Archive Page 76

14
Jan
13

Prasarana : Jakarta Deep Tunnel

Perbandingan Deep Tunnel Jakarta dengan Negara Lain

TEMPO.COTEMPO.CO 

TEMPO.CO , Jakarta – Peneliti sekaligus penggagas Multi-Purpose Deep Tunnel (MPDT), Firdaus Ali menyebut konsep gorong-gorong yang akan diterapkan di Jakarta adalah terobosan. »Ini yang MPDT pertama di dunia yang punya lima fungsi. Kita menerapkan ini berarti lompatan 100 langkah ke depan dibanding negara-negara lain,” ujar Firdaus, Ahad 13 Januari 2013.

Konsep MPDT Jakarta mengadopsi terowongan dari lima negara yaitu Amerika Serikat, Hongkong, Jepang, Malaysia, dan Singapura. Rata-rata di negara-negara itu terowongan bawah tanah hanya satu fungsi. Di Amerika Serikat, Firdaus merujuk pada terowongan yang dibuat di Boston, Massachusets untuk tol bawah tanah. Lalu di Chicago, Illinois untuk kendali banjir; dan Milwaukee, Wisconsin terowongan untuk pengendali limbah.

Di Hongkong dan Singapura, terowongan juga berfungsi sebagai pengendali limbah saja. Pun di Tokyo, Jepang, terowongan bawah tanah berfungsi tunggal untuk pengendali banjir. »Hanya di Malaysia fungsinya dua, untuk jalan tol sekaligus pengendali banjir.”

Layaknya mengumpulkan potongan puzzle, Firdaus merangkai konsep terowongan-terowongan itu menjadi satu. Dia menjelaskan, depp tunnel yang bakal dibangun nanti memborong lima fungsi sekaligus: mengatasi kemacetan, banjir, limbah, menyuplai air baku, dan saluran pipa utilitas (ulitity pipe) untuk serat optik maupun kabel listrik. Inilah hasil kajian dia nyaris sepanjang karir akademiknya, 1992 hingga sekarang.

Negara-negara luar tidak bisa memiliki deep tunnel seperti Jakarta. Karena, mereka tidak punya lima masalah pelik yang harus diatasi sekaligus seperti kota ini. “Mereka buat di sana untuk apa? mereka tidak punya lima masalah seperti Jakarta.” Keunikan konsep MPDT membuat Firdaus diundang ke Shanghai, China untuk presentasi pada 7 Maret nanti.

ATMI PERTIWI

14
Jan
13

Hikmah : Aneka Bijak Islami

Hikmah
Senin, 14 Januari 2013, 08:46 WIB
Berbaik Sangka
Oleh: Nanat Fatah Natsir Rasulullah SAW selalu mencontohkan kepada para sahabatnya untuk berbaik sangka terhadap semua orang. Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa suatu ketika Rasulullah mengutus Umar untuk menarik…
Sabtu, 12 Januari 2013, 23:59 WIB
Tiga Misi Risalah Kenabian
Oleh: Dr Muhammad Hariyadi, MARasulullah SAW menjalankan misi kenabian selama 23 tahun, 10 tahun di Makkah dan 13 tahun di Madinah. Misi tersebut dijalankan Rasulullah dengan sukses disertai rida…
Sabtu, 12 Januari 2013, 18:01 WIB
Meneladani Insan Kamil
Oleh: Ina Salma Febriani Kesempurnaan adalah sebuah keniscayaan yang sejatinya hanya ada dalam zat Tuhan, Allah SWT.Jika seluruh alam semesta lengkap dengan isinya tunduk pada Sang Maha Pencipta, maka bagaimana…
Jumat, 11 Januari 2013, 12:56 WIB
Keutamaan Bertobat
Oleh: Moch HisyamAda seorang tukang kayu yang amat mencintai seorang budak wanita milik tetangganya. Suatu hari pemilik budak itu mengutusnya ke suatu desa untuk sebuah keperluan. Si tukang kayu…
Jumat, 11 Januari 2013, 04:00 WIB
Semangat Bekerja Keras
REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Dr HM Harry Mulya Zein Tahun baru 2013 baru saja kita jalani. Di tahun ini, semangat bekerja keras dan berusaha harus kita terus tingkatkan. Setiap umat Islam, menjaga…
Kamis, 10 Januari 2013, 12:34 WIB
Kejujuran Mahkota Kehidupan
Oleh: A Riawan Amin”Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati.” (QS Ghafir: 19). “Sesungguhnya Rabb-mu benar-benar mengawasi.” (QS al-Fajr: 14).Suatu hari, Khalifah Umar bin…
Rabu, 09 Januari 2013, 23:59 WIB
Pentingnya Sikap Istiqamah
Oleh: Dr Muhammad Hariyadi, MAKecerdasan akal merupakan karunia Allah dan modal untuk meraih tujuan dan cita-cita.  Namun, modal tersebut belum cukup sebab kecerdasan akal harus dilengkapi dengan kecerdasan spiritual…
Rabu, 09 Januari 2013, 13:01 WIB
Manajemen Emosi
Oleh: Muhbib Abdul Wahab Dalam sebuah peperangan, Ali bin Abi Thalib—Karramallahu wajhah—terlibat duel dengan salah satu jawara kaum musyrik. Ia berhasil menjatuhkan lawannya. Ketika Ali hendak membunuhnya, sang musuh…
Selasa, 08 Januari 2013, 09:01 WIB
Usia dan Dosa
Oleh: Dr A Ilyas IsmailFudhail bin Iyadh merupakan salah seorang sufi yang hidup semasa dengan Khalifah Harun al-Rasyid. Suatu hari, ia berjumpa seorang kakek tua yang sedang bersandar di…
Senin, 07 Januari 2013, 19:08 WIB
Siapakah Tuhanmu?
Oleh: Ustaz Yusuf Mansur “Siapakah Tuhanmu?” Jika ditanyakan kepada semua orang, termasuk diri kita sendiri, jawabannya suka meyakinkan, Allah adalah Tuhanku, tak ada yang lain. Terkadang agar lebih meyakinkan, pakai…

14
Jan
13

Khazanah : Bunga Rampai Islami

Khazanah
Senin, 14 Januari 2013, 08:29 WIB
Metodologi Tafsir Fazlur Rahman (2-habis)
Pendekatan historisPendekatan historis dalam memahami kandungan Alquran juga perlu dilakukan. Dengan demikian, kita bisa memahami kondisi aktual masyarakat Arab ketika Alquran diturunkan dan melihat relevansinya dengan masa sekarang dengan…
Senin, 14 Januari 2013, 08:10 WIB
Metodologi Tafsir Fazlur Rahman (1)
REPUBLIKA.CO.ID, Salah satu pemikiran Fazlur Rahman yang menjadi perbincangan dunia adalah pendapatnya tentang metodologi penafsiran Alquran. Menurutnya, Alquran sebagai firman Allah pada dasarnya adalah suatu kitab mengenai prinsip-prinsip serta…
Senin, 14 Januari 2013, 08:10 WIB
Hikmah di Balik Kisah Talut vs Jalut
REPUBLIKA.CO.ID, Meski terjadi keberagaman versi rincian kisah, perjalanan Talut tersebut melahirkan banyak hikmah yang dapat menjadi pelajaran bagi muslimin. Salah satu hikmah yang dapat dipetik yakni menaati pemimpin. Dalam…
Senin, 14 Januari 2013, 08:00 WIB
Kisah Talut vs Jalut (3-habis)
REPUBLIKA.CO.ID, Namun nafsu menguasai sebagian besar pasukan Talut. Mereka pun melanggar perintah pemimpin mereka dengan meminum air sungai tersebut sepuas-puasnya. Dari 70 ribu pasukan, hanya sekitar 300an orang saja…
Senin, 14 Januari 2013, 07:54 WIB
Jalan Hidup Sang Pembaru (2-habis)
Karya TulisPada pertengahan 1980-an, di dalam sebuah kamar di Rumah Sakit Chicago, Fazlur Rahman yang divonis menderita diabetes dan penyakit jantung menulis di atas tempat tidurnya. Di sampingnya, putranya…
Senin, 14 Januari 2013, 07:42 WIB
Kisah Talut vs Jalut (2)
REPUBLIKA.CO.ID, Shammil pun menengadahkan tangannya, berdoa meminta Allah mengutus seorang raja yang akan memimpin Bani Israil. Allah pun memberinya petunjuk. Di pagi hari, seorang pemuda tampan, gagah perkasa, shalih…
Senin, 14 Januari 2013, 07:24 WIB
Kisah Talut vs Jalut (1)
REPUBLIKA.CO.ID,  Kisah Talut dan Jalut bermula ketika Bani Israil mengalami masa suram nan gelap. Pasca Nabi Musa wafat, kondisi agama mereka makin lama makin terkikis. Padahal saat Yusya bin…
Senin, 14 Januari 2013, 07:23 WIB
Jalan Hidup Sang Pembaru (1)
REPUBLIKA.CO.ID, Prof Dr Fazlur Rahman adalah cendekiawan Muslim yang dikenal di seluruh dunia sebagai pembaru Islam. Karena keluasan pengetahuan dan kecemerlangan pemikirannya, tokoh kelahiran Pakistan ini dianggap sebagai salah…
Senin, 14 Januari 2013, 07:01 WIB
Ilmuwan Muslim Pendiri Ilmu Kesetimbangan
REPUBLIKA.CO.ID,Oleh: Heri Ruslan Ilmuwan Muslim terpandang di zaman kekuasaan Dinasti Abbasiyah ini dikenal sebagai ahli matematika. Menurut JJ O’Connor dan EF Robertson, matematikus Muslim dari abad ke-9 M itu telah…
Senin, 14 Januari 2013, 06:52 WIB
Abu al-Fida:  Sejarawan Muslim dari Dinasti Mamluk (3-habis)
REPUBLIKA.CO.ID, Selain dikenal sebagai seorang pejuang dan penguasa, Abu al-Fida juga merupakan seorang ilmuwan Muslim terpandang di abad ke-14 M. Salah satu karya fenomenal Abu al-Fida adalah bukunya yang berjudul…

14
Jan
13

Kebudayaan : Cacarakanisasi JaBoDeTaBek Strategik

KARTU NAMA 4545 2(2)

Menimbang jatidiri budaya nusantara penting dikokohkan, mengingat 6 Aksara Tradisi Nusantara sudah terdaftar di Unicode Consortium yaitu Aksara2 Bugis, Bali, Batak, Rejang, Sunda & Jawa (contoh Javanese Script ISO # 10646), memperhatikan bahwa Bogor sdh ber Papan Nama Jalan jg beraksara Cacarakan Sunda, maka JaDeTaBek patut meniru aksi Cacarakanisasi di Bogor, merujuk pula keberadaan ber-abad2 daripada pelabuhan laut nusantara Sundakelapa d/h Nusaklapa;
Pandji R Hadinoto, GERAKNUSA (Gerakan Karakter/Aksara/Kuliner Nusantara) twitter : @geraknusa
14
Jan
13

MiGas : Satuan Kerja Khusus MiGas

Sabtu, 12 Jan 2013 00:07 WIB
Jakarta, (Analisa). Presiden SBY menyatakan, di tengah kebutuhan energi nasional yang makin meningkat, pemerintah terus meningkatkan jumlah pasokan energi dari sumber dalam negeri. Namun perusahaan dalam negeri belum mampu meningkatkan pasokan dengan signifikan.
“Untuk meningkatkan suplai, satu-satunya cara adalah meningkatkan investasi migas. Saya berkali-kali mengundang perusahaan-perusahaan dalam negeri terutama Pertamina untuk meningkatkan investasi di dalam negeri. Setelah kita hitung ternyata belum cukup menggarap energi, maka saya undang perusahaan dari negara-negara sahabat. Ini terjadi di negara manapun,” tutur SBY di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/1).Diakui SBY, perusahaan dalam negeri termasuk Pertamina memang belum bisa maksimal menggarap sektor energi di dalam negeri. Jadi menurut SBY tak salah jika perusahaan asing migas diundang untuk ikut menggarap sumber energi di Indonesia.”Yang penting segala usaha Migas apakah dilakukan perusahaan dalam negeri atau luar negeri diatur dengan benar. Dicegah adanya praktik-praktik yang tidak benar. Itulah peran dari SKK Migas, dan semua pihak yang memberikan pengawasan dari sektor ini,” jelas SBY.

Pada kesempatan tersebut, SBY mengumumkan penunjukan Rudi Rubiandini menjadi Kepala Satuan Kerja Khusus Minyak Dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Susilo Siswoutomo jadi Wakil Menteri ESDM yang posisinya kosong karena Rudi menjadi Kepala SKK Migas.

Susilo Jadi Wamen ESDM dan Rudi Jadi Kepala SKK Migas

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara resmi menunjuk Rudi Rubiandini sebagai Kepala Satuan Kerja Khusus Minyak Dan Gas Bumi (SKK Migas).

Jabatan Rudi Rubiandini sebagai Wakil Menteri ESDM sebelumnya akan digantikan oleh Susilo Siswoutomo.

“Dari sekian banyak calon dengan fit and proper test yang kami jalankan. Saya menetapkan Profesor DR Rudi Rubiandini sebagai Kepala SKK Migas,” kata SBY di Istana Merdeka, Jumat (11/1).

“Yang bersangkutan pernah duduk di BP Migas 3 tahun. Sudah memahami gambaran tugas dan kewajibannya. Dan tantangan yang dihadapi sebagai Kepala SKK Migas,” imbuh SBY.

Sementara itu, sambung SBY, berhubung Wamen ESDM mempunyai penugasan baru maka ditunjuk Susilo Siswoutomo menjadi Wakil Menteri ESDM baru.

“Saya mengangkat Susilo Siswoutomo menjadi Wakil Menteri ESDM. Beliau staf khusus Menteri ESDM dan punya pengalaman dalam pengusahaan sektor migas,” ungkap SBY.

Susilo memang mempunyai pengalaman 33 tahun bekerja di perusahaan migas yaitu Mobil Oil dan ExxonMobil.

SBY Cerita Sejarah BP Migas dan Pertamina

SBY mengatakan, BP Migas merupakan lembaga negara yang dibentuk pada era Presiden Megawati Soekarnoputri. BP Migas yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden dibentuk dengan niat dan tujuan yang baik. Tugas BP Migas yang sebelumnya dipegang Pertamina tak boleh terjadi karena ada benturan kepentingan.

“Kita berpikir lebih baik ada satu institusi yang independen tidak berada di Pertamina dan tidak langsung di Kementerian ESDM. Kalau di Pertamina, Pertamina sendiri adalah perusahaan migas, bagaimana mungkin tidak terjadi benturan kepentingan manakala Pertamina mengatur segala usaha migas, belum lagi kalau ada kepentingan-kepentingan tertentu di Pertamina,” tegas SBY di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/1).

Kemudian, lanjut SBY, lembaga seperti BP Migas juga tidak bisa berada di bawah Kementerian ESDM. Alasannya, karena Kementerian ESDM selaku pemerintah lebih banyak bertindak sebagai pembuat kebijakan dan regulasi.

“Akan menjadi sulit manakala pengaturan bisnis hulu migas disatukan di Kementerian ESDM. Itulah tujuan dibentuknya BP Migas saat itu,” imbuh SBY.

SBY melanjutkan saat pembubaran BP Migas oleh Mahkamah Konstitusi (MK) akhir tahun lalu. “Untuk menghindari kekosongan yang bisa menimbulkan keguncangan iklim investasi, maka dengan cepat setelah dibubarkan MK, kita tata struktur yang sementara dipimpin Menteri ESDM. Setelah kami telaah, saya memutuskan tidak tepat kalau Kepala SKK Migas dirangkap Menteri ESDM,” ungkap SBY.

Karena itu SBY membentuk SKK Migas yang punya kepala dan pimpinan sendiri agar bisa menjalankan tugas-tugasnya secara profesional dan akuntabel.

Serta diyakini SBY bisa memberantas penyimpangan apapun dalam pengaturan kegiatan hulu migas.

“Karena aset yang dikelola SKK Migas sangat besar, bisa mencapai ribuan triliun. Oleh karena itu kita pastikan organisasi ini benar-benar kredibel dan akuntabel serta bisa menjalankan tugas dengan baik. Dari sekian calon (Kepala SKK Migas) dilakukan fit and proper test dan saya tetapkan Prof DR. Rudi Rubiandini menjadi Kepala SKK Migas,” papar SBY.

Rudi, ujar SBY, pernah bertugas di BP Migas dan dinilai memahami tanggung jawab dan kewajibannya sebagai Kepala SKK Migas. (dtc)

 

13
Jan
13

Historia : Seputar Sumpah Pemuda 28-10-1928

Tonggak Pergerakan Pemuda

Mohammad Hatta, Nazir Pamuntjak, Achmad Soebarjo, Soekiman Wirjosandjojo adalah mereka yang memulai Indonesia di usia yang sangat muda.

Alfred Simandjuntak Pencipta Lagu Patriotik

Lagu Nasional berjudul Bangun Pemudi Pemuda karya Alfred Simandjuntak, nyaris mengancam jiwanya. Lantaran lagu yang diciptakannya dinilai sangat patriotik, nama Alfred pun masuk daftar orang yang dica

Senin, 29 Oktober 2012 | 20:08 WIB

W.R. Soepratman really understood the characters of the movement leaders in the Indonesische Clubgebouw building, located in the Kramat area, such as Muhammad Yamin, Soegondo Djojopoespito, and Mohamm

Senin, 29 Oktober 2012 | 19:47 WIB

The Youth Pledge Museum was established in the early 20th century. Located at Jalan Kramat Raya No.106, Central Jakarta, the owner of this building was Sie Kong Liang. Around 1908, Sie Kong Liang turn

Senin, 29 Oktober 2012 | 05:41 WIB

Keempat anaknya mendekat ke telinga Sunario dengan suara pelan (agar tidak mengganggu pasien lain) menyanyikan lagu Indonesia Raya, Halo-halo Bandung.

Senin, 29 Oktober 2012 | 05:20 WIB

ohammad Tabrani Soerjowitjitro bungkam seribu bahasa ketika ditanya soal konsep penyelenggaraan Kongres Pemuda Pertama.

Senin, 29 Oktober 2012 | 05:14 WIB

Caranya, beberapa orang sengaja ia perintahkan mengobrol dengan kepala polisi rahasia dan sejumlah pejabat Belanda yang hadir.

Senin, 29 Oktober 2012 | 05:07 WIB

Hampir dibubarkan dinas intelijen politik Belanda, Politieke Inlichtingen Dienst (PID).

Minggu, 28 Oktober 2012 | 19:24 WIB

Mereka menyuarakan urgensi gerakan pemuda antikorupsi dan dukungan untuk Teten.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 19:08 WIB

Mereka sering berdiskusi soal konsep persatuan nasional.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 19:02 WIB

Muhammad Yamin, Aboe Hanifah, Amir Sjarifuddin, A.K. Gani, Mohammad Tamzil, atau Assaat dt Moeda, pernah tinggal di sana.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 18:46 WIB

Kegiatan tersebut juga sengaja digelar bersamaan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda untuk mengajak pemuda peduli lingkungan.

Tonggak Pergerakan Pemuda

Mohammad Hatta, Nazir Pamuntjak, Achmad Soebarjo, Soekiman Wirjosandjojo adalah mereka yang memulai Indonesia di usia yang sangat muda.

Alfred Simandjuntak Pencipta Lagu Patriotik

Lagu Nasional berjudul Bangun Pemudi Pemuda karya Alfred Simandjuntak, nyaris mengancam jiwanya. Lantaran lagu yang diciptakannya dinilai sangat patriotik, nama Alfred pun masuk daftar orang yang dica

Minggu, 28 Oktober 2012 | 18:22 WIB

Tarian ini diciptakan oleh Susi Hanan Fadillah, pemilik Sanggar tari Wisanggeni Purbalingga.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 16:19 WIB

Ia akhirnya dibebaskan, tapi sejak itu Soepratman sakit-sakitan.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 16:09 WIB

Di Makassar W.R. Soepratman bekerja di kantor seorang pengacara Indo-Belanda yang tertarik pada pergerakan kebangsaan Indonesia.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 15:47 WIB

Van Eldik pernah membawanya bergabung dengan kelompok musik Black and White Jazz Band.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 15:41 WIB

Tepuk tangan panjang mengiringi akhir lagu yang kini dikenal sebagai lagu kebangsaan Indonesia.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 15:21 WIB

“Seperti lagu Wilhelmus untuk bangsa Belanda,” tulisnya dalam surat kepada Van Eldik di Makassar.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 15:14 WIB

Untuk mengikrarkan Sumpah Pemuda, sejumlah tokoh berpindah-pindah tempat

Minggu, 28 Oktober 2012 | 14:52 WIB

Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dulu namanya Indonees, Indonees.Judul diubah ketika WG Supratman, yang menciptakan, sudah meninggal

Minggu, 28 Oktober 2012 | 14:38 WIB

Bagaimanakan sosok Sunario Sebenarnya?

Minggu, 28 Oktober 2012 | 14:28 WIB

Nama Sunario sebagai salah satu tokoh penting manifesto politik tahun 1925 tersamarkan oleh kebesaran Hatta

Tonggak Pergerakan Pemuda

Mohammad Hatta, Nazir Pamuntjak, Achmad Soebarjo, Soekiman Wirjosandjojo adalah mereka yang memulai Indonesia di usia yang sangat muda.

Alfred Simandjuntak Pencipta Lagu Patriotik

Lagu Nasional berjudul Bangun Pemudi Pemuda karya Alfred Simandjuntak, nyaris mengancam jiwanya. Lantaran lagu yang diciptakannya dinilai sangat patriotik, nama Alfred pun masuk daftar orang yang dica

Minggu, 28 Oktober 2012 | 14:07 WIB

Sunario berpean aktif dalam dua peristiwa penting: Sumpah Pemuda dan Manifesto 1925.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 13:52 WIB

Benarkah Manifesto 1925 itu lebih penting daripada Sumpah Pemuda?

Minggu, 28 Oktober 2012 | 13:40 WIB

Kata “Indonesia” menjadi tanah air adalah ciptaan Indonesische Vereniging.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 13:24 WIB

Semangat muda Hatta bertemu dengan spirit para senior di Belanda.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 13:08 WIB

Soekarno selalu terbuka untuk bertukar pikiran dengan pemuda.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 13:04 WIB

Ketika pemuda sedang getol-getolnya mempersiapkan Kongres Pemuda.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 12:29 WIB

Sebelum ikrar Sumpah Pemuda dikumandangkan, bangsa Indonesia terpecah belah, mendirikan organisasi sesuai sukunya masing-masing

Minggu, 28 Oktober 2012 | 12:10 WIB

Bung Karno termasuk yang paling tegas menentang pemakaian bahasa Jawa sebagai bahasa persatuan.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 12:06 WIB

Bung Karno telah melakukan dan menyelesaikan tugas sejarah kebangsaan dan kemanusiaannya.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 11:39 WIB

Amir mundur sebagai wazir dan menjadi oposan pemerintah.

Tonggak Pergerakan Pemuda

Mohammad Hatta, Nazir Pamuntjak, Achmad Soebarjo, Soekiman Wirjosandjojo adalah mereka yang memulai Indonesia di usia yang sangat muda.

Alfred Simandjuntak Pencipta Lagu Patriotik

Lagu Nasional berjudul Bangun Pemudi Pemuda karya Alfred Simandjuntak, nyaris mengancam jiwanya. Lantaran lagu yang diciptakannya dinilai sangat patriotik, nama Alfred pun masuk daftar orang yang dica

Minggu, 28 Oktober 2012 | 11:28 WIB

Peran Amir cukup menentukan Kongres Pemuda II.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 11:24 WIB

Hari Sumpah Pemuda yang jatuh hari ini jadi trending topics di Twitter

Minggu, 28 Oktober 2012 | 11:12 WIB

Dalam Kongres Pemuda II, 1928, Amir datang sebagai wakil Jong Bataks Bond.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 10:34 WIB

Sampai tua, Soegondo masih senang dibelikan buku sebagai oleh-oleh.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 10:32 WIB

Soegondo memilih tetap tinggal di Kota Baru, Yogyakarta sampai akhir hayatnya.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 10:24 WIB

Soegondo mondok bareng Soekarno di rumah HOS Cokroaminoto.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 10:08 WIB

Ia sudah memimpin berbagai organisasi pada usia 23 tahun.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 09:42 WIB

Mohammad Yamin memiliki gagasan nekat dalam merumuskan ikrar Sumpah Pemuda, meski Belanda terus mengawasi selama 24 jam

Minggu, 28 Oktober 2012 | 09:36 WIB

Ia sering menghadiri rapat-rapat umum meski belum masuk partai politik.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 09:20 WIB

Soegondo memang piawai dalam berpidato dan tangkas memimpin rapat.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 09:18 WIB

Mohammad Yamin memiliki peran penting dalam Kongres Pemuda II. Dia yang membuat rumusan ikrar Sumpah Pemuda

Minggu, 28 Oktober 2012 | 09:07 WIB

Mohammad Tabrani Soerjowitjitro merupakan tokoh kunci dalam Kongres Pemuda Pertama yang menolak Bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan

Minggu, 28 Oktober 2012 | 08:54 WIB

Awalnya, Bahasa Melayu akan dijadikan bahasa persatuan seiring akan digelarnya Kongres Pemuda Pertama

Minggu, 28 Oktober 2012 | 08:24 WIB

Menuju kongres Pemuda II yang menjadi cikal bakal persatuan pemuda di pelopori oleh beberapa pemuda dari berbagai suku

Minggu, 28 Oktober 2012 | 03:55 WIB

Rekayasa Sukarno berbeda dengan rekayasa sejarah pada masa Orde Baru.

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 21:29 WIB

Bagi pria kelahiran Jakarta, 14 Juni 1983, hari itu menandakan pemuda selalu berani.

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 19:06 WIB

Lirik ditulis 10 menit. Aransemen di studio kurang lebih 15 menit. Jadilah Dari Mata Sang Garuda.

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 18:48 WIB

Ditantang Prambors, mereka menonton film Ksatria Baja Hitam untuk melahirkan lagunya.

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 17:20 WIB

Merah putih berkibar begitu gagah<br /> Cerminan akan bangsa yang perkasa<br /> Kuhormati dengan penuh rasa bangga<br /> Indonesiaku bersatu sepanjang masa

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 17:06 WIB

Membuat lagu nasionalis yang penting adalah menunjukkan semangat positif.

Tonggak Pergerakan Pemuda

Mohammad Hatta, Nazir Pamuntjak, Achmad Soebarjo, Soekiman Wirjosandjojo adalah mereka yang memulai Indonesia di usia yang sangat muda.

Alfred Simandjuntak Pencipta Lagu Patriotik

Lagu Nasional berjudul Bangun Pemudi Pemuda karya Alfred Simandjuntak, nyaris mengancam jiwanya. Lantaran lagu yang diciptakannya dinilai sangat patriotik, nama Alfred pun masuk daftar orang yang dica

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 17:02 WIB

Lagu nasionalis yang harus dibuat untuk bangsa Indonesia adalah lagu yang menyemangati dan membuat berpikir positif.

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 16:12 WIB

Tubuhnya mungkin sudah renta. Namun Alfred Simanjuntak tetap berkarya. Sejumlah lagu telah dibuat. Tempo memwawancarai 16 Oktober lalu di kediamannya.

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 15:40 WIB

Sang komponis punya kisah tentang tiga sahabatnya. Mereka juga komponis besar.

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 15:29 WIB

Sembari menyanyikan beberapa syair, Alfred hangat menerima wartawan Tempo. Berikut wawancaranya.

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 15:22 WIB

Sembari menyanyikan beberapa syair, Alfred hangat menerima wartawan Tempo. Berikut wawancaranya.

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 14:58 WIB

Dengan musik, Alfred berdialog dengan Tuhan.

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 14:10 WIB

“Saya bisa bermain piano, organ, dan biola,” kata Alfred.

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 13:52 WIB

Aktivis buruh dan perempuan Dita Indah Sari mengatakan sumpah pemuda merupakan penghargaan sebuah pluralisme bangsa.

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 13:40 WIB

“Jasa Cornel hanya diabadikan pada sebuah taman kecil 5×5 meter di Jatinegara, yang kini tak terawat,” kata dia.

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 13:32 WIB

Teman dekat Alfred itu adalah Cornelis Simanjuntak, Liberty Manik, dan Binsar Sitompul.

Tonggak Pergerakan Pemuda

Mohammad Hatta, Nazir Pamuntjak, Achmad Soebarjo, Soekiman Wirjosandjojo adalah mereka yang memulai Indonesia di usia yang sangat muda.

Alfred Simandjuntak Pencipta Lagu Patriotik

Lagu Nasional berjudul Bangun Pemudi Pemuda karya Alfred Simandjuntak, nyaris mengancam jiwanya. Lantaran lagu yang diciptakannya dinilai sangat patriotik, nama Alfred pun masuk daftar orang yang dica

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 12:24 WIB

Ketika Tempo salah menyebut judul Bangun Pemuda Pemudi, Alfred langsung meralat.

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 11:30 WIB

Spirit kebangsaan membuat pemuda saat itu nekat menyanyikan Bangun Pemudi Pemuda di lapangan terbuka.

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 10:38 WIB

Entah dapat info dari mana, Gus Dur meminta Alfred Simanjuntak membuat hymne Partai Kebangkitan Bangsa.

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 10:27 WIB

Akibat lagu perjuangan, dia terancam ditangkap polisi rahasia Jepang, Kempetai.

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 10:22 WIB

Menurut maestro pencipta lagu perjuangan ini, pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa.

Sabtu, 27 Oktober 2012 | 10:18 WIB

Dialah pencipta lagu yang mengobarkan semangat pemuda di kala pendudukan Jepang.

11
Jan
13

Historia : Manifesto 1925

Manifesto 1925 di Atas Sumpah Pemuda  

Diorama di Museum Sumpah Pemuda, Jln. Kramat Raya, Jakarta, Museum inilah yang dahulu digunakan para pemuda untuk berjuang melawan penjajahan dan dari tempat ini pula lahirlah Sumpah Pemuda pada 28-10, 1928 TEMPO/Subekti.

Minggu, 28 Oktober 2012 | 13:52 WIB

Manifesto 1925 di Atas Sumpah Pemuda

TEMPO.CO, Jakarta – Perjuangan pelajar Indonesia di Belanda melahirkan banyak karya intelektual. Dalam majalah Indonesia Merdeka (sebelumnya bernama Hindia Poetra), terdapat tulisan yang disebut Manifesto 1925.

Seperti dikutip Edisi Khusus Sumpah Pemuda Majalah Tempo, isi manifesto menyangkut ketegasan sikap: (1) Rakyat Indonesia sewajarnya diperintah oleh pemerintah yang dipilih mereka sendiri; (2) Dalam memperjuangkan pemerintahan sendiri itu tidak diperlukan bantuan dari pihak mana pun dan; (3) Tanpa persatuan kukuh dari pelbagai unsur rakyat tujuan perjuangan itu sulit dicapai. Tulisan ini sampai ke tanah air dan secara sembunyi-sembunyi dijadikan bahan bacaan populer.

Sejarawan Asvi Warman Adam mengutip Sartono Kartodirdjo menyebut Manifesto 1925 itu lebih penting daripada Sumpah Pemuda. Ini karena di dalamnya terdapat tiga prinsip dasar unity (persatuan), fraternity (kesetaraan), dan liberty (kemerdekaan, terilhami dari semangat revolusi Prancis liberte-egalite-fraternite yang meruah-ruah kala itu.

Namun, siapa yang menulis manifesto itu? Tak diketahui karena seperti tadi diungkapkan, tak ada byline dalam majalah itu. Namun, Indonesia Merdeka mengukuhkan kehendak sekumpulan intelektual muda yang dadanya buncah dengan semangat zaman.

Hatta pulang dari Belanda pada 1932. Ia konsekuen membantu melahirkan republik ini dengan jalan berliku sebelum kemudian memproklamasikannya dengan Soekarno pada 1945. Keduanya kemudian ditahbiskan menjadi presiden dan wakil presiden pertama. Seperti diungkapkannya dalam pleidoi berjudul Indonesia Vrij di hadapan tuan-tuan hakim pengadilan Den Haag 1928, mengutip pujangga Belgia Rene de Clercq:

Er is maar een land,
dat mijn land kan zijn,
Het groeit met de daad,
En die daad is mijn.

Hanya ada satu negara,
yang menjadi negaraku
Ia tumbuh dengan perbuatan,
dan perbuatan itu perbuatanku.

PDAT | MAJALAH TEMPO | YANDI

Baca juga:
Edisi Khusus Tempo.co Sumpah Pemuda
Hatta, Motor Perjuangan Pemuda di Belanda

Hatta dan Kata Indonesia

Wawancara A. Simanjuntak, Pengarang Bangun Pemudi Pemuda
Naskah Sumpah Pemuda Tak Orisinal?

Kenapa Sukarno Ubah Sumpah Pemuda?




Blog Stats

  • 2,149,937 hits

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 117 other followers