utuh, mulai dari latar belakang penetapan fatwa, dalil-dalil yang dijadikan landasan penetapan fatwa, rumusan fatwa, serta rekomendasi-rekomendasi. Ditambah lagi cukup banyak dijabarkan keputusan Ijtima’ ulama komisi fatwa se-Indonesia. Bahkan dicantumkan pula penjelasan fatwa untuk memberikan pemahaman yang lebih utuh bagi umat.

Dalam himpunan fatwa ini juga dilengkapi hal-hal berikut ini:

  1. Pedoman dan prosedur penetapan Fatwa MUI
  2. Sistem dan prosedur penetapan fatwa produk halal
  3. Susunan pengurus Dewan Pimpinan Harian MUI Periode 2010 – 2015, serta Susunan Pengurus Komisi Fatwa MUI Periode 2010 – 2015
  4. Keputusan Hasil Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia tahun 2003, 2006, dan tahun 2009.

Dengan demikian buku “Himpunan Fatwa MUI Sejak 1975” yang diterbitkan oleh Penerbit Erlangga ini layak dijadikan koleksi para Muslimin dan Muslimah Indonesia di rumah, sebagai referensi pendamping mushaf Al-Qur’an dan kitab-kitab kumpulan Hadis. Buku ini juga sangat layak dijadikan referensi para guru agama di sekolah dan dosen Pendidikan Agama Islam di kampus-kampus di seluruh Indonesia. (Adk)

Dapatkan buku ini di toko buku terdekat di kota Anda, kantor cabang PT Penerbit Erlangga www.erlangga.co.id/kantor-cabang atau www.erlanggashop.com/ensiklopedia

(adv/adv)

11
Mar
13

Politik : KPU Ditunggu Sikapi PBB dan PKPI

11 Maret 2013 | 12:39:25

PBB-PKPI Tak Lolos, Jimly: Berikan Kesempatan KPU Bersikap

oleh Hanz Jimenez Salim
Posted: 10/03/2013 14:17
PBB-PKPI Tak Lolos, Jimly: Berikan Kesempatan KPU Bersikap

(ANTARA/Sigid Kurniawan)

Liputan6.com, Jakarta : Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Ashidique meminta masyarakat memberikan waktu kepada KPU terkait Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yang tak lolos verifikasi faktual KPU.

“Beri kesempatan bagi KPU untuk menggunakan kewenangannya dan bersikap,” kata Jimly di Gedung DPR, Jakarta, Minggu (10/3/2013).

Jimly meyakini pekan ini KPU akan mengeluarkan keputusannya soal PKPI dan PBB. Mantan Ketua MK itu menyatakan, KPU mempunyai hak menggunakan kasasi kepada MA.

“Tapi bisa juga kita tidak gunakan hak itu, agar tidak semakin panjang dan ribet. Untuk menjaga kehormatan KPU dan Bawaslu, beri kesempatan untuk bersikap,” ujarnya.

Menurut dia, DKPP akan menghormati keputusan KPU dan tidak akan mengintervensinya. “Kita menghormati keputusan mereka. itu sama pentingnya menjaga independensi,” terang Jimly.

Dia tidak mempermasalahkan adanya penambahan kuota partai atau tidak. “Bisa jadi 11 atau 12 peserta. Kalau 10 partai untuk konsolidasi lebih cepat,” imbuhnya.

Hasil verifikasi faktual KPU ini menimbulkan sengketa. Tak sedikit parpol yang tak lolos seleksi mengajukan gugatan, termasuk Partai Bulan Bintang (PBB). Ketua Dewan Syuro PBB Yusril Ihza Mahendra resmi menggugat KPU ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Jakarta. Gugatan ini menyusul tidak diloloskanya PBB dalam verifikasi faktual KPU.

Meski demikian Jimly menghormati langkah parpol menggugat KPU. Jimly mengimbau parpol yang tak lolos verifikasi untuk berpikir jauh demi kepentingan bangsa. (Frd)

Artikel Pilihan »

11
Mar
13

Kenegarawanan : Demokrasi Politik Oligarkis

http://jakarta45.files.wordpress.com/2012/03/garuda-1.jpg?w=655

Demokrasi dalam Dramaturgi Politik Oligarkis

Thomas Koten* | Kamis, 07 Maret 2013 – 14:29:24 WIB

: 192
Watak serakah elite menghilangkan dimensi luhur kenegaraan.

Asupan dramaturgi politik tak henti-hentinya dipertontonkan para politikus di depan publik. Publik pun menyaksikan drama-drama politik itu dengan penilaian masing-masing.

Salah satu drama politik yang paling aktual adalah pengunduran diri mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum yang diwarnai pidato pengunduran diri yang dikatakannya sebagai lembaran pertama dari halaman-halaman selanjutnya.

Dramaturgi dipopulerkan Aristoteles, filsuf besar zaman Yunani kuno dalam karyanya, Poetics. Aristoteles mendeskripsikan penampilan atau pemanggungan drama-drama politik yang berakhir tragis, serius penuh sinisme, ataupun kisah-kisah komedi.

Menurut Aristoteles, manusia adalah aktor yang berusaha menggabungkan karakteristik personal dan tujuan kepada orang lain melalui “pertunjukan dramanya sendiri”.

Celakanya, semua drama yang dipertontonkan para politikus selalu mengatasnamakan demokrasi. Tidak heran demokrasi pun akhirnya terus “dicurigai” sebagai kotak pandora bagi segala kebejatan dan ketidakpatutan. Bahkan, demokrasi dan partai politik yang diagungkan untuk mentransendensikan penderitaan rakyat dan memberikan pencerdasan politik rakyat, dalam prakteknya lebih dimanfaatkan untuk kepentingan para politikus, termasuk dipakai menjarah uang negara.

Selain itu, demokrasi memerlukan moralitas dan etika publik yang tertanam dalam setiap pelaku demokrasi dalam bentuk kebajikan, ternyata dalam praktiknya pun selalu dikhianati dan senantiasa berjalan tanpa moralitas dan etika publik.

Demokrasi yang harus menjadi jendela pikiran dan batin setiap warga, terutama para politikus agar pembangunan sosial, ekonomi, dan politik dapat berjalan sesuai dengan cita-cita negara kesejahteraan, semakin jauh panggang dari api.

Bahayanya, proyek keberhasilan demokrasi di negeri ini bisa sekadar menjadi bayang-bayang semu, dan Indonesia dapat terjerembab ke dalam situasi bad turn in politics (perkembangan buruk), autokrasi lama. Semua ini dapat terjadi jika “pembusukan” demokrasi tidak segera dimurnikan para politikus di partai politik dan di Senayan dengan cara mengedepankan kearifan dan keadaban politik.

Dari Demokrasi ke Oligarki

Diskursus mengenai fungsi kearifan dan keadaban politik, khususnya dalam demokrasi, bukan sesuatu yang baru di era modern. Filsuf-filsuf Yunani kuno seperti Aristoteles dan Plato telah lebih awal membincangkan secara serius persoalan-persoalan ini.

Bahwa demokrasi bagi kedua filsuf itu tidak lebih dari sebuah sistem politik karena terbalut berbagai kepentingan. Atau, etika dan moralitas dijadikan subordinat politik. Ingat, politik adalah seni hidup bersama dalam mengelola negara dengan panduan etika publik, yang membuat warga dan pelaku politik tidak sekadar hidup, melainkan hidup dengan bijak (euzen).

Itu pula yang kita lihat sekarang ini. Demi pemenuhan kepentingan diri yang egois, demokrasi dikamuflase dan aneka pembusukan politik dilakukan tak peduli persoalan riil di balik panggung drama. Alih-alih, sebagai katalisator dan artikulator rakyat, mereka hanya memperjuangkan kepentingan diri dan kelompok.

Partai-partai politik pun bukan dikembangkan untuk memberikan pencerdasan politik rakyat, tetapi seperti kata Andreas Ufen (2009), berkembang menjadi “partai-partai kartel”, yakni partai yang melekat pada negara, teralienasi dari masyarakat dan didominasi para elite negara.

Alan Hamlin juga pernah mencemaskan hal ini, para politikus dan penguasa berjalan tanpa kearifan, dan keadaban politik yang mengkhianati etika dengan banyaknya politikus terlibat kasus suap dan korupsi, hanya akan membentuk seruan yang menyakitkan; setop demokratisasi.

Pada saat ini memang ketidakpedulian politik terhadap etika politik dan moralitas demokrasi menegas. Bagi mereka, seruan soal etika politik dan moralitas demokrasi hanyalah igauan para pengamat yang cemburu tidak kebagian kekuasaan.

Ini karena kekuasaan bagi mereka adalah hasil pertarungan menang-kalah dalam politik, dan ujung sebuah persekongkolan para politikus yang memiliki kepentingan yang sama, kekuasaan untuk kekuasaan. Di sini demokrasi pun sebenarnya sudah mati di tangan para politikus atau hanya berputar dalam sirkulasi elite-pelaku persekongkolan politik.

Benar kata Mattei Dagon (2003) bahwa sirkulasi elite pada akhirnya merujuk pada posisi piramidal kekuasaan. Tetap ada sentrum yang mengendalikan arah politik maupun di mana posisi publik akan ditaruh dalam kepentingan para elite. Banyak politikus sekarang ini menunjukkan diri tanpa malu sebagai titik akhir dari demokrasi piramidal itu.

Secara terbuka mereka menunjukkan perilaku destruktif meskipun sama sekali tidak bersentuhan dengan kepentingan publik. Mereka pun menciptakan lahan subur bagi tumbuh dan menyebarnya virus suap, korupsi, serta persekongkolan dan perselingkuhan politik.

Selain itu, ketidakberanian para politikus dalam membela kepentingan rakyat dan hanya berorientasi pada kekuasaan dan materi, merupakan bukti nyata kekerdilan dan kebusukan dalam cara berpikir dan berpolitik.

Semua ini merupakan cermin nyata konfigurasi politik Indonesia saat ini. Dalam Moh Mahfud MD (2006) disebut konfigurasi politik oligarkis, konfigurasi politik yang didominasi kelompok elite yang mengerjakan politik melalui transaksi-transaksi yang saling memberikan keuntungan politik.

Etika dan Moral Baru

Dengan sensasi politik transaksional yang penuh persekongkolan dan perselingkuhan di antara politikus yang oligarkis, bukan saja menjerembabkan kekuasaan dalam pembusukan dan membunuh demokrasi, melainkan telah menistakan kekuasaan itu sendiri. Dalam istilah George Bataille, kaum elite yang bersikap aneh telah “memarodi diri sendiri”. Fukuyama (2005) menulis, watak serakah elite menghilangkan dimensi luhur kenegaraan.

Jika ingin watak mulianya negara tetap dan selalu tumbuh, demokrasi substansif harus ditumbuhkembangkan untuk menggairahkan kontrol publik. Namun, itu lebih dimungkinkan jika dalam masyarakat tumbuh suatu tata moral baru, dan dipandu suatu sikap etika yang baru pula. Dari etika baru dapat mendorong lahirnya tata moral baru, dan seterusnya. Dengan lahir dan tumbuhnya tata moral baru, kecerahan hidup dalam masyarakat dan bangsa dapat tercipta.

Yang sangat dibutuhkan saat itu adalah segera dibangun arus politik responsif untuk mendorong perubahan politik ideal, yang dapat melahirkan konfigurasi-konfigurasi politik demokratis serba etis dan penuh moralitas.

Namun, semua ini tergantung pada apakah kaum elite negeri, seperti para politikus di partai politik dan para wakil rakyat di Senayan, sanggup merakit kebesaran jiwanya demi membangun kebangsaan dengan mengutamakan kesejahteraan rakyat di atas puing-puing kejahatan yang mengumpal alur demokratisasi.

*Penulis adalah Direktur Social Developoment Center

Sumber : Sinar Harapan
11
Mar
13

IndoGreenWay : Obat Panjang Umur

Profesor Australia Temukan Obat Panjang Umur

Tribunnews.com – Senin, 11 Maret 2013 11:03 WIB
Profesor Australia Temukan Obat  Panjang Umur
istimewa
ilustrasi

Tribunnews.com, Adeleide – Seorang ilmuwan terkenal Australia Prof David Sinclair mengatakan, dia sudah berhasil membuat jenis obat baru yang bisa mencegah kanker dan penyakit Alzheimer.

Selain itu, menurut Prof Sinclair, obat ini bisa juga membantu manusia untuk hidup sehat sampai usia 150 tahun, namun ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Dalam kertas kerja yang dimuat di Jurnal Science 8 Maret lalu, Prof Sinclair menjelaskan bagaimana mekanisme obat yang bisa membantu tubuh melawan proses penuaan, demikian laporan situs news.com.au.

Menurut ahli genetik dari Universitas New South Wales tersebut, tiga obat itu sekarang sedang diujicobakan pada manusia, untuk mengobat penyakit seperti diabetes Type 2 dan penyakit radang usus.

Menurut Prof Sinclair, yang paling memberikan harapan adalah bahwa obat-obat yang dikembangkan ini bisa mengobati dan mencegah penyakit dalam waktu bersamaan. “Riset saya dikritik karena terlihat sebagai hal yang tidak mungkin terjadi. Namun kertas kerja saya membuktikan itu bisa dilakukan.” kata Prof Sinclair dalam wawancara lewat telepon dari Harvard (AS), tempat dia sekarang bekerja.

Menurut laporan koresponden Kompas di Australia L Sastra Wijaya, obat yang dikembangkan Prof Sinclair akan mengaktifkan enzim SIRT1, yang biasanya akan berfungsi karena diet atau latihan fisik, namun juga bisa diperkuat lewat activator seperti, resveratrol yang terdapat dalam anggur merah.

Dia dan para ilmuwan lain sudah mengembangkan 400 activators sintetis. Setiap activators ini memiliki kadar 100 kali lebih kuat dari segelas anggur merah. Tiga activators terbaik ini sekarang diujicobakan pada manusia.

“Obat yang kami kembangkan memiliki kasiat yang sama seperti orang yang melakukan diet yang sehat dan banyak berolahraga, namun tidak memiliki dampak terhadap berat badan.” kata Prof Sinclair.

Diperkirakan obat ini akan bis dipasarkan untuk mengobati diabetes dalam lima tahun mendatang. Setelah digunakan banyak orang, baru mereka bisa menilai manfaat lainnya dari obat-obatan tersebut. “Kita akan bisa melihat data dari 10 ribu orang, dan melihat apakah mereka lebih sehat dan hidup lebih lama dibandingkan yang lain.” kata Prof Sinclair.

Dalam uji terhadap binatang, tikus kegemukan yang diberi resveratrol sintetis bisa berlari dua kali lebih jauh dari tikus biasa, dan hidup 15 persen lebih lama. “Perkiraan saya adalah kita akan bisa menunda dimulainya seseorang terkena penyakit, sehingga mereka tidak akan menderita penyakit kronis di usia 50-60 tahunan,” tambah Prof Sinclair. Dengan itu, diperkirakan kita semua akan tetap sehat sampai usia di atas 100 tahun.

Editor: Gusti Sawabi  |  Sumber: Kompas.com

Susu Kedelai Ternyata Berbahaya Lo!

http://www.phylopop.com/2012/04/susu-kedelai-ternyata-berbahaya-lo.html

Download disini:

https://www.dropbox.com/s/6j842vzmgd89dmc/HATI-HATI%20DENGAN%20KEDELAI.rar

>> Sebarluaskan artikel ini.

 Susu Kedelai Ternyata Berbahaya Lo!

Oleh : dr. Indiradewi HestinignsihTahukah Anda? Susu kedelai bermanfaat jika produk kedelai telah terfermentasi. Namun ”tidak” bermanfaat jika produk tersebut adalah non-fermentasi.
The Cancer Council of New South Wales, Australia telah memperingatkan penderita kanker untuk menghindari makanan yang berbahan dasar kedelai. Peringatan tersebut dilatarbelakangi oleh karena kedelai non-fermentasi akan mempercepat pertumbuhan kanker.
Produk kedelai terbagi menjadi 2 jenis, yakni produk yang terfermentasi adalah tempe, kecap, miso, natto dan kecambah kedelai. Dilain sisi terdapat produk NON-FERMENTASI seperti misalnya tahu dan susu kedelai, dan lainnya.
Pada produk kacang kedelai yang non-fermentasi terdapat kandungan zat yang diyakini membawa dampak buruk dan perlu diperhatikan, diantaranya seperti:
Kanker Tiroid

A)    Goitrogen – komponen yang mengganggu fungsi tiroid, dapat menyebabkan hypotiroid dan juga beresiko menyebabkan kanker tiroid. Untuk terjadi kanker, tergantung banyaknya dan usia. Berdasarkan Soy Online Service, bayi seharusnya tidak mengonsumsi kedelai sama sekali. Bagi orang dewasa, hanya dengan 30 mg isoflavone (termasuk komponen goitrogen) per hari cukup mengganggu fungsi tiroid. Takaran isoflavon yang perlu diwaspadai ini ada pada 5-8 ons susu kedelai.

B)    Asam Phytic – Kedelai mengandung asam Phytic, yaitu asam yang dapat menghalangi penyerapan mineral seperti misalnya zat besi, kalsium, tembaga, dan terutama seng dalam saluran pencernaan.
Gangguan penyerapan mineral dalam saluran pencernaan.
Seng dibutuhkan untuk perkembangan dan fungsi otak serta sistem syaraf. Juga berperan penting dalam mengendalikan mekanisme kadar gula darah sehingga melindungi dari diabetes serta menjaga kesuburan.
Pada proses fermentasi kandungan asam phytic ini jauh berkurang sampai pada level aman untuk segala umur.
C)    Penghambat Trypsin – mengurangi kemampuan untuk mencerna protein. Pemberian produk kedelai yang non-fermentasi pada bayi dan anak secara teratur akan mengganggu pertumbuhannya. Kacang-kacangan lain yang memiliki kandungan penghambat trypsin yang tinggi adalah kacang lima.
Gangguan pertumbuhan
D)    Nitrat – bersifat karsinogen (penyebab kanker), terbentuk pada saat pengeringan, dan zat beracun lysinoalanin terbentuk selama proses alkalin. Berbagai macam zat aditif buatan, terutama MSG (zat aditif yang merusak sel syaraf) telah ditambahkan pada produk kedelai untuk menyamarkan “aroma kacang”nya yang kuat dan memberikan rasa mirip daging.
E)    Phytoestrogen – Biasanya dipakai untuk membantu mengurangi efek produksi estrogen yang rendah dalam tubuh, kini ditemukan sebagai faktor penyebab kanker payudara dan leukemia pada anak.
Sel Kanker
F)    Aluminum – Dari beberapa penelitian telah diketahui adanya hubungan antara keberadaan aluminium dengan penyakit Alzheimer. Tapi tahukah Anda bahwa susu kedelai mengandung aluminium 11 kali (1100 persen) lebih banyak dibandingkan susu formula biasa?!
G)    Mangan – Produk formula kedelai memiliki kandungan mangan berlebih bagi tubuh kita. Mangan dalam tingkat kecil sangat kita butuhkan untuk membantu sel tubuh kita mengumpulkan energi. Tapi jika berlebih, mangan bisa menyebabkan kerusakan otak seperti pada penyakit Parkinson.
Tingkat kandungan mangan di tiap susu bayi berbeda-beda, yaitu:
  • ASI mengandung 4-6 mcg/L.
  • Susu formula bayi biasa (dari sapi) mengandung 30-50 mcg/L.
  • Susu formula kedelai mengandung 200-300 mcg/L!!!
H)    Terlalu Banyak Omega-6. Produk kedelai non-fermentasi mengandung kandungan Omega-6 yang lebih banyak dibandingkan Omega-3. Ketidakseimbangan rasio antara Omega-3 dengan Omega-6 akan membuat kita rentan terkena penyakit kanker, diabetes, penyakit jantung, arthritis, asma, hiperaktif, dan depresi.
Dampak Bagi Anak Laki-Laki
“Pubertas dini (yang disebabkan oleh produk kedelai) bisa meningkatkan resiko anak laki-laki menderita kanker testicular di saat menjelang dewasa, karena telah terpapar berbagai hormone seks terus menerus,” ujar Marcia Herman-Giddens , peneliti dari  University of North Carolina.
Kandungan berlebih isoflavon memiliki sifat feminisasi, yang akan MENGAKIBATKAN UKURAN KELAMIN BAYI LAKI-LAKI JADI LEBIH KECIL DAN KECENDERUNGAN GENETIKA YANG MENGARAH KE HOMOSEKSUALITAS. Beberapa ahli mempersalahkan pengkonsumsian susu formula bayi sebagai salah satu faktor kecenderungan genetika anak laki-laki menjadi seperti perempuan.
Dampak Bagi Anak Perempuan 
Produk formula kedelai mengandung tingkat hormon sebanyak 240 kali lebih tinggi dibandingkan ASI! Anak-anak perempuan yang memasuki masa pubertas akan beresiko besar menderita kanker payudara dan juga kista rahim jika mengalami gangguan tiroid karena rutin mengonsumsi produk kedelai non-fermentasi.
Dampak Bagi Wanita Muda
Disamping itu juga didapati bahwa dua gelas susu kedelai sehari dalam satu bulan penuh, mengandung cukup komponen kimiawi yang dapat mengganggu siklus menstruasi wanita. Para wanita yang memakai pil-pil kontrasepsi lebih sering mudah marah-marah seiring adanya gangguan hormonal. Hanya dengan 100 gr dari produk kedelai, mengandung komponen estrogenik yang sama dengan satu pil kontrasepsi.
Dampak Bagi Pria Dewasa
phytoestrogen kedelai menghambat enzim yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan hormone testoteron (hormone pria). Penelitian terhadap pejantan hewan-hewan juga telah banyak dilakukan, baik dari belalang sampai dengan cheetah. Dari penelitian-penelitian tersebut didapati bahwa kedelai mengakibatkan para pejantan ini kurang percaya diri, kurang agresif, hasrat seksual menurun, dan jumlah sperma  pun berkurang. Dampaknya pada manusia terlihat lebih lambat daripada pada hewan. Tapi tetap saja berdampak negatif jika kedelai secara rutin diberikan pada pria. (klikdokter.com).

5 Minuman Sehat untuk Raih Berat Badan Ideal

DuniaFitnes.comDuniaFitnes.com – Min, 10 Mar 2013 07:00 WIB

Sangatlah penting memiliki variasi menu diet untuk mencapai target badan ideal yang Anda inginkan. Termasuk memberikan variasi terhadap minuman yang Anda konsumsi.

5-Minuman-Sehat-untuk-Raih-Berat-Badan-IdealSaat ini, banyak sekali minuman di pasaran yang mengandung gula tinggi, pewarna dan pemanis buatan yang tidak jelas asal-usulnya. Tubuh kita tidak akan berada pada kondisi kesehatan yang maksimal dengan terus mengkonsumsi minuman tersebut.

Berikut 5 minuman sehat alami yang bisa Anda konsumsi untuk memaksimalkan hasil diet sekaligus meningkatkan kesehatan Anda.

Jus Jeruk

Minuman favorit yang dapat dijadikan sebagai variasi dalam menu diet adalah jus jeruk atau orange juice. Orange juice memiliki kesegaran natural dan mudah dalam penyajiannya. Selain itu, jus jeruk kaya akan kandungan vitamin C dan fitonutrisi yang menyehatkan. 8 ons orange juice setara dengan kandungan potassium pada pisang. Dengan banyaknya kandungan vitamin dan nutrisi di dalamnya, orange juice telah dipercaya banyak orang dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Jus Apel

Jus apel menjadi minuman yang wajib ada dalam menu diet Anda. Penyajian yang tepat adalah tanpa gula karena apel memiliki kandungan gula yang cukup untuk mendapatkan rasa manis. Jus apel segar mengandung banyak vitamin dan mineral yang bermanfaat. Asam malat yang terkandung pada apel dapat menjadi tenaga tambahan saat latihan. Pepatah lama yang mengatakan ‘an apple a day can keep the doctor away’ telah teruji kebenarannya, setelah banyak penelitian klinis yang membuktikan buah apel dapat mencegah penyakit jantung dan menurunkan kolesterol.

Jus Cranberry

Minuman sehat lainnya adalah jus cranberry. Kemampuan antioksidan dari jus cranberry telah dikenali sejak lama, yaitu sebagai pengobatan untuk infeksi saluran urine. Sifat asam jus cranberry mampu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi. Jus cranberry dalam menu diet Anda membuat Anda dalam kondisi yang fit setiap harinya.

Jus Anggur Merah

Anggur merah kurang lebih mengandung 154 kalori dalam setiap 8 ons penyajian. Kulit anggur merah mengandung senyawa resveratol yang diyakini memiliki kemampuan mencegah kanker. Kandungan resveratol anggur merah lebih banyak daripada anggur putih. Selain itu, anggur merah merupakan buah yang kaya potasium dan vitamin C untuk menunjang keberhasilan diet Anda.

Jus Tomat

Jus tomat menjadi minuman paling populer di kalangan para pelaku diet karena hanya mengandung 53 kalori dan berbagai nutrisi penting seperti potasium, lycopene, vitamin C dan beta-karoten yang berguna menjaga kesehatan mata dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Selain minuman di atas, Anda dapat pula mengombinasikan beberapa buah dan sayur seperti mangga, nanas, wortel, dan bayam. Dengan menggabungkan buah dan sayuran segar tersebut, tentunya manfaat kesehatan yang Anda dapatkan akan lebih banyak.

Selamat menikmati menu sehat Anda dan salam hidup sehat. (dan)

BACA JUGA : Ingin Tambah Berat Badan? Ini Caranya!

Artikel Terpopuler

Bercinta Ternyata Mempertajam Otak

Albertina S.C. | Sabtu, 09 Maret 2013 – 19:23:31 WIB

: 139

(Dok/Corbis)
Semakin banyak bercinta, semakin besar sel saraf yang tumbuh.
Berhubungan seks dapat membuat otak Anda makin cemerlang, terutama pada pasangan baru.
PAVIA– Bercinta dapat membuat otak Anda lebih cemerlang. Peneliti menemukan pertumbuhan saraf yang cukup pesat pada pasangan baru yang sedang menikmati hubungan seksual mereka.  Saraf ini berada di wilayah otak yang bertanggung jawab terhadap kewaspadaan. Bercinta secara teratur juga dapat meningkatkan kekuatan otak Anda, menurut penelitian baru ini.Daily Mail, Selasa (5/3), melaporkan bahwa tes darah  yang dilakukan pada orang yang baru jatuh cinta menunjukkan kenaikan pertumbukan saraf yang penting untuk kewaspadaan, kesejahteraan, dan mental.Para peneliti memeriksa darah dari tiga kelompok yang berbeda: mereka sedang dimabuk asmara, pasangan yang sudah lama menjalin cinta, dan para lajang.Kelompok pertama menunjukkan tingkat pertumbuhan saraf yang tinggi dibandingkan dengan pasangan yang sudah lama berelasi mapun para bujangan, menurut laporan yang dikerjakan para ilmuwan dari University of Pavia, Italia.

Namun, tingkat pertumbuhan saraf ini semakin lama semakin merosot pada pasangan yang sudah lama tinggal bersama. Ini semakin jelas menunjukkan bahwa manfaat kesehatan dari pertumbuhan saraf ini terjadi selama masa-masa awal hubungan asmara. Karenanya, studi ini menyimpulkan bahwa tingkat kesehatan saraf “secara signifikan lebih tinggi pada mereka yang sedang jatuh cinta dibandingkan pasangan yang sudah lama menjalin kasih dan para jomblo.

’’Memperkuat Otak


Studi ini menunjukkan pula bahwa sering bercinta tidak hanya mengurangi stres, tetapi meningkatkan kekuatan otak. Bisa jadi, bintang pop Madonna yang memahami betul arti temuan ini. Sebab, penyanyi “Like a Virgin’ yang selalu terbuka bicara tentang rahasia seksnya ini memiliki IQ 140 atau ‘mendekati level jenius.” 

 
Temuan studi baru diperkuat oleh oleh sebuah studi terpisah yang mempelajari kesehatan mental tikus yang digelar peneliti Princeton University di Amerika Serikat.Pada akhir penelitian, para peneliti menemukan bahwa tikus yang lebih aktif secara seksual tidak sekadar mengalami pertumbuhan sel saraf yang lebih banyak, tetapi juga memiliki hormon stres yang lebih sedikit dalam sistem mereka.Studi terhadap tikus yang dipublikasikan dalam jurnal PLos ONE ini mengatakan, hubungan seksual merangsang pertumbuhan sel-sel di hippocampus, bagian otak yang bertanggung jawab terhadap memori dan proses belajar.Faktor seperti stres dan depresi terbukti memperkecil hippocampus, namun olahraga serta bercinta dapat menangkal efek tersebut.

Selain itu, bercinta sebenarnya dapat melindungi sel-sel otak terhadap bahaya penurunan akibat pertambahan usia.

“Ada beberapa bukti bahwa orang tua yang aktif secara seksual cenderung kurang mengalami demensia,” kata Dr Ghosh.

Seks juga menyebabkan peningkatan aliran darah ke otak, yang mengangkat kadar oksigen.

‘Pemindai MRI menunjukkan bahwa selama orgasme neuron di otak lebih aktif dan menggunakan lebih banyak oksigen,” Barry Komisaruk, profesor psikologi di Rutgers University dan ahli seks dan neuroscience terkemuka menjelaskan.

“Rupanya semakin aktif neuron, semakin banyak oksigen yang ditarik neuron dari darah– sehingga lebih oksigen dalam darah yang dipasok ke wilayah tersebut, memberikan pasokan nutrisi segar,” dia menambahkan.

Seperti juga meningkatkan sel-sel otak, berhungan seks juga bisa mempertajam pikiran perempuan, kata Dr Ghosh. Itu karena lonjakan hormon seks, khususnya testosteron, yang dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan reaksi pada waktu-waktu yang dibutuhkan.

Pakar relasi Tracey Cox, dari toko online erotis Lovehoney.co.uk, mengatakan ada penelitian mapan yang menunjukkan bahwa hubungan seks secara rutin dapat membantu kesehatan.

“Tingkat hormon oksitosin naik sekitar 500 persen selama berhubungan seks–membuat kita merasa santai dan juga membantu tidur,” kata dia.

“Pria yang orgasme tiga kali atau lebih dalam seminggu cenderung hidup lebih lama daripada mereka yang hanya satu atau sama sekali tidak orgasme.”

Penelitian yang dilakukan oleh Lovehoney juga menemukan bahwa orang yang secara teratur menggunakan perangkat seks dua kali lebih mungkin merasa puas dengan kehidupan seks mereka dibandingkan mereka yang tidak memakai alat bantu seks.

Sumber : Daily Mail

Mahasiswa UNY manfaatkan biji nangka buat donat

Minggu, 10 Maret 2013 21:42 WIB |

Pewarta: Sutarmi

Yogyakarta (ANTARA News) – Tim mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta memanfaatkan biji nangka untuk membuat kue donat yang diberi nama Dobina.

“Biji nangka merupakan sumber karbohidrat, protein, dan energi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan yang potensial. Biji nangka juga merupakan sumber mineral yang baik,” kata koordinator tim mahasiswa Senja Dewi di Yogyakarta, Minggu.

Menurut dia, pembuatan donat merupakan salah satu cara mengolah makanan agar dapat bervariasi dan memenuhi cita rasa. Meskipun banyak variasi, yang paling penting dari pembuatan kue donat adalah bahan bakunya yakni tepung.

“Tepung biji nangka mengandung nilai gizi lebih tinggi dibandingkan dengan tepung terigu. Pembuatan tepung biji nangka, yakni mencuci biji nangka kemudian merebusnya hingga matang untuk membuang getahnya,” katanya.

Ia mengatakan, biji nangka yang sudah masak didinginkan kemudian dipotong tipis-tipis dan dikeringkan di bawah sinar matahari kemudian digiling untuk dijadikan tepung. Untuk mendapatkan tepung yang halus, tepung diayak terlebih dulu agar terpisah dari serat-serat yang masih kasar.

“Dari hasil komparasi bisa disimpulkan bahwa tepung biji nangka mengandung karbohidrat, lemak, protein, dan amilum yang lebih baik dibandingkan dengan tepung terigu,” katanya.

Menurut dia, selama ini masyarakat hanya memanfaatkan daging nangka, sedangkan bijinya belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, biji nangka mengandung karbohidrat cukup tinggi yakni dalam 100 gram biji nangka mengandung karbohidrat sebesar 36,7 gram.

Kandungan karbohidrat biji nangka, kata dia, memang lebih rendah dibandingkan dengan beras. Kandungan karbohidrat 100 gram beras sebesar 78,9 gram.

“Dua kilogram biji nangka sebanding dengan satu kilogram beras. Biji nangka dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan pangan yang cukup bergizi karena masih adanya kandungan zat lain yang lebih tinggi dibandingkan dengan makanan penghasil karbohidrat lainnya seperti zat besi dan vitamin B1,” katanya.

Anggota tim mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas MIPA UNY yang melakukan penelitian berjudul “Komparasi Uji Karbohidrat, Lemak, Protein, dan Amilum antara Donat Tepung Biji Nangka dan Donat Tepung Terigu” itu adalah Gibson SH Marbun, Pambudi Tedjo YR, dan Ragil Nurjannah R.***4***

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2013

Bit, Ubi Bersahaja dengan Manfaat Canggih

Albertina S.C. | Senin, 11 Maret 2013 – 21:43:11 WIB


(Foto/Alamy)
Bit, juga sering disebut ubi merah bit memiliki beragam manfaat kesehatan.
Selain manis, bit ampuh menurunkan tekanan darah, melawan kanker, dan meningkatkan daya tahan.

JAKARTA – Dengan rasa manis, warna merah ruby, bit menjadi makanan favorit. Tetapi, tumbuhan yang kerap disebut ubi bersahaja ini memiliki manfaat yang lebih jauh dari itu. Bit dapat meningkatkan kebugaran dan membantu mencegah kanker, menurut laporan Daily Mail, akhir pekan silam.

Manfaat utama dari bit berasal dari nitrat dalam kadar yang sangat tinggi. Kandungan nitrat dalam bit sekitar 20 kali lebih banyak daripada kebanyakan sayuran lain.

Memang reputasi nitrat rada buruk akibat pengunaannya sebagai bahan tambahan makanan. Beberapa penelitian pada hewan mengaitkan penggunaan komersial nitrat terhadap kanker. Badan Kesehatan Dunia menetapkan batas atas penggunaan nitrat pada angka 30 gram. Meski begitu, studi terbaru menunjukkan nitrat dalam bit menurunkan tekanan darah.

Penurun Tekanan Darah
Sebuah studi yang dilakukan oleh Queen Mary University di London, Inggris, pada 2010  menemukan bahwa hanya minum satu gelas ukuran 250ml jus bit sehari secara dramatis menurunkan tekanan darah selama beberapa jam. Studi juga menggambarkan semakin tinggi tekanan darah, semakin besar pula penurunan tekanan darah yang diamati akibat jus bit itu tadi.

Sebuah studi baru yang dilakukan oleh Baker Heart and Diabetes Institute di Melbourne, Australia, menemukan dengan minum segelas jus bit ukuran 500 ml menyebabkan penurunan tekanan darah yang signifikan setelah enam jam. Jika jus bit dikonsumsi secara luas, peneliti mengatakan penurunan sepuluh persen kematian akibat penyakitkardiovaskular bisa saja terjadi.

Mengapa nitrat dalam bit begitu ampuh?

Nitrat menurunkan tekanan darah karena bakteri di mulut dan usus mengubahnya menjadi gas oksida nitrat, yang merenggangkan dan memperlebar pembuluh darah, sehingga darah beredar lebih bebas.

Pendorong Otak
Sebuah studi yang dilansir tahun silam oleh para peneliti Wake Forest University di North Carolina, Amerik Serikat, tahun silam,  menemukan bit dapat memperlambat perkembangan demensia.

Diperkirakan ini terjadi lantaran oksida nitrat dalam bit meningkatkan aliran darah ke otak. Kandungan asam folat dalam bit ini sekitar 75 persen dari asupan tunjangan harian yang direkomendasikan (RDA) di AS—setara dengan dua atau tiga umbi bit kecil. Penelitian sebelumnya berpendapat bahwa nutrisi dalam bit tersebut dapat melindungi pasien Alzheimer.

Melawan Kanker
Betacyanin, pigmen yang memberikan warna yang kaya pada bit, adalah antioksidan kuat yang telah terbukti memiliki sifat antikanker.

Pada 2011, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Howard University di Washington, Amerika Serikat, menemukan bahwa betacyanin memperlambat 12,5 persen pertumbuhan tumor prostat dan sel-sel kanker payudara. Perlu penelitian lebih banyak lagi untuk melihat apakah mengkonsumsi bit akan memiliki efek antikanker yang sama.

Tinggi Serat
Terapis gizi Dr  Elisabeth Philipps merekomendasikan bit atau beetroot untuk masalah pencernaan.

“Beetroot tinggi serat dan 100 gram porsi—dua atau tiga bit kecil—membantu mengatur gerakan usus besar,” kata dia. Bit, dia menambahkan, “Juga mengandung senyawa yang disebut betaine yang menormalkan pengeluaran asam lambung.”

Senyawa tersebut meningkatkan kadar asam dalam perut jika punya Anda tidak cukup dan bertindak sebagai antacid atau penetral asam, jika Anda memproduksi terlalu banyak. ‘Beetroot mendukung hati juga, ” dia menambahkan.

‘Antioksidan vulgaxanthin, betalain dan betanin meningkatkan produksi glutathione, suatu zat yang membantu hati memproses racun.”

Di dalam Pink
Antara 10-14 persen dari populasi mengalami fenomena yang dikenal sebagai beeturia –ketika urin berubah merah muda– setelah makan bit. Ini biasanya terjadi ketika seseorang mengkonsumsi bit dalam porsi besar.

“Mengapa itu terjadi masih belum dipahami, meskipun hal tersebut dikaitkan dengan anemia,” kata Dr Phillips. “Jika ada perubahan warna urine setelah Anda makan bit, tak perlu khawatir.”

Sumber : Daily Mail
07
Mar
13

Sejarah : Ide Serangan Umum dari Sultan Hamengku Buwono IX

Dokumen intelijen sebut ide Serangan Umum dari Sultan HB IX

Reporter : Parwito

Rabu, 6 Maret 2013 19:06:28

sultan Hamengkubuwono IX. blogspot.com

 Ide Serangan Umum 1 Maret 1949 berasal dari Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengkubuwono IX berdasarkan dokumen yang disimpan Departemen Luar Negeri Belanda. Hal ini diungkapkan sejarawan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Suhartono.
“Dokumen penting itu berupa tulisan tangan Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) IX dengan kop surat di kanan atas ‘Hamengkoe Boewono, Menteri Negara’ mengenai serangan umum. Dokumen itu saya temukan di arsip Departemen Luar Negeri Belanda,” katanya di Yogyakarta, Rabu (6/3).

Menurut dia pada diskusi “Keberhasilan Serangan Umum 1 Maret 1949″, setelah mendengar siaran UNO, Sultan HB IX menyusun ide pokok untuk mengadakan serangan umum. Dalam dokumen itu juga ada perintah untuk menangkap lurah-lurah antek NICA.

Bahkan, kata dia, dalam dokumen tersebut juga terdapat foto-foto gerobak sapi yang merupakan alat transportasi saat revolusi dan “press conference” langsung Sultan HB IX dengan wartawan asing yang mengelilingi beliau.

“Setelah membaca dokumen tulisan Sultan HB IX tersebut saya berkesimpulan bahwa ide Serangan Umum 1 Maret 1949 dari raja keraton. Secara umum ide serangan umum itu sangat spesifik dengan intelijen tinggi,” katanya.

Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada (UGM) itu mengatakan dokumen tulisan tangan Sultan HB IX dua lembar bolak balik itu ditemukan intelijen Belanda di Kepatihan Yogyakarta, kemudian dibawa ke Belanda.

Selain itu, juga ditemukan dokumen dengan kop “Sangat Rahasia” dalam bahasa Belanda yang berisi laporan Jenderal Belanda kepada Pemerintah Belanda di Den Haag.

“Laporan itu menjelaskan bahwa aksi 1 Maret 1949 merupakan tindakan permusuhan yang berasal dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat,” katanya dikutip antara.

Sebelumnya pada 1 Maret lalu, adik mantan Presiden Soeharto, Probosutedjo menyebut kakaknya adalah aktor Serangan Umum 1 Maret.

[tts]

 

Kumpulan berita :
# Sejarah Indonesia

Follow Berita # Sejarah Indonesia

07
Mar
13

Politik : Hukum Pemilu Tidak Berkepastian Bagi PKPI

Minggu, 3 Maret 2013 16:22 WIB

PKPI Masih Optimis Lolos Jadi Peserta Pemilu 2014

Ralian Jawalsen Manurung

Bendera partai politik (ilustrasi)

Bendera partai politik (ilustrasi)

“Saya sudah hubungi beberapa pihak, hanya dedemit yang belum.”

JAKARTA, Jaringnews.com – Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) optimis bisa lolos menjadi peserta Pemilu 2014.

Seperti diketahui, KPU tetap menyatakan PKPI tak lolos peserta Pemilu 2014 meski sidang ajudikasi Bawaslu memutuskan partai ini lolos.

“Kita sadar bahwa kita harus meninggalkan ketertinggalan tersebut. Sejak saya dilantik 2010 sebagai ketua umum, saya langsung melakukan konsolidasi, hasilnya 2012 kita dapat terbentuk 33 DPD, 460 DPC Kabupaten kota dari 497, dan dari sekitar 4.562, kita bisa mencapai 4.560 kecamatan,” ujar Ketua Umum PKPI Sutiyoso di Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspinas) III, Grand Cempaka, Jakarta, Sabtu (2/3).

Sutiyoso justru mempertanyakan sikap KPU yang menafikan keputusan Bawaslu soal PKPI.

“Upaya untuk lolosnya PKPI menjadi parpol peserta Pemilu sudah saya lakukan, dengan menghubungi berbagai pihak, dan bahkan melakukan konsultasi. Hanya dedemit saja yang belum saya hubungi,” kelakar Bang Yos–panggilan Sutiyoso.

Mantan Panglima Kodam Jaya ini mengimbau para pengurus kader PKPI untuk bekerja keras.

“Kalau saya mau, banyak partai tawarin saya untuk masuk partai, tapi saya tetap mau berjuang bersama kawan-kawan. Dan berjuang mati-matian bersama saudara,” ujar Sutiyoso.

(Ral / Nky)

PKPI Siap Buat Kejutan di Pemilu 2014

Penulis: ayk | 03/03/2013.

sgl pkpi PKPI Siap Buat Kejutan di Pemilu 2014

(foto beritamanando)

Jakarta () bakal membuat kejuatan di Pemilu 2014 nanti. Kendati KPU menolak untuk menjalankan rekomendasi Bawaslu untuk mengikutkan sebagai salah satu peserta Pemilu, namun bakal membuat suatu gebrakan lewat gabungan Partai Politik (Parpol) yang tidak diikutkan Pemilu 2014.

Hal ini dikatana , dalam di Jakarta seperti yang ditirukan , Santy Gerald Luntungan, Minggu (3/3).

“PKPI siap menjadi wadah bagi partai-partai yang tidak lolos verifikasi oleh KPU untuk berjuang melalui “rumah bersama” dalam Pemilu 2014, untuk kemudian menggoyang Senayan,” kata Luntungan menirukan apa yang disampaikan Sutiyoso.

Menurutnya, goyangan tersebut akan dahsyat sekali, bak badai yang menerjang Senayan kalau dari hasil Pemilu 2014 tampil tokoh-tokoh seperti MS Kaban dari PBB, Roy BB Janis dari PDP dan tokoh besar lainnya dari berbagai Parpol bergabung dalam rumah bersama.

Menurut Luntungan, sebenarnya sebelum 2012 partainya sudah menyiapkan calegnya sendiri. Namun dengan adanya perkembangan bahwa PKPI lolos verifikasi, maka partai yang semula tergabung dalam Aliansi Partai Politik Penegak Konstitusi (AP3K) kini harus mengakomodasi tokoh-tokoh partai yang tidak lolos untuk menjadi caleg PKPI.

“Kami akan dengan kedua belah tangan terbuka menerima mereka yang hendak bergabung di PKPI,” katanya.(enk)

Tags: , , , , , , ,

Kamis, 07/02/2013 14:19 WIB

Hadapi Pemilu 2014, 17 Partai Kecil Melebur di PKPI

Nur Khafifah – detikNews
Foto: Nur Khafifah, detikcom

Jakarta – Setelah dinyatakan Bawaslu lolos ke Pemilu 2014, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) langsung menggalang koalisi. 17 Partai kecil melebur bersama PKPI guna menghadapi Pemilu 2014.

“17 Parpol aliansi kekuatannya 11,4 persen. Dari jumlah suara sebenarnya cukup signifikan,” kata Sutiyoso dalam konferensi pers peleburan 17 parpol menjadi PKPI di Kantor DPP PKPI di Jl Diponegoro no 63, Jakarta Pusat, Kamis (7/2/2013).

Sutiyoso menghitung jumlah suara sah pada Pemilu 2009 lalu adalah 104.048.118 suara. Perolehan suara partai yang duduk di DPR kala itu mencapai 85.000.637 atau 81,7 persen.

“Jumlah suara 17 partai kita 11.812.000 jadi 11,4 persen,” hitungnya.

Meskipun koalisi sudah dibentuk namun PKPI juga mempersiapkan berbagai kemungkinan. Termasuk menuntut jika KPU menolak meloloskannya ke Pemilu 2014.

“Ada 3 yang masih menunggu di Bawaslu yakni PPN, PDP, dan Partai Republik. Kita juga harus siap kalau ada kemungkinan terburuk KPU membatalkan keputusan itu,” tegasnya.

Hadir dalam konferensi pers tersebut petinggi 17 parpol anggota Aliansi Parpol Penegak Konstitusi. PKP, PDP, PBB, Partai Keadilan, Partai Buruh, PDS, PPN, PKNU, NasRep, SRI, Partai Kongres, Partai Republik, PKBIB, PKNU, PRN, dll.

(van/mad)

MA: Beda pendapat Bawaslu dan KPU tidak diatur dalam UU

Reporter : Baiquni

Senin, 4 Maret 2013 15:58:52

Gedung Mahkamah Agung. Merdeka.com/Arie Basuki

0

Mahkamah Agung (MA) telah mengeluarkan fatwa tentang perbedaan pendapat antara Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU), terkait putusan partai politik peserta Pemilu 2014. Fatwa itu berisi pandangan mengenai putusan Bawaslu yang meloloskan PKPI tidak terdapat dalam ketentuan perundangan-undangan.

“Kami sudah memberikan fatwa yang secara umum menyatakan kalau beda pendapat antara Bawaslu dengan KPU, itu UU Nomor 8 Tahun 2012 tidak mengatur,” ujar Ketua MA Hatta Ali usai menghadiri peluncuran buku biografi ‘Mahfud MD Terus Mengalir’ di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (4/3).

Sebelumnya, Bawaslu mengajukan permohonan fatwa terkait perbedaan pendapat yang terjadi antara Bawaslu dan KPU soal kewenangan Bawaslu yang meloloskan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) sebagai partai politik peserta Pemilu 2014. Dalam UU Pemilu, kewenangan Bawaslu tersebut tidak diatur.

Hal itu membuat KPU memilih untuk tidak menjalankan putusan Bawaslu tersebut. Ini karena KPU menilai putusan tersebut tidak bersifat final dan mengikat karena berkaitan dengan verifikasi partai politik.

Terkait dengan permohonan fatwa ini, Ketua Umum PKPI Sutiyoso pun melakukan konsultasi dengan mengunjungi Ketua Muda Tata Usaha Negara (TUN) Paulus Effendi Lotulung membicarakan upaya hukum yang dapat dilakukan. Sutiyoso juga mendatangi MK untuk melakukan penjajakan sebelum mengajukan judicial review.

[tyo]
Kumpulan berita :
# Bawaslu
# Kpu
# Mahkamah Agung
Follow Berita # Bawaslu

Kolom Pemilu

PKPI tanpa harapan, PBB tunggu kepastian

Penulis : Didik Supriyanto

Jumat, 8 Maret 2013 17:17:59

Yusril Ihza Mahendra. ©2012 Merdeka.com

18
Kisruh status kepesertaan Partai Keadilan dan Persatuan atau PKPI mulai reda. Memang, Ketua Umum PKPI Sutiyoso dkk terus bergerak agar bisa menjadi peserta Pemilu 2014. Tetapi banyak pihak mulai paham akan substansi masalah, sehingga keputusan KPU untuk menolak perintah Bawaslu, mulai dipahami.Meredanya kisruh PKPI, segera diganti oleh ketidakjelasan nasib Partai Bulan Bintang atau PBB. Meskipun, Kamis (7/3) kemarin, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta, mengabulkan gugatan PBB atas keputusan KPU tentang partai politik peserta Pemilu 2014, bukan berarti PBB pasti jadi peserta Pemilu 2014. Nasib PBB masih menggantung.Dalam keputusan KPU tentang peserta pemilu, nama PBB memang tidak ada. Menurut KPU, PBB tidak lolos verifikasi administrasi dan faktual, sehingga tidak memenuhi syarat menjadi peserta pemilu.Atas keputusan KPU itu, PBB bersama PKPI dan 12 partai lainnya mengajukan sengketa ajudikasi ke Bawaslu. Setelah sidang maraton, Bawaslu memutuskan, PBB dan 12 partai politik lainnya memang tidak layak menjadi peserta pemilu, sehingga keputusan Bawaslu menguatkan keputusan KPU. Hanya PKPI memenuhi syarat, sehingga Bawaslu minta agar KPU menyertakan PKPI sebagai peserta Pemilu 2014.Putusan Bawaslu tersebut membuat Sutiyoso percaya diri, seakan-akan partainya sudah pasti menjadi peserta Pemilu 2014. Padahal beberapa hari kemudian, KPU menolak menjalankan perintah Bawaslu. Artinya, KPU tetap tidak menyertakan PKPI dalam daftar peserta pemilu.

Banyak pihak menyarankan agar PKPI menggugat KPU ke PTTUN. Namun PKPI memilih jalan lain, menekan KPU dengan beragam aksi sambil meminta fatwa MA. PKPI merasa keputusan Bawaslu sudah final dan mengikat, sehingga tidak ada alasan untuk tidak dijalankan. Jadi, PKPI tidak perlu menempuh jalur hukum lagi.

Kini situasi berbalik. PBB lagi beruntung karena PTTUN mengabulkan gugatannya, sementara PKPI sudah kehilangan harapan. MA belum menjawab permintaan fatwanya. Namun fatwa MA kepada Bawaslu –secara diam-diam Bawaslu juga minta fatwa ke MA– tidak secara tegas membenarkan keputusan Bawaslu. Wajar saja kalau KPU tetap pada putusannya: tidak menyertakan PKPI pada Pemilu 2014.

Tetapi nasib PBB juga belum jelas. Meskipun mantan Ketua Umum PBB yang juga kuasa hukum partai itu, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa KPU tidak bisa banding atas putusan PTTUN, KPU berpandangan lain. Menurut Ketua KPU Husni Kamil Manik, pihaknya mempertimbangkan untuk kasasi ke MA.

Apakah MA akan menerima kasasi KPU? Pertanyaan ini penting, karena jika membaca peraturan MA tentang tata cata penyelesaian sengketa pemilu, sepertinya MA tidak membuka peluang KPU untuk kasasi. Sebab, kesempatan banding ataupun kasasi hanya diberikan kepada partai politik sebagai pihak yang dirugikan oleh putusan KPU.

Namun jika membaca fatwa MA kepada Bawaslu, tersirat bahwa KPU sebagai penyelenggara pemilu berhak untuk mempertahankan keputusannya. Dengan demikian, bisa saja KPU kasasi atas putusan PTTUN. Lagi pula, dogma hukum mengatakan, demi keadilan dan kepastian hukum, para pihak yang merasa dirugikan putusan lembaga peradilan (tingkat rendah) berhak banding dan kasasi.

Dengan demikian, nasib PBB belum pasti, bisa-bisa semakin tidak jelas seperti terjadi pada PKPI. Padahal tahapan pemilu terus berjalan. Pertengahan bulan ini KPU akan menetapkan daerah pemilihan DPRD, lalu pada awal April akan memasuki tahap pencalonan anggota DPR, DPD dan DPRD.

Inilah kelemahan sistem hukum pemilu: semakin banyak aturan semakin tidak ada kepastian hukum, semakin banyak lembaga terlibat semakin hasilnya tidak jelas.

[tts]
Kumpulan berita :
# Kolom Pemilu
# Pemilu 2014

Follow Berita # Kolom Pemilu

PKPI Enggan Ikuti PBB ke PTTUN

Jumat, 08 Maret 2013, 17:10 WIB

Komentar : 0
Antara
Ketua Umum PKPI Sutiyoso

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menyatakan tak akan ikut jejak langkah Partai Bulan Bintang (PBB). Ini menyusul kemenangan PBB di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) untuk bisa ikut menjadi peserta pemilu.

“Sudah dapat jawaban dari PTTUN bahwa PKPI tidak perlu mengajukan gugatan karena sudah diputus menang di Bawaslu. Jadi aneh kalau kemudian KPU tidak mau melaksanakannya,” kata Ketua Umum PKPI Sutiyoso melalui pesan singkatnya kepada Republika, Jumat (8/3).

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan PBB dan PKPI tidak bisa ikut pemilu 2014. Mereka dianggap tak memenuhi syarat untuk lolos tahap verifikasi.

PBB dan PKPI mengajukan adjudikasi ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Namun, nasib keduanya berbeda. Gugatan PBB ditolak oleh Bawaslu, sementara PBB diterima. Meski pun hingga saat ini KPU belum juga menetapkan PKPI sebagai peserta pemilu.

PBB kemudian mengadukan nasib ke PTTUN dan kemudian dikabulkan. PTTUN pun meminta KPU untuk memasukan PBB menjadi peserta pemilu bersama dengan 10 partai yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Reporter : Muhammad Hafil
Redaktur : Mansyur Faqih
2.193 reads
Berita Terkait:

Jalan berliku PKPI dan PBB menuju pemilu

Reporter : Laurencius Simanjuntak

Jumat, 8 Maret 2013 08:39:02

Yusril Ihza Mahendra. ©2012 Merdeka.com

8

Kekisruhan sepertinya lumrah terjadi saban persiapan pemilu di negeri ini. Untuk Pemilu 2014, keributan diawali oleh persoalan verifikasi partai politik calon perserta Pemilu 2014.

KPU sudah meloloskan 10 parpol sebagai peserta, sementara 24 lainnya dinyatakan gagal. Namun, dua dari 24 parpol yang sudah dinyatakan tidak lolos mendapat angin segar.

Adalah Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dan Partai Bulan Bintang (PBB) yang masih mempunyai peluang untuk mengikuti Pemilu 2014. PKPI berpeluang karena dimenangkan oleh Bawaslu lewat sidang adjudikasi. Sementara PBB, dimenangkan oleh Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN). Dalam sidang adjudikasi sebelumnya, PBB kalah.

Baik Bawaslu maupun PT TUN sudah memerintahkan KPU untuk mengikutsertakan PKPI dan PBB menjadi peserta Pemilu 2014. Namun, persoalannya tidak semudah perintah bos terhadap bawahan.

Untuk kasus PKPI, KPU menolak keputusan Bawaslu. Baik KPU maupun Bawaslu bersikeras bahwa mereka sama-sama berpegang pada UU Pemilu. Kasus ini akhirnya sampai ke Mahkamah Agung (MA). Adalah Bawaslu yang meminta fatwa kepada MA mengenai sengketanya dengan KPU.

Fatwa MA akhirnya keluar. Isinya, memberi hak kepada Bawaslu memiliki keputusan berbeda dengan KPU. Namun, fatwa MA juga menilai bahwa Bawaslu tidak dapat mengeluarkan keputusan terkait sengketa verifikasi parpol.

“Terhadap perintah penerbitan Keputusan KPU tidak diatur mekanisme saling gugat-menggugat di Pengadilan karena kedudukan KPU dan Bawaslu adalah sama-sama sebagai lembaga penyelenggara Pemilihan Umum,” bunyi fatwa bernomor 34/KMA/HK.01/II/2013 tertanggal 21 Februari 2013 yang diteken Ketua MA Hatta Ali.

Hingga kini, belum ada kemajuan status PKPI meski fatwa MA sudah keluar. Dengan kata lain, nasib partai yang dipimpin Sutiyoso itu masih belum jelas, apakah bisa ikut Pemilu 2014 atau tidak.

Harapan lebih cerah nampaknya diperoleh PBB. Sebab, partai besutan Yusril Ihza Mahendra itu menang lewat jalur hukum, bukan adjudikasi. Kini, KPU belum mempunyai sikap resmi terkait kemenangan PBB di PT TUN.

Anggota KPU, Sigit Pamungkas, kemarin mengatakan peluang pihak mengajukan kasasi masih fifty-fifty. KPU masih harus mengadakan rapat pleno untuk mempelajari putusan PT TUN, untuk kemudian bersikap. Namun, pleno yang dijadwalkan semalam masih batal terlaksana.

Di sisi lain, ada juga pendapat rencana KPU melakukan kasasi terhadap putusan PT TUN tidak berdasar. Sebab, putusan PT TUN dinilai sudah final dan mengikat.

Koordinator LSM Pemilu Sigma, Said Salahuddin, menjelaskan ketentuan pasal 269 ayat (11) Undang-Undang Pemilu menyebutkan KPU wajib menindaklanjuti putusan PT TUN atau putusan MA paling lama tujuh hari kerja?

“Karena pada frasa ayat itu muncul kata ‘atau’, maka kewajiban KPU untuk melaksanakan perintah pengadilan (MA) itu bersifat alternatif. Cukup atas dasar putusan PT TUN saja, tanpa harus menunggu putusan MA,” ujarnya.

Dengan adanya pendapat itu, bukan tidak mungkin perang tafsir undang-undang kembali lagi terjadi seperti kasus PKPI. Namun kali bukan antara KPU dan Bawaslu, melainkan antara KPU dengan PBB, atau bahkan pegiat pemilu. Jalan menuju pemilu memang masih sangat panjang dan berliku.

[dan]
Follow Berita # Kpu

Jumat , 08 Mar 2013 18:16 WIB

Massa PKPI Bentrok dengan Polisi di Depan KPU

Skalanews – Aksi Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Indonesia (AMPI) bersama dengan sejumlah kader Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) di depan Komisi Pemilihan Umum (KPU) berakhir ricuh.

Dalam aksinya massa menuntut KPU untuk mematuhi putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan menjalankan fatwa Mahkamah Agung (MA) yang meloloskan PKPI sebagai peserta Pemilihan Umum tahun 2014 mendatang.

“KPU sebagai lembaga penyelenggara Pemilu harus bersikap independen,” kata koordinator lapangan AMPI Icong Ahmad Suherman, Jakarta, Jumat (8/3).

Awalnya aksi itu berlangsung dengan damai dengan diselingi dengan berbagai orasi. Akan tetapi kericuhan lalu terjadi ketika massa berupaya menjebol pagar KPU dengan cara menggoyang dan menaiki pagar itu.

Melihat aksi itu, polisi lalu merangsek maju untuk mencegah aksi yang dilakukan massa. Namun, polisi kewalahan mencegah aksi tersebut. Ditambah antara massa dan polisi saling tarik dan baku pukul pun tak terhindarkan.

Ratusan aparat kepolisian dari satuan Sabhara (Samapta Bhayangkara) dan Brimob dari Polrestro Jakarta Pusat berhasil memukul mundur massa demo hingga membubarkan diri.

Sedikitnya sembilan orang pengunjuk rasa berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. Mereka digiring masuk ke dalam kantor KPU. Saat ditangkap sembilan orang pendemo tersebut sempat dipukuli beberapa kali oleh polisi. (Risman Afrianda/kgi)

Berita Terkait
  1. AMPI Desak KPU Loloskan PKPI Sebagai Peserta Pemilu – Liputan6

    news.liputan6.com/…/ampi-desak-kpu-loloskan-pk – Translate this page

    1 day ago – Mereka mendesak KPU untuk segera mematuhi keputusan Bawaslu dan menjalankan fatwa MA soal PKPI.

  2. Didemo PKPI, KPU Minta Bersabar – m.okezone.com

    news.okezone.com › NewsPolhukam – Translate this page

    18 hours ago – Sebelumnya, sejumlah kader PKPI bersama dengan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Indonesia (AMPI) mendemo Kantor KPU. Mereka

  3. Demo PKPI di KPU Ricuh, Oknum Brimob Cekik Wartawan – Okezone

    news.okezone.com › NewsPolhukam – Translate this page

    23 hours ago – JAKARTA – Sejumlah kader Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Indonesia (AMPI)

  4. 9 Dalang Kericuhan Aksi Demo Simpatisan PKPI Diringkus Polisi

    jaringnews.com/…/-dalang-kericuhan-aksi-demo-si… – Translate this page

    22 hours ago – Para demonstran yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Indonesia (AMPI) itu mendesak agar PKPI diloloskan sebagai

  5. AMPI Desak KPU Loloskan PKPI Sebagai Peserta Pemilu

    sindikasi.net/…/ampi-desak-kpu-loloskan-pkpi-seb… – Translate this page

    23 hours ago – 08/03/2013 15:46 Mereka mendesak KPU untuk segera mematuhi keputusan Bawaslu dan menjalankan fatwa MA soal PKPI….

  6. AMPI Desak KPU Loloskan PKPI Sebagai Peserta Pemilu – In-A-Gist

    inagist.com/all/309967687432425473/ – Translate this page

    1 day ago – AMPI Desak KPU Loloskan PKPI Sebagai Peserta Pemilu http://t.co/6OU8xalnjS by liputan6dotcom 309967687432425473.




Blog Stats

  • 2,249,120 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 124 other followers