Archive Page 53

07
May
13

Politik : KPU Tak Loloskan CaLeg ?

Caleg PKS, PPP dan PKPI Tak Ada yang Lolos

TEMPO.CO, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum menyatakan sebanyak 4.701 dari 6.577 calon legislator yang tak memenuhi syarat lantaran dokumen administrasinya tak lengkap. Jika tak dilengkapi pada masa perbaikan, calon legislator tersebut bisa dicoret dari daftar.  “Setelah masa perbaikan tidak ada lagi kesempatan untuk melengkapi,” kata anggota KPU Hadar Nafis Gumay usai pemaparan hasil verifikasi berkas pendaftaran calon, Selasa, 7 Mei 2013.

Hadar menjelaskan, ribuan calon legislator yang tak memenuhi syarat ada kalanya bekasnya belum ditandatangani. Dari total 12 partai peserta Pemilu 2014, ada tiga partai yang seluruh calonnya dinyatakan tak memenuhi syarat. Ketiga partai itu adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketua Badan Pemenangan Pemilu PPP Fernita Darwis mengatakan partainya akan segera melengkapi berkas yang kurang. “Kami akan manfaatkan sedbaik mungkin masa perbaikan ini,” ujarnya. Partai berlambang Ka’bah mengusung 93 calon legislator untuk Dewan Perwakilan Rakyat.

Adapun PKS, calon-calonnya dinyatakan tidak memenuhi syarat karena ada perbedaan pandangan antara partai dengan KPU menyikapi berkas pernyataan calon. “Ternyata penyataan harus diserahkan baik yang memiliki profesi atau tidak. Karena itu kami jadi nol,” ujar anggota Bappilu PKS Dono Pratomo.

Dia mengira calonnya yang tak berprofesi sebagai advokat tak perlu menyerahkan berkas kesediaan mundur dari profesinya sebelum jadi calon legislator. “Ternyata harus ada.” KPU mulai mengumumkan hasil penelitian pesyaratan administrasi calon legislator, Selasa ini.

ANANDA BADUDU

Berita Terpopuler

Vitalia Shesya, Teman Fathanah Ingin Jadi Penyanyi 

Akun Vitalia Sesha Pamer Foto di Twitter

Kongkalikong RCTI Sokong Hanura Ada di YouTube

07
May
13

MiGas : 32 Solusi Agar BBM Tidak Dinaikkan

http://jakarta45.files.wordpress.com/2011/12/jakarta-452.png?w=637&h=609&h=609

32 Solusi Agar BBM Tidak Dinaikkan

 
Oleh: Timur Subangun
 
Jumat, 3 Mei 2013 | Opini| Berdikari Online

Meski mendapat perlawanan di mana-mana, kelihatannya pemerintah tetap ngotot menaikkan harga BBM. Namun, supaya perlawanan rakyat bisa diredam, maka selalu dikesankan bahwa kenaikan harga BBM adalah sesuatu yang tak terhindarkan.

Benarkah pintu-pintu solusi sudah tertutup rapat? Tidak juga. Buktinya, banyak sekali kelompok masyarakat, termasuk ekonom, yang menawarkan solusi. Tetapi, pemerintah sengaja tidak mau mendengar solusi-solusi tersebut.

Berikut langkah-langkah-langkah yang bisa diambil pemerintah terkait kebijakan mempertahankan subsidi BBM dan politik energi nasional:

Solusi mengatasi defisit APBN:

A.    Penyehatan APBN

  1. Politik alokasi anggaran di APBN harus disehatkan. Belanja rutin yang mencapai 79% dari total APBN, yang sebagian besar dipakai membiayai aparatus negara, sangat boros dan tidak efisien. Sedangkan belanja modal dan belanja barang tidak mencapai seperempat dari total APBN. Belanja modal harus diperkuat, terutama untuk membiayai pembangunan infrastruktur. Termasuk pembangunan infrastruktur migas untuk meningkatkan produksi.
  2. Presiden SBY seharusnya bisa memangkas anggaran belanja birokrasinya, seperti perjalanan dinas, pembelian mobil dinas/kantor, alokasi belanja rumah tangga/listrik/telpon bagi pejabat, belanja pembangunan atau renovasi bangunan kantor, dan lain-lain. Para pejabat negara, sebagai abdi negara dan rakyat, harus rela hidup sederhana dan tak berjarak dengan rakyatnya.
  3. Presiden SBY juga harus memangkas anggaran pemerintahannya, seperti biaya kunjungan ke luar negeri, biaya penyusunan naskah pidato, biaya pengamanan, biaya staff khusus, dan lain-lain.
  4. Pemerintahan SBY harus berani menghentikan pembayaran hutang dan cicilannya karena sudah sangat membebani APBN. Prioritas pembayaran utang di APBN, yang porsinya mencapai 21% pada APBN 2013, telah membuat kemampuan APBN untuk membiayai pembangunan dan belanja sosial (kesehatan, pendidikan, dll) makin berkurang.
  5. Terkait soal utang luar negeri ini, pemerintah bisa mengajukan audit terhadap utang-utang Indonesia. Audit ini diperlukan untuk menilai mana utang yang sah dan tidak sah (illegitimate debt). Tentu saja, rakyat Indonesia tidak punya kewajiban untuk membayar utang-utang yang tidak sah. Bank Dunia sendiri pernah mengakui, sebanyak 30% utang di era Soeharto masuk ke kantong pribadinya.
  6. Pemerintah harus berani menutup kebocoran APBN, yang jumlahnya mencapai 30% tiap tahunnya. Untuk mengatasinya, pemerintah harus mendorong model anggaran partisipatif. Artinya, rakyat harus dillibatkan langsung dalam menentukan jumlah anggaran dan pengeluarannya, kemana anggaran itu hendak dipergunakan, proyek mana yang mau didahulukan, dan bagaimana pengontrolannya.
  7. Pemerintahan SBY juga harus memerangi praktek penyalahgunaan uang negara. Untuk ini, setiap pejabat negara dari pusat hingga daerah harus melaporkan atau mendokumentasikan gaji dan kekayaannya secara reguler. Setiap pejabat yang diketahui memiliki kekayaan melebihi dari gaji dan tunjangan pokok harus melaporkan sumber-sumber pendapatannya yang lain. Jika tidak, itu patut diduga sebagai praktek korupsi.

B.    Sumber pendapatan lain untuk menutupi defisit

  1. Presiden SBY harus berani memangkas gaji pejabat tinggi negara, termasuk Menteri, Gubernur Bank Sentral,  dan Direktur BUMN, dan lain-lain. Pemerintahan Chavez pernah melakukan hal ini ketika negerinya menghadapi krisis. Saat itu, Chavez memangkas 20% gaji pejabat senior untuk menyeimbangkan anggaran. Negara tetangga kita, Malaysia, juga melakukan hal yang sama: memangkas gaji menteri dan seluruh pejabat tingginya sebesar 10% dan menghilangkan fasilitas untuk liburan pejabat ke luar negeri.
  2. Presiden SBY harus mencontohkan dirinya sebagai pemimpin yang sederhana. Tidak etis menyerukan pejabat negara hidup sederhana, sementara gaji sang Presiden tertinggi ketiga di dunia. Presiden SBY harus meniru Presiden Uruguay, Jose Mujica, yang menyumbangkan 90 persen gajinya untuk menambah anggaran sosial negerinya. Atau, meniru mantan Presiden Paraguay, Fernando Lugo, yang menolak menerima gaji sebagai Presiden sebesar 4.000 dollar AS (sekitar Rp 37 juta) per bulan.
  3. Pemerintahan SBY harus berani menyita harta koruptor guna memperkuat anggaran negara untuk pembangunan dan anggaran sosial.
  4. Memberlakukan pajak progressif terhadap kaum kaya di Indonesia. Di Perancis, Presiden Francois Hollande sedang memperjuangkan pajak 75% untuk kekayaan di atas 1,28 juta euro (sekitar Rp 16 milyar). Pajak progressif ini sejalan dengan prinsip keadilan sosial sebagaimana dianut Pancasila.
  5. Meningkatkan ketataatan pajak bagi badan dan korporasi. Presiden harus berani menindak keras korporasi dan pengusaha yang sengaja mengemplang pajaknya.
  6. Memberlakukan pajak untuk setiap uang yang mau keluar negeri (capital outflow tax), kecuali untuk pembayaran impor bahan baku dan barang modal. Pajak ini berkontribusi untuk mencegah kapital asing seenaknya keluar masuk Indonesia dan sekaligus mendatangkan penerimaan bagi negara.
  7. Memberlakukan “pajak hijau” kepada setiap kendaraan pribadi yang melintas di jalan raya. Pajak hijau ini sebagai kompensasi atas asap atau polusi yang mereka sebarkan oleh kendaraan tersebut.
  8. Memberantas mafia migas, yang konon kabarnya mendapat keuntungan Rp 10 triliun dari impor BBM. Petral, anak perusahaan Pertamina yang selama ini menjadi sarang mafia minyak, harus dibubarkan.
  9. Pertamina semestinya membeli langsung minyak mentah dari produsen, tidak lewat perantara atau trader. Jika Pertamina dapat membeli langsung, ada biaya pengeluaran yang bisa dihemat. Sekarang, misalnya, kita impor minyak Rp 350 triliun, kalau bisa efisien sekitar 2 persen saja sudah hemat Rp 7 triliun.

Solusi untuk meningkatkan penerimaan Migas:

  1. Renegosiasi ulang semua kontrak migas yang merugikan kepentingan nasional. Terkait penerimaan migas, item yang harus diperjuangkan adalah pembagian keuntungan dan royalti.
  2. Renegosiasi harga jual gas yang merugikan negara, termasuk Gas Tangguh. Saat ini harga jual LNG Tangguh ke Tiongkok cuma 3,35 dollar AS per per MMBTU. Padahal, harga normalnya saat ini mencapai 18 dollar AS per MMBTU. Jika negosiasi berhasil, pemerintah bisa menambah penerimaan negara sebesar Rp 30 triliun per tahun.
  3. menaikkan produksi minyak mentah siap jual (lifting) hingga di atas 1 juta barrel per hari. Untuk ini, pemerintah harus rela melakukan investasi dan mencari sumur-sumur baru. Menurut Kurtubi, cadangan minyak kita masih berkisar 50 miliar hingga 80 miliar barel.
  4. Meninjau ulang cost-recovery yang membebani negara dan menggerus penerimaan migas. Saat ini negara harus mengeluarkan  Rp 120 triliun untuk membayar cost recovery. Jika biaya cost recovery berhasil diefisienkan, maka penerimaan negara dari hasil migas bisa dinaikkan.
  5. Memberlakukan windfall profit tax kepada para kontraktor migas. Menurut Marwan Batubara, jika windfall profit tax ditetapkan 50%, maka negara mendapat pemasukan Rp 20,36 triliun.

Solusi untuk menegakkan kedaulatan energi:

 

  1. Cabut UU nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas karena telah menjadi biang kerok dominasi asing dalam tata-kelola migas nasional. UU ini juga menyebabkan tata-kelola migas tidak memberi keuntungan bagi negara.
  2. Memulihkan kontrol negara terhadap sumber daya alam. Ini menegaskan kontrol negara dalam segala aspek industri pertambangan: eksplorasi dan prospeksi, biaya, eksploitasi, ekstraksi, pemurnian, harga jual dan penjualan, dan pemasaran produk tambang.
  3. Membuat UU Migas yang baru yang sejalan dengan pasal 33 UUD 1945, yang menegaskan kedaulatan negara terhadap kekayaan migas dan pemanfaatannya untuk kemakmuran rakyat.
  4. Mengakhiri model ekonomi yang berbasis ekspor bahan mentah, termasuk minyak dan gas. Pemerintah harus membangun kilang-kilang minyak baru untuk menghasilkan BBM. Selain menyerap tenaga kerja baru, ini juga mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM. Ini juga berlaku untuk pertambangan mineral. Perusahaan asing harus didorong untuk membangun smelter atau pabrik pemurnian dan pengolahan bahan mentah mineral.
  5. Perusahaan migas asing yang masih beroperasi di Indonesia diwajibkan untuk memenuhi kebutuhan domestik. Penjualan ke luar (ekspor) hanya dimungkinkan jikalau kebutuhan domestik sudah terpenuhi.
  6. Melakukan nasionalisasi terhadap perusahaan minyak dan gas asing. Nasionalisasi di sini bukanlah pengambil-alihan secara membabi-buta. Bisa saja dengan model ala Chavez di Venezuela: negara membeli kembali saham-sahamnya dengan “harga pasar”. Ini menjelaskan mengapa tak banyak terjadi resistensi terhadap kebijakan tersebut. ExxonMobil yang sempat mempersoalkan hal ini terbukti kalah dalam arbitrase internasional di London tahun 2008.
  7. Merevitalisasi perusahaan minyak dan gas negara, dalam hal ini Pertamina, supaya bisa memaksimalkan pengelolaan SDA yang sejalan dengan kepentingan nasional dan berkorelasi dengan kemakmuran rakyat. Tentu saja, ini dilakukan dengan memperbaiki manajemen Pertamina, memberantas korupsi dan praktek broker/insider trading, dan penguatan kapasitas produktif pertamina.
  8. Memajukan industri tambang negara dalam dua hal: (1) teknologi: semua perusahaan asing wajib berbagi (alih-teknologi) dengan perusahaan negara dan membantu meningkatkan kapasitas teknologinya di semua lapangan industri. (2) pelatihan bagi koperasi penambang dan penambang tradisional.
  9. Membujuk putra-putri Indonesia yang saat ini menjadi ahli-ahli migas di luar negeri, khususnya di Timur Tengah dan Eropa, untuk kembali ke tanah air dan membangun industri migas nasional. Konon kabarnya, ada 1.500 ahli minyak Indonesia yang bekerja di Timur Tengah seperti Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Ada juga yang bekerja di perusahaan migas di Eropa.
  10. Mendorong partisipasi rakyat dalam pengelolaan tambang. Ini termasuk pengembangan koperasi-koperasi rakyat dan pengembangan pertambangan tradisional atau pertambangan rakyat.
  11. Mengupayakan pengembangan energi alternatif untuk tidak bergantung lagi pada energi fosil. Indonesia punya potensi energi alternatif yang juga melimpah: gas alam, panas bumi, mikro hidro, energi angin, energi laut, energi matahari, bioenergi, dan biomassa.

Timur Subangunanggota Partai Rakyat Demokratik (PRD)

Sumber: http://www.berdikarionline.com/opini/20130503/32-solusi-agar-bbm-tidak-dinaikkan.html

 

07
May
13

IndoGreenWay : 8 Makanan Peluruh Nikotin

8 Makanan Peluruh Nikotin

 

Semua perokok baik perokok aktif maupun pasif pasti sudah mengerti bahwa merokok sangat berbahaya bagi kesehatan.

 

8-Makanan-Peluruh-Nikotin
Meski sudah menyadari akan hal itu, tapi kebiasaan mengisap batang rokok yang lengkap dengan zat mematikan masih saja sulit dihilangkan.

 

Nikotin adalah jenis zat adiktif yang banyak ditemukan dalam sebatang rokok. Ada banyak bahaya kesehatan dari zat adiktif ini. Nikotin bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah secara mendadak dan rusaknya paru-paru.

 

Bahkan bagi orang yang sudah benar-benar berhenti, efek nikotin akan tetap berlangsung selama bertahun-tahun. Dan ketika nikotin sudah ada di dalam tubuh, ini hanya akan membuat Anda terus berusaha mengambil asupan nikotin lebih melalui sumber yang berbeda (karena ketergantungan pada zat tersebut).

 

Nah, ada kabar baik bagi Anda yang sudah memutuskan untuk berhenti merokok. Anda bisa membuang seluruh nikotin dari tubuh Anda sampai batas tertentu dengan memiliki makanan sehat dan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dengan makanan berikut ini:

 

Brokoli

 

Sayuran hijau ini merupakan sumber yang kaya vitamin C dan B5. Merokok mengurangi kandungan vitamin C dari tubuh. Jadi, mengonsumsi brokoli bisa mengurangi nikotin dari tubuh.

 

Jeruk

 

Jus jeruk merupakan sumber yang kaya vitamin C. Anda dapat menaikkan metabolisme tubuh Anda dan mengurangi stres dengan minum jus jeruk secara teratur.

 

Jus Wortel

 

Jika Anda merokok sekali, nikotin akan tetap dalam tubuh selama 3 hari. Jika Anda seorang perokok, nikotin akan merusak kulit Anda dan juga membuat Anda terlihat kusam. Jus wortel baik untuk kulit Anda dan juga kaya akan vitamin A, C, dan K, B yang membantu menghilangkan nikotin dari sistem tubuh.

 

Sayuran Berdaun Hijau

 

Bayam adalah sayuran berdaun hijau gelap terbaik yang tidak hanya kaya akan vitamin, tetapi juga asam folat. Jika Anda sedang hamil dan khawatir tentang jumlah nikotin dalam tubuh Anda, mulailah konsumsi bayam.

 

Delima

 

Buah merah dan juicy ini membantu meningkatkan sirkulasi darah dan jumlah sel-sel darah dalam tubuh. Untuk mengurangi dorongan ketagihan nikotin, makanlah beberapa buah delima.

 

Kiwi

 

Buah ini membantu membuang nikotin dari tubuh. Buah ini merupakan sumber yang kaya vitamin A, C dan E. Ketika Anda merokok, vitamin-vitamin ini akan berkurang dalam tubuh.

 

Buah Berry

 

Berry seperti stroberi mampu membantu membuang nikotin dan racun berbahaya lainnya dari tubuh.

 

Air putih

 

Merokok menyebabkan dehidrasi. Menurut banyak peneliti, Anda dapat berhenti merokok dan mengurangi nikotin dari tubuh dengan banyak minum air. (dan)

 

LAINNYA: Zat dalam Makanan yang Bikin Anda Kecanduan

BACA JUGA:

Yang terjadi dalam tubuh saat kita berhenti merokok
Merokok paling bahaya saat baru bangun tidur
Rokok elektrik bisa lebih berbahaya
Susah berhenti merokok, mungkin ini penyebabnya
Perokok mentol lebih mudah kena stroke
Trik mudah untuk berhenti merokok

07
May
13

Politik : Kader Karbitan Rugikan Partai dan Demokrasi

Pengamat: Kader “Karbitan” Merugikan Partai dan Demokrasi

Jakarta (ANTARA) – Pengamat politik dari Universitas Indonesia Arbi Sanit mengatakan kader partai politik yang dipersiapkan secara paksa atau “karbitan” merugikan partai tersebut dan juga melemahkan sistem demokrasi yang sedang dibangun di Indonesia.

“Loyalitasnya diragukan karena mereka masuk asal-asalan sehingga tidak ada ideologi di dalamnya tetapi berdasarkan kepentingan untuk mencari keuntungan,” kata Arbi Sanit kepada Antara di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan, kader “karbitan” tersebut juga akan membuat partai mati karena tidak adanya sikap setia dan tidak komitmen terhadap perintah parpol. Kader tersebut menurut dia berpikiran untuk mendapatkan keuntungan dan perlindungan dari partai tanpa ada niat untuk mengembangkan lembaga tersebut.

“Mereka juga dieksploitasi partai karena mereka diwajibkan memberikan sumbangan berupa dana. Karena itu faktor pendanaan dan popularitas menjadi faktor bagi partai untuk merekrut mereka,” ujarnya.

Dia mengatakan muncul kader tersebut karena sistem pengkaderan partai yang tidak berjalan sehingga mengambil jalan pintas dengan mengambil kader dari partai lain atau pun non-politisi. Menurut dia, sistem pengkaderan partai tidak berdasarkan pada penanaman nilai-nilai berpolitik dalam konteks demokrasi tetapi pada kepentingan sesaat saja.

“Masalahnya ada pada sistem pengkaderan yang tidak berjalan didalam partai politik,” katanya.

Arbi menilai munculnya fenomena kader “karbitan” tersebut berimplikasi negatif pada sistem demokrasi yang sedang dibangun Indonesia. Menurut dia, demokrasi yang dijalankan merupakan sistem yang tidak substansial dan tidak mengakar tetapi hanya pura-pura dalam menjalankannya.

“Implikasinya pada sistem demokrasi, yaitu demokrasi pura-pura dan tidak substansial. Partai digunakan untuk mendapatkan keuntungan semata tetapi mereka tidak mau berkorban untuk demokrasi dan partai,” katanya.

Dia menyarankan untuk dilakukannya pembenahan sistem kaderisasi di tiap partai politik, sehingga kader “karbitan” tidak ada dan demokrasi dapat berjalan dengan baik untuk kepentingan masyarakat.(tp)

01
May
13

Aksara Nusantara : Tambahan Tentang Hanacaraka

KARTU NAMA 4545 2(2)
Aksara Jawa (Bali, Sunda, Madura, Lombok) ini jelas merupakan kreasi manusia Jawa, sehingga urutan bunyi dalam penempatan aksara mengandung makna perjalanan hidup atau proses penyempurnaan kehidupan.
hana caraka (ada utusan)
data(ng) sawala (datang untuk bertengkar)
padha jayanya (sama-sama jayanya)
maga bathanga (menjadi bangkai)
Makna ini jika dilihat dari segi akibat orang bertengkar. Tetapi bila membacanya dibalik seperti surya atau candra sengkala, maka dimulai melalui jalan (maga, marga)  mbathang, hasilnya adalah sama-sama jayanya. Bila semua menang, maka data sawala alias tak ada pertentangan, dan akhirnya hana caraka alias terwujudlam manusia sebagai utusan Hyang.
Aksara permulaan ha dang akhir nga, bisa dibunyikan “hong..”, yang senada dengan bunyi aum (Om…, atau Ong dalam bahasa Punjabi). Bunyi Hong adalah proses alfa-omega, awal dan akhir, di alam keberadaan ini. Ini menunjukkan bahwa manusia Jawa punya kreasi yang luar biasa. Namun, manusia Jawa kalau sudah nJawani, tak ingin dikenal atau diketahui lagi “siapa-nya”.
Ini berbeda dengan Panini, seorang siswa Weda (Rig Veda) pada abad V sM. Dia menganalisis bahasa Sanskerta secara gramatikanya, yang hasilnya adalah gramatika paling lengkap yang tertua di dunia ini. Dari sini Panini bisa mengangkat budaya Hindia menjadi pusat budaya dunia, sehingga bahasa-bahasa Indo-Arya (Indo-Iran), dan bahasa Semit dianggap turunan dari bahasa Sanskerta (bahasa agung, dewata, sempurna), lalu dipaksakan pula bahwa bahasa Melanisia juga turunannya.
Tetapi, kalau kita memperhatikan penulisannya, Sanskerta yang ditulis dengan aksara Dewanagari, Punjabi, Gurka, Gujarat, Benggali dan semua yang ada di anak benua India, bersifat menggantung; dan ini lain dengan corak Jawa yang cuma 20 aksara dan berdiri di atas garis. Demi penyempurnaan huruf Jawa, diberi aksara pasangan yang juga 20, lalu atas kreasi Jawa yang tak mau dikenal, dibuatkan 8 aksara Murdha yang sekaligus ada 8 aksara pasangannya.
Ayo… kita telusuri kembali makna Jawa untuk membangkitkan kualitas unggul kembali.
Pamit dulu, untuk mengajar di Bekasi. Nanti malam baru kembali.
Suwun,
Achmad Chodjim
Tambahan informasi bab Hanacaraka. seperti tersebut dibawah ini.
Nuwun;

Ki Demang

Gambar sisip 1
01
May
13

Investasi : Indonesia Menarik Orang Terkaya Dunia

 

http://jakarta45.files.wordpress.com/2011/12/jakarta-452.png?w=637&h=609&h=609

http://finance.detik.com/read/
2013/04/30/113400/2233864/4/orang-terkaya-di-dunia-sebut-indonesia-tempat-investasi-yang-menarik

Orang Terkaya di Dunia Sebut Indonesia Tempat Investasi yang Menarik

Angga Aliya – detikfinance

Selasa, 30/04/2013 11:34 WIB

Jakarta – Orang terkaya di dunia versi Forbes, Carlos Slim, menyatakan
tempat investasi paling menarik di dunia saat ini adalah di Amerika Latin
dan Indonesia.

Hal itu ia kemukakan sata diwawancarai oleh Larry King mengenai tempat yang
paling baik untuk menanamkan investasi saat ini.

“Amerika Latin dan Indonesia,” jawab pengusaha asal Meksiko tersebut
seperti dikutip detikFinance dari email yang dikirim Duta Besar Indonesia
untuk AS, Dino Patti Djalal, Selasa (30/4/2013).

Wawancara itu dilakukan dalam acara konferensi global yang diselenggarakan
oleh Milken Institute di Los Angeles tanggal 28 April – 1 Mei 2013. Menurut
Dino, Indonesia berulang kali disebut dalam berbagai sesi sebagai Emerging
Market yang saat ini sangat menarik bagi investasi global.

Milken Institute Global Conference 2013 merupakan konferensi kelas dunia
yang dihadiri sekurangnya 3.000 peserta dari berbagai negara, dengan
berbagai latar belakang, termasuk CEO, investor, pelaku bisnis, think tank
(pemikir dan peneliti), akademisi, politisi, dan tokoh dari kurang lebih 60
negara.

Konferensi ini tak hanya fokus di bidang ekonomi dan investasi namun juga
membahas mengenai berbagai sektor seperti kesehatan, real estate, energi,
retail, hiburan dan lainnya.

Dalam sesi Global overview yang menghadirkan Pierre Beaudoin (President and
CEO, Bombardier Inc); Scott Minerd (Chief Investment Officer, Guggenheim
Partners); Nouriel Roubini (Chairman and Co-Founder Roubini Global
Economics); Geraldine Sundstrom (Partner and Portfolio Manager, Emerging
Markets Strategies Master Fund Limited); selain Malaysia dan Filipina,
Indonesia kembali menjadi rujukan success stories negara-negara berkembang
di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu, utamanya di Eropa dan
AS.

Dino menambahkan, Ekonom Nouril Roubini menyampaikan, meskipun sebagian
negara-negara berkembang, khususnya BRIC (Brasil, Rusia, India dan China)
mengalami perlambatan pertumbuhan, namun negara-negara berkembang seperti
Indonesia, Malaysia, Filipina, Peru dan Meksiko mengalami pertumbuhan yang
kuat dan stabil dan menjadi indikasi positif negara berkembang.

Sementara Scott Minerd menjawab pertanyaan soal negara-negara seperti
Indonesia, Malaysia, Filipina meraih pertumbuhan yang baik. Menurutnya,
karena meningkatnya transparansi dan semakin jelasnya kesempatan yang
ditawarkan, lebih terukur, melakukan banyak follow up terkait investasi,
serta adanya infrastruktur yang menunjang.

Dalam sesi khusus mengenai Emerging Markets, Indonesia juga kembali
disebutkan sebagai salah satu negara berkembang yang menarik untuk
investasi global. Pembicara dari Australia, John Coombe, menyampaikan,
Indonesia adalah tempat paling tepat untuk investasi karena pasar yang
besar dengan penduduk muda yang banyak. Meskipun infrastruktur masih lemah,
justru sektor infrastruktur menjadi atraksi tersendiri bagi investasi.

Milken Institute Global Conference merupakan konferensi rutin yang telah
dilaksanakan selama 16 tahun. Pada tahun 2013, untuk pertama kalinya akan
diselenggarakan sesi mengenai Indonesia dengan tema “Indonesia: The
Emerging Secret”, yang akan dilaksanakan esok tanggal 30 April 2013 pukul
14.30 waktu LA.

Sesi “Indonesia: The Emerging Secret” akan menghadirkan Dino, Mantan
Menteri Perdagangan dan Perindustrian Luhut Pandjaitan, Wakil BKPM Ahmad
Kuniadi dan Northstar Pacific Partners Patrick Walujo.

(ang/dnl)

01
May
13

Bencana Lapindo : Kontroversi Berlanjut

Ingin Bertemu SBY, Tanggul Lumpur Lapindo Dijebol

TEMPO.CO, Sidoarjo–Puluhan korban lumpur Lapindo kembali melakukan aksi jebol tanggul di titik 22, sebelah rel kereta api dan Raya Porong. M. Said, salah satu korban Lapindo, menuturkan aksi ini dilakukan guna mendesak Minarak Lapindo Jaya memenuhi janjinya agar melunasi pembayaran ganti rugi bulan ini.

Berbekal cangkul dan kayu, kata Said, massa bergotong royong membikin aliran kecil yang membelah permukaan tanggul. Tak sampai satu jam, air pekat bercampur lumpur mengalir lewat tanggul dari pond menuju bantaran rel KA. “Warga juga ingin bertemu Presiden SBY,” kata Said, Rabu 1 mei 2013.

Humas BPLS, Dwinanto, memastikan aksi warga tidak berdampak signifikan bagi kekuatan tanggul penahan dan rel KA. Sebab, kolam lumpur titik 22 didominasi lumpur yang telah mengeras, sehingga air lumpur mengalir pelan menuju rel KA. Ia melihat, sudetan itu sedalam 1 meter dan selebar 50 centimeter. Meski mengetahui tanggul dijebol, BPLS bersikap pasif serta menunggu keputusan lebih lanjut dari aparat berwajib.

Bupati Saiful Ilah, kata ia, telah mendatangi korban lumpur dan menjanjikan pelunasan bulan ini. Dari catatan BPLS, ancaman berbahaya dari tanggul jebol berada di titik 34 Desa Pejarakan dan titik 41 Desa Besuki. “Pada dua titik tanggul itu, elevasi air menyisakan 30 centimeter dari ketinggian tanggul,” ucapnya.

Ia memastikan, aksi warga dimotori kelompok cash and carry dalam Peta Area Terdampak (PAT). Status kelompok ini, kata Dwinanto, belum mendapat sisa pembayaran ganti rugi 80 persen dari total nilai asetnya. Akibat blokade dan sweeping yang terus berlangsung, BPLS belum melanjutkan aktivitas pengaliran lumpur ke Kali Porong. “Saya minta warga kooperatif, jika ada luberan melapor ke kami,” katanya.

Kepala Kepolisian Resor Sidoarjo, Ajun Komisaris Besar Marjuki, telah menginstruksikan anggota menutup kembali sudetan tersebut. Ia menduga, aksi warga didorong adanya kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan mendesak MLJ memenuhi pembayaran ganti rugi bulan Mei ini.

Pihaknya terus mendekati warga secara persuasif dan menghindari tindakan yang bisa merugikan masyarakat umum. AKBP Marjuki menegaskan, tindakan warga ini tergolong pengrusakan dan memenuhi unsur sabotase yang mengancam infrastruktur dan memenuhi unsur pidana.

Jika warga enggan berkompromi, ia akan membawa masalah ini ke ranah pidana. “Kami selalu persuasuif, jangan sampai aksi warga merugikan kepentingan umum. Kita sudah buatkan surat pernyataan agar tidak diulangi lagi,” ujarnya.

DIANANTA P. SUMEDI




Blog Stats

  • 2,105,307 hits

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 114 other followers