Archive for the 'Jiwa Semangat Nilai-nilai 45' Category



04
Aug
14

Kenegarawanan : Heboh Pemilu Presiden ?

Margarito: MK Jangan Seperti Kalkulator Hanya Menghitung Angka Saja

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis meminta Mahkamah Konstitusi (MK) jangan terjebak pada selisih angka-angka perolehan suara yang diperkarakan pemohon. Menurutnya, MK harus berperan sebagai pengawal konstitusi yang memiliki martabat dalam hukum dalam menyelesaikan perkara.

“MK itu jangan menyandera dirinya menjadi kalkulator untuk hitung-hitung angka saja. Kalau seperti itu, Pengadilan Negeri (PN) sudah cukup hebat. MK harus menempatkan sebagai pengawal konstitusi,” kata Margarito di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (4/8/2014).

Margarito menyayangkan bila Mahkamah Konstitusi hanya terjebak pada angka-angka perolehan suara Pemilu dalam menyelesaikan sebuah perkara. Dia menegaskan bahwa MK tidak boleh terpaku pada angka-angka selisih suara.

“Sebagai pengawal konstitusi, mereka (MK) tidak boleh terjebak pada soal angka-angka tetapi soal prosedur, soal ketaatan pada hukum, dan soal spirit,” ujarnya.

Lebih jauh Margarito mengatakan, tak jarang Mahkamah Konstitusi menggugurkan orang yang sudah menang karena kekeliruan prosedur penyelenggara dalam hal ini yang dilakukan Komisi Pemilihaan Umum (KPU).

Ia mencontohkan seorang calon sudah dinyatakan dokter tidak memenuhi syarat kesehatan tetapi tetap diloloskan menjadi calon Kepala Daerah oleh KPU.

“Prosedur itu yang harus diperhatikan oleh MK. Jangan hanya terpaku pada angka-angka saja,” ujarnya.

Baca Juga:

Fadli Zon Laporkan Pembongkaran Kotak Suara ke Mabes Polri

Posisi Ical di Golkar Dianggap Ilegal Jika Munas Tak Digelar Oktober

Rabu Sidang Perdana Gugatan Pilpres Digelar

Berita Lainnya

02
Aug
14

Kebudayaan : Makna Bercinta Kamasutera

Makna Bercinta dalam Kamasutra

HISTORIA.CO.ID – Ia bukan sekadar manual bercinta, tapi mengandung kebijaksanaan dari kitab suci Hindu, Veda.KUIL-kuil di Khajuraho, suatu desa di India bagian Madhya Pradesh, tersohor dengan pahatan-pahatan patungnya yang bermuatan eksotis. Begitu pula relief di candi Hindu dari abad ke-10, Muktesvara Deula di Orissa, India. Indonesia juga punya: Candi Sukuh di Jawa Tengah, juga dari masa Hindu.

Seni pahat ini punya alasan tertentu. Filosofinya, alamiah dan lazim bagi seseorang untuk menjalani kehidupan penuh kama atau gairah cinta. Tapi dia akan jadi objek yang terkekang bila tak dapat mengendalikan nafsu-nafsunya. Mengutip apa yang diutarakan Vatsyayana dalam Kamasutra: “Dapat dilihat bahwa mereka yang terlalu menyerahkan diri pada kehidupan seksual yang berlebih-lebih, sesungguhnya mereka memusnahkan diri mereka sendiri.”

“Itulah makna arsitektur dari kuil di Khajuraho, perlambang yang menunjukkan seni eksotis hanya terletak di bagian luar dari kuil, tempat pahatan-pahatan ini jauh dari kuil dalam dan patung-patung dewata suci Hindu,” kata L.G. Saraswati Dewi, dosen filsafat Universitas Indonesia dan Sekolah Tinggi Agama Hindu dalam kuliah umum “Erotika dari Timur: Kamasutra” di Komunitas Salihara, Jakarta, 3 Maret 2012.

Melalui struktur kuil itulah manusia harus menghargai kehidupan seksual sebagai babak hidup yang alamiah. Namun, untuk mencapai spiritualitas yang lebih superior, dia harus belajar mengendalikan dan pada akhirnya melepaskan diri dari kepuasaan yang sementara di dunia.

Tak hanya tercermin dari relief candi. Kebudayaan Hindu yang kaya erotisme dan seksualitas juga terdapat dalam teks. Yang terkenal adalah Kamasutra karya Vatsyayana. Sedikit yang diketahui tentang Vatsyayana kecuali dia memulai sebuah tren –beberapa menyebutnya revolusi– ketika memutuskan untuk menulis risalah ilmiah (sutra) tentang keinginan seksual (kama).

Menurut Saraswati, ada kesalahpahaman yang mengganggap Kamasutra hanya menggambarkan secara dangkal nafsu manusia terhadap seks. “Nyatanya bila dipahami lebih mendalam, Kamasutra memberikan ilustrasi yang tidak saja indah tapi juga paparan filosofis yang substansial tentang kondisi alamiah manusia.”

Kamasutra dapat diartikan sebagai ajaran-ajaran (sutra) mengenai cinta (kama). Dalam ajaran agama Hindu, Kamasutra dihormati sebagai salah satu dari Veda Smrti. Artinya, di dalamnya memuat kebijaksanaan dari Veda sebagai kitab suci agama Hindu.

Kamasutra dipandang umat Hindu sebagai kitab penting untuk memandu kehidupan etis manusia. Teks ini mendeskripsikan dengan indah proses keintiman sepasang manusia. Mengapa Kamasutra disanjung sebagai pedoman dalam mencapai kebahagiaan? “Garis besar keyakinan dari agama Hindu adalah cinta,” tandas Saraswati. “Hinduisme meyakini bahwa proses keintiman mencitrakan eksistensi manusia yang tinggi.”

Bagian filosofis dari Kamasutra terletak di bagian pengantar atau bab kedua. Pada bagian ini Vatsyayana mengutip Veda, yaitu dalam hubungannya dengan Catur Purusarthas atau Empat Tujuan Hidup, pandangan hidup umat Hindu yang mengidealkan tahapan hidup yang seimbang. Catur Purusarthas terdiri dari dharma atau kebaikan, artha atau kesejahteraan material, kama atau cinta dan kepuasan indrawi, dan moksha atau pembebasan diri menuju Tuhan. Vatsyayana menulis: “Dharma lebih baik dari artha, sedangkan artha lebih baik dari kama.Vatsyayana menekankan bahwa kebaikan dan kebijaksanaan adalah pencapaian tertinggi bila dibandingkan kekayaan dan cinta.

Kemudian apa substansi aktivitas kama, bila tujuan utama dari manusia adalah dharma? Vatsyayana berargumentasi, dalam realitasnya manusia diberikan kemampuan dan keistimewaan untuk merasakan dan mengkontemplasikan kenikmatan. “Seksualitas adalah esensial dalam keberlangsungan hidup manusia,” kata Vatsyayana.

Vatsyayana menggarisbawahi bahwa segala kepuasan itu adalah tahap dalam kehidupan seseorang; kama bukanlah tahap final. Pemahaman ini lahir karena konsep dukkha, bahwa segala kenikmatan dapat menyebabkan kesengsaraan. Kesadaran bahwa kenikmatan itu sementara dan semata-mata satu babak singkat dalam kehidupan manusia akan mencerahkan dan mendorong manusia mencari kebijaksanaan yang lebih tinggi.

Kamasutra dari Vatsyayana dikenal sebagai salah satu saja dari rangkaian Kama Shastra. Di India, dikenal bermacam kitab atau teks yang memuat topik seksualitas dari berbagai penulis. “Kedudukan teks-teks ini Smrti (tafsir) bukan Sruti (wahyu),” kata Saraswati.

Kamasutra Vatsyayana terkenal di dunia karena menggabungkan aturan-aturan relasi intim antara perempuan dan laki-laki dengan bahasa Sanskerta yang sederhana. Berbeda di zamannya ketika aporisme teks-teks sarat akan metafora dan analogi, Vatsayayana menginginkan karyanya jelas dan mampu dicerna siapapun. Kamasutra diduga dikompilasikan Vatsyayana pada abad ke-2 M. Teks ini terdiri dari 1.250 penggalan aporisme, dibagi menjadi 7 bagian besar, dan 7 bab tersebut terdiri atas 36 subbab.

Dalam sejarah Barat, teks Kamasutra baru dikenal pada 1883. Seorang penjelajah dan penulis Sir Richard Francis Burton (1821-1890) tertarik dengan karya-karya bermuatan seksualitas. “Meski dengan keterbatasan penerjemahan,” kata Saraswati, “Burton adalah orang pertama yang menterjemahkan Kama Sutra ke dalam bahasa Inggris.”

Sebenarnya Burton hanyalah editor yang melengkapi hasil terjemahan dengan catatan kaki. Penerbitnya, Kama Shastra Society, dia bentuk bersama seorang pegawai negeri India, Forster Fitzgerald Arbuthnot. Sedangkan penerjemahannya dari bahasa Sanskerta dikerjakan oleh perintis arkeologi India Bhagwanlal Indraji, dibantu seorang mahasiswa, Shivaram Parshuram Bhide, di bawah arahan Arbuthnot.

Menurut Saraswati, kecenderungan orang yang tak sungguh-sungguh memahami teks Kamasutra akan mengklasifikasikan buku ini sebagai teks pornografi. “Salah satu yang menyebabkan populernya stigma porno ini disebabkan terjemahan yang tak memadai,” tegas Saraswati.

Para peneliti studi Sanskerta menuding Sir Richard Francis Burton tak menjabarkan teks Kamasutra secara koheren. Kebudayaan populer pun lebih kerap mengeksploitasi bagian-bagian dari Kamasutra yang menjelaskan tahap-tahap erotis dari hubungan seksual dibandingkan kebijaksanaan Catur Purusarthas.

(Historia – Hendri F. Isnaeni)

Berita Terkait:
Hetairai, Pelacur Athena
Meleburkan Seks dan Mistik
Di Balik Tembok Keraton
Seni dan Seksualitas
Memberangus Seksualitas
Ritual Seksualitas
Memadu Perempuan
Paradoks Centhini
Sumber : historia.co.id

01
Aug
14

IpTek : Kawah Korban Uji Coba Nuklir Amerika

http://forum.viva.co.id/iptek/1704807-foto-kawah-sedan-korban-hasil-uji-coba-nuklir-amerika.html

Default FOTO: Kawah Sedan Korban Hasil Uji Coba Nuklir Amerika.

Quote:
alt

Kawah nuklir Sedan terletak di Nevada Test Site, sekitar 90 km sebelah utara dari Las Vegas. Ini adalah hasil dari uji coba nuklir Sedan, uji coba nuklir bawah tanah yang dilakukan pada 6 Juli 1962 sebagai bagian dari Program Mata Bajak (Plowshare Program), didirikan pada bulan Juni tahun 1957 untuk mengeksplorasi aplikasi damai untuk ledakan nuklir terkendali. Idenya adalah bahwa ledakan nuklir bisa dengan mudah menggali area yang luas, memfasilitasi pembangunan kanal dan jalan, meningkatkan teknik pertambangan, atau hanya memindahkan sejumlah besar batu dan tanah. Namun intensitas dan distribusi radiasi, bagaimanapun, terbukti terlalu besar, dan program ini kemudian ditinggalkan. Operasi mata bajak menghasilkan 27 ledakan termonuklir. Hanya empat ledakan tersebut yang dimaksudkan untuk menghasilkan kawah, di antaranya adalah Sedan, yang terbesar.

alt

Perangkat yang menghasilkan kawah dimakamkan 194 meter di bawah lantai gurun dan memiliki hasil yang setara dengan 104 kiloton TNT atau sekitar delapan bom Hiroshima. Ledakan pertama mengangkat kubah bumi 90 meter di atas lantai gurun sebelum dilepaskan di tiga detik setelah ledakan, meledak ke atas dan keluar menggusur 12 juta ton tanah. Kawah yang dihasilkan dalamnya 100 meter dan lebar 390 meter.

Quote:
alt
Uji nuklir Sedan pada 6 Juli 1962

Ledakan tersebut menciptakan dampak yang paling besar dari terhadap warga AS, daripada uji coba nuklir lainnya, lebih dari 13 juta orang terpapar radiasi, meskipun dalam waktu 7 bulan dari ledakan, radiasi telah turun ke titik dimana dasar kawah bisa dengan aman dikunjungi tanpa pakaian pelindung. Saat ini, lebih dari 10.000 pengunjung mengunjungi kawah sedan setiap tahun melalui wisata bulanan gratis yang ditawarkan oleh Departemen Energi AS. Sebuah platform observasi dibangun di tepi kawah memungkinkan wisatawan untuk mengintip ke kawah di bawahnya.

Quote:
Dampak negatif dari 27 proyek nuklir operasi mata bajak akhirnya menyebabkan penghentian program tersebut pada tahun 1977, terutama karena tuntutan publik.
alt

Uni Soviet terus mengejar konsep melalui program mereka “Ledakan Nuklir Perekonomian Nasional” dan melakukan lebih dari 150 uji coba nuklir. Yang paling dikenal adalah Uji Chagan – uji nuklir yang identik dengan Sedan – yang menciptakan danau buatan Lake Chagan.

alt
Reply With           Quote
  #2
Old Yesterday, 17:16
bayu ninja's Avatar
Super Member
Join Date: Feb 2011
Posts: 44,183
Thanks: 32
Thanked 48 Times in 40 Posts
bayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top memberbayu ninja super top member
Default

Wah wah wahhhh serem bener dah … gak kebayang kalo itu di ledakan di pemu****n padat penduduk
__._,_.___

Attachment(s) from Awind j.gedearka@upcmail.nl [nasional-list] | View attachments on the web

10 of 16 Photo(s) (View all Photos)


Posted by: Awind <j.gedearka@upcmail.nl>


Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)

Check out the automatic photo album with 5 photo(s) from this topic.
35687_1286447372271_8110767_n.jpg 35687_1286447732280_522290_n.jpg 35687_1286447612277_8287323_n.jpg 35687_1286447292269_5145249_n.jpg 35687_1286447532275_5153560_n.jpg
31
Jul
14

PusKesMas : Manfaat Ciuman, Jin Ketat Tak Sehat, Ciri Sperma Sehat

merah-putih

5 Manfaat Berciuman

KlikDokter – Rab, 30 Jul 2014 13:26 WIB

Related Content

  1. com – Berciuman merupakan suatu bentuk tanda kasih sayang terhadap seseorang. Memang terkadang kita berpikir berciuman itu tidak ada efek baik untuk tubuh, malah kadang kita berpikir berciuman itu justru buruk karena salah satu efeknya adalah terjadi penularan beberapa jenis kuman. (Baca: Risiko Sembarangan Ciuman)

Namun, ternyata ada lho efek sehat dari berciuman, apakah efek-efek itu?

  1. Berciuman Baik Untuk Kesehatan Gigi

Berciuman menstimulasi produksi ludah yang ternyata dapat membantu membasmi bakteri-bakteri di gigi sehingga mencegah pembentukan dari karang gigi.

  1. Membakar Kalori

Memang tidak sembanding dengan olahraga namun berciuman ternyata dapat juga membakar kalori. Berciuman dapat membakar 2 -6 kalori per menit. Saat berciuman Anda juga memperkerjakan otot-otot wajah yang dapat membantu melawan kerutan wajah. (Baca: 6 Alasan Kenapa Seks  Menyehatkan Tubuh)

  1. Menghilangkan Stres

Perasaan relaksasi setelah berciuman bukan hanya merupakan pikiran Anda. Sebuah studi kecil pada tahun 2009 menunjukkan bahwa pria dan wanita menunjukkan penurunan kadar hormonn kortisol (hormon untuk relaksasi) yang tinggi pada saat berciuman dibandingkan saat mereka berpegangan tangan.  (Baca: Pria Juga Butuh Cuddling untuk Kesehatan)

  1. Menghilangkan Alergi

Sebuah studi kecil yang dilakukan di Jepang menunjukkan bahwa pasangan yang berciuman selama 30 menit memiliki kadar antibodi IgE yang lebih rendah. Dimana antibodi ini yang memicu reaksi alergi.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](EA)

 

Baca juga:

Apakah HIV-AIDS Menular Lewat Berciuman?

Tindakan Awal Ketika Mimisan

3 Solusi Bebas Nyeri Ketika Berhubungan Seks

 

Ditulis oleh:

  1. Alvin Nursalim

Anggota Redaksi Medis

  1. com

Artikel Pilihan Redaksi

5 Keunggulan Susu Kedelai

Begini Cara Mengatasi Balita Susah Makan

Apakah Bayi Perlu Suplemen Zat Besi?

Rayakan Idul Fitri Bersama Keluarga di Lima Restoran Ini

Hati-hati Infeksi Saluran Kencing

Celana Jins Ketat dapat Mengganggu Kesehatan Pria

KlikDokter

Related Content

  • Lihat FotoCelana Jins dapat Mengganggu Kesehatan Pria
  1. com – Apakah Anda senang memakai celana jins ketat? Para pria mungkin ingin mempertimbangkan kembali hal ini. Bukan hanya memberikan konsekuensi kesehatan jangka pendek seperti rasa tidak nyaman hingga sakit, namun juga dapat menyebabkan efek jangka panjang pada kesehatan. (Baca: 4 Penyakit Akibat Pakaian Dalam Ketat)

Pada sebuah survey pada 2000 pria di Inggris yang dilakukan oleh dr. Hilary Jones untuk TENA Men, ditemukan bahwa 1 dari 10 orang pria yang memakai celana jins ketat mengalami konsekuensi kesehatan yang tidak nyaman.

Secara medis, menggunakan celana jins ketat dan juga pakaian dalam yang terlalu ketat pada pria dapat memicu terjadinya:

infeksi saluran kemih,

overactive bladder (kandung kemih yang terlalu aktif, sehingga terlalu sering berkemih),

menurunnya jumlah produksi sperma dan infeksi jamur di daerah selangkangan.

Proses pembentukan sperma sangat sensitif terhadap suhu. Dibutuhkan suhu optimal sekitar 34-35 derajat Celcius, sesuai dengan suhu tubuh manusia, untuk terjadinya pembentukan sperma yang baik. Adanya masalah jumlah sperma dan pembentukan sperma yang kurang baik pada pria juga diduga karena adanya peningkatan suhu di daerah genital. (Baca: Inilah Ciri-ciri Anda Memiliki Sperma yang Sehat)

Dalam hal ini disebabkan karena suhu yang meningkat di daerah selangkangan karena jins atau pakaian dalam yang terlalu ketat. Peningkatan suhu di daerah sekitar testis telah diteliti dapat menyebabkan menurunnya gerakan sperma, meningkatnya kerusakan sperma dan menurunnya fungsi sperma untuk pembuahan. Gaya hidup tidak sehat dan tidak aktif, lebih sering duduk dan penumpukan lemak di sekitar perut juga merupakan faktor-faktor yang dapat menyebabkan peningkatan suhu di sekitar testis.

Selain itu, celana jins yang terlalu ketat juga dapat menyebabkan cedera testis pada pria. (Baca: Inilah yang Terjadi Jika Seorang Pria Kehilangan Penisnya)

Untuk itu, disarankan bagi para pria untuk memakai celana jins yang lebih longgar dan memberikan ruangan yang cukup untuk Anda bergerak serta nyaman untuk Anda. Dan, bagi Anda yang ingin berkeluarga, menggunakan celana yang lebih longgar dapat membantu menjaga kesuburan Anda.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](JF)

Inilah Ciri-ciri Anda Memiliki Sperma yang Sehat

KlikDokter – Sel, 29 Jul 2014 19:52 WIB

Related Content

  • Lihat FotoInilah Ciri-ciri Anda Memiliki Sperma yang Sehat
  1. com – Sperma merupakan cairan yang dikeluarkan pria saat ejakulasi. Cairan ini mengandung sel spermatozoa dan penting dalam proses pembuahan. Sperma akan bersatu dengan sel telur untuk selanjutnya berkembang menjadi bakal bayi. Untuk terjadinya pembuahan, diperlukan kualitas sperma yang baik.

Bagaimana kualitas sperma yang baik? Mari kita simak beberapa karakteristik sperma yang normal. (Baca: 5 Hal Penyebab Sperma Sehat)

  1. Volume Cairan Sperma

Volume sperma yang dikeluarkan oleh pria saat ejakulasi adalah sekitar 2-5 ml. Cairan sperma yang baik adalah sperma yang kental dan tidak cair. Jika sperma yang keluar kurang dari 1,5 cc maka volume sperma sedikit dan membuat ejakulasi menjadi kering.

  1. Warna cairan sperma

Sperma umumnya berwarna putih keabuan. Jika air mani berwarna kemerahan, maka diperlukan pemeriksaan lanjutan oleh dokter untuk menentukan penyebab dari warna kemerahan tersebut. Salah satu penyebab warna kemerahan dari sperma adalah adanya darah pada sperma, yang dapat disebabkan oleh sumbatan saluran kencing atau infeksi. Sedangkan jika warna sperma menjadi kuning, bisa jadi disebabkan oleh infeksi di saluran kencing.

  1. Bau Cairan Sperma

Cairan sperma yang normal berbau seperti daun akasia. Jika sperma Anda menjadi berbau amis, maka perlu diwaspadai adanya infeksi pada saluran kencing, prostat atau struktur lain sepanjang saluran kencing. (Baca: Bahayakah Bila Sperma Tertelan?)

  1. Komposisi Sperma

Hanya sebagian kecil cairan sperma yang terdiri dari sel sperma, namun sekitar 95% dari cairan sperma adalah cairan yang dikeluarkan oleh prostat atau vesikula seminalis. Untuk mengetahui kesehatan sel sperma, diperlukan analisis cairan sperma. Analisis sperma dilakukan dengan mengamati cairan sperma dibawah mikroskop. Sperma yang sehat haruslah cukup banyak, yaitu dalam 1 ml mengandung berkisar 20 juta sel sperma, berbentuk  normal dan bergerak cepat ke depan. (Baca: 5 Makanan untuk Sperma Sehat)

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](AN)

 

Baca juga:

Ketika Air Mani Terus Menerus Keluar

Bahayakah Bila Sperma Tertelan?

5 Makanan untuk Sperma Sehat

 

Ditulis oleh:

  1. Alvin Nursalim

Anggota Redaksi Medis

  1. com

 

Artikel Pilihan Redaksi

5 Keunggulan Susu Kedelai

Begini Cara Mengatasi Balita Susah Makan

Apakah Bayi Perlu Suplemen Zat Besi?

Rayakan Idul Fitri Bersama Keluarga di Lima Restoran Ini

Hati-hati Infeksi Saluran Kencing

 

Baca juga:

Inilah yang Terjadi Jika Seorang Pria Kehilangan Penisnya

5 Tanda Kelainan Penis

Bahayakah Bila Sperma Tertelan?

 

Ditulis oleh:

  1. Jessica Florencia

Anggota Redaksi Medis

  1. com

Baca Juga

Artikel Pilihan Redaksi

5 Keunggulan Susu Kedelai

Begini Cara Mengatasi Balita Susah Makan

Apakah Bayi Perlu Suplemen Zat Besi?

Rayakan Idul Fitri Bersama Keluarga di Lima Restoran Ini

Hati-hati Infeksi Saluran Kencing

Asma, Diabetes, Kanker Minggir Berkat Bawang Bombai

TRIBUNNEWS.COM - Dari rupanya saja, bawang bombai terlihat kurang menarik. Belum lagi bau mulut dan rasa perih pada mata yang muncul setelah mengonsumsinya atau saat mengolahnya.

Namun jangan remehkan khasiat bombai bagi kesehatan.

“Bombai mengandung komponen sulfur yang cukup tinggi sehingga kaya akan kandungan agen detoksifikasi. Ini pula alasan mengapa baunya sangat menyengat,” ujar ahli gizi Dr. Jonathan Stegall dari Johns Creek, Amerika, seperti dikutip Tribunnews.com dari MedicalDaily.com.

Lantas apa saja manfaatnya? Nah, berikut lima manfaat bombai untuk kesehatan.

1. Peredam Asma

Bombai memiliki seperti efek antihistamine karena kandungan quercetin, antioksidan yang berfungsi sebagai agen antiperadangan. Dalam sebuah penelitian, quercetin terbukti mampu mencegah sel imuno mengeluarkan  histamine, bahan kimia penyebab reaksi alergi, salah satunya asma.

2. Kanker

Bombai juga dapat menurunkan risiko kanker. Efeknya bakal maksimal bila dikombinasikan dengan kunyit. Sebuah penelitian pada 2006 yang dipublikasikan Clinical Gastroenterology and Hepatology menyebutkan sinergi keduanya mampu menurunkan jumlah dan ukuruan sel kanker pada usus. Di samping itu, kombinasi bombai dan kunyit membantu tubuh mendetoks sel-sel penyebab kanker.

3. Diabetes

Allyl propyl disulphide, minyak esensial dalam bombai, diketahui dapat memicu produksi insulin dalam tubuh sehingga menurunkan tingginya kadar gula darah (glukosa) yang disinyalir sebagai penyebab diabetes.

4. Penyakit Jantung

Quercetin dalam bombai diketahui juga berkhasiat untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Demikian hasil sebuah penelitian yang dipublikasikan The Journal of Nutrition. “Bombai berperan penting dalam menjaga tekanan darah, pembekuan darah di arteri dan menjaha keelastisan arteri,” ujar Stegall.

5. Karies Gigi (Pembusukan Gigi)

Baunya memang tidak enak, namun bombai sangat berkhasiat bagi kesehatan gigi. Cukup menguyah bombai mentah dapat menguatkan gigi dan membunuh bakteri penyebab pembusukan. (Daniel Ngantung) 

Baca Juga:

Hasil Uji Kebohongan dan Medis Jadi Bukti Pendukung

31
Jul
14

Kerakyatan : Temu 53 Persen versus 47 Persen Rakyat Indonesia

Logo NasPan45

Jimly: Pertemuan Jokowi-Prabowo Itu 53 Persen Versus, 47 Persen Rakyat Indonesia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jimly Asshiddiqie, menilai pertemuan Joko Widodo dan Prabowo Subianto bukan pertemuan kedua belah pihak saja. Tetapi juga pertemuan antara 53 persen versus 47 persen masyarakat Indonesia.

“Jadi kita harus mengendalikan semuanya. Bukan dua pribadi atau empat pribadi. Ini persoalan 47 persen versus 53 persen rakyat Indonesia. Masing-masing ini emosi,” ujar Jimly di kediaman rumahnya, Pondok Labu Indah, Jakarta Selatan, kemarin.

Jimly pun berandai, jika 53 persen tersebut lebih banyak di masyarakat kelas menengah ke atas dan 47 persennya mayoritas kelas menengah ke bawah.

Diperlukan, kesabaran dalam mempertemukan kedua belah pihak. Sehingga, dirinya pun menyarankan jangan terburu-buru mempertemukannya seakan waktu sudah mulai habis.

“Yang biasanya itu pandai ribut, membangun keributan itu. Ini yang kelas menengah ke atas. Jadi musti sabar, kalau rakyat di bawah kan ikut-ikut saja,” tutur Jimly.

Lebih jauh dirinya mengatakan, pertemuan antara Joko Widodo dan Prabowo yang baik ketika Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan hasil persidangan hasil Pilpres 2014. “Ya, sehabis keputusan MK, kan masih ada waktu,” ucapnya.

Diketahui, kedua pasangan tersebut sehabis keputusan pengumuman hasil Pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum bertemu secara pribadi. Namun, ketika pada bulan Ramadan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mempertemukannya di Istana Negara sembari berbuka puasa bersama.

Baca Juga:

Soal Foto Dua Jari, Mahfud MD: Itu Foto Kampanye PKB

Ketua MK: Putusan Sengketa Pileg 2014 Minim Keluhan Dibandingkan 2009

Rumah Sederhana di Solo, Buah Cicilan Jokowi dan Iriana

31
Jul
14

Historia : Pandai Besi Nusantara dan Jejak Manusia Purba Asia Tenggara

Posisi Pandai Besi dalam Sejarah Nusantara

HISTORIA.CO.ID – Ia dipandang sebagai candala (tukang) dan empu.ANN Dunham, antropolog Amerika Serikat dan ibu Presiden Amerika Barack Obama, terpaku heran melihat dua pembesar desa menunjukan sikap takzim pada perajin keris, Pak Djeno. Mereka berbicara dengan nada yang direndahkan. Kepala mereka seringkali menunduk ketika mendengar Pak Djeno berbicara. Tak seperti yang Ann kenal, sikap mereka berbeda; tak ada kelakar dan tawa dari mereka sebagaimana biasa. Dua pembesar itu menemani Ann yang sedang menyusun disertasi mengenai pandai besi di Indonesia. Pada 1988, Ann menyambangi desa di Sleman, Yogyakarta, untuk menambah bahan-bahan penulisan.Sebelumnya, Ann tak tahu bahwa pandai besi memiliki posisi yang tinggi meski secara kelas sosial wong cilik. Dia baru tahu saat menatap rajah silsilah di dinding rumah Pak Djeno. Rajah itu menunjukan Pak Djeno sebagai generasi keempatbelas keturunan pandai besi Kerajaan Mataram di Jawa Tengah. Ann terkesiap. Di tengah rasa kejutnya, Ann disodorkan beberapa keris oleh Pak Djeno. Dia memutuskan membeli salah satunya. Sikap dua pembesar desa terhadap Ann pun berubah. Kejadian ini dia tuangkan dalam disertasinya yang telah dibukukan, Pendekar-Pendekar Besi Nusantara.

Pandai besi telah ada sejak berpuluh abad lampau. Menurut arkeolog Titi Surti Nastiti dalam Pasar di Jawa Masa Mataram Kuna, cukup banyak prasasti yang menyebut keberadaan mereka. Kala itu, mereka dikenal sebagai pandai wsi (besi).

Beberapa desa di Jawa Tengah seperti Tanggung dan Kedok dikenal sebagai asal pandai besi sedari abad ke-8. Mereka mengolah bijih besi yang terdapat di dekat tempat tinggalnya, terutama wilayah perbukitan. Dari sini terbentuk jejala industri besi rumah tangga. Di pasar, mereka menjual karyanya berupa pisau, parut, loyang, cetakan kue, dan alat-alat pertanian.

Waktu itu, masyarakat Jawa menempatkan pandai besi pada posisi unik. Ada yang menganggap keahlian mereka tak lebih dari tukang sehingga status dan kelas sosialnya rendah. “Dalam beberapa naskah kesusastraan seperti Slokantara (abad ke-14) dan Agama Adigama, kelompok pandai dimasukkan ke dalam kelompok candala, yaitu kelompok masyarakat yang kedudukannya paling rendah,” tulis Titi.

Naskah Tantri Kamandaka, yang ceritanya diabadikan dalam relief Candi Jago (abad ke-13) di Malang Jawa Timur, memuat hal-ihwal musabab masuknya pandai besi ke kelompok candala. Mulanya, seorang pandai besi terlibat pencurian. Seorang brahmana lalu menolongnya. Namun pandai besi itu bukannya berterimakasih, malah menimpakan tuduhan pencurian ke brahmana. Raja marah dan menghukum brahmana ke penjara. Beberapa lama, barulah raja tahu kisah sebenarnya. Brahmana dibebaskan dan pandai besi dijatuhi hukuman mati.

Di sisi lain, menurut Titi, pandai besi memiliki kedudukan penting dalam masyarakat. Keterangan itu antara lain tersua dalam salah satu prasasti masa Sindok (abad ke-9). Termaktub pula di dalamnya sebutan bagi mereka, ‘mpu’. Gelar ini tak mungkin disematkan jika mereka hanya menjadi kelompok rendahan.

Indolog CF Winter mengemukakan, kedudukan pandai besi dapat terlihat dalam penamaan Candi Prambanan. Dia menduga kata Prambanan berasal dari Parambanan atau Poerambanan, yang berarti empu Rombo atau Rombo sang pandai besi. Karena itu, dia berpendapat pandai besi berkedudukan tinggi. “Namun Winter tidak membahas hubungan yang barangkali cuma kebetulan belaka antara seorang pandai besi semacam itu dan candi dimaksud,” tulis Roy Joordan, “Candi Prambanan Sebuah Pendahuluan Mutakhir,” termuat dalam Memuji Prambanan.

Sementara itu, menurut sejarawan Anthony Reid, keahlian mengolah besi dapat menjadi sarana penciptaan kekuasaan. “Pengerjaan barang-barang dari logam merupakan penciptaan kekuasaan, sebab alat-alat dari logam pertama-tama diperlukan untuk perang, baru sesudahnya untuk pertanian,” tulis Reid dalam Asia Tenggara Dalam Kurun Niaga. Reid mencontohkan, cerita Ciung Wanara yang menyertakan pandai besi, dengan kekuatan magisnya, sebagai tokoh penting dalam perebutan tahta Kerajaan Galuh (abad ke-7-8).

Logam, khasnya besi, kerapkali dipandang sebagai simbol keteguhan dan kekuatan. Untuk mengolah besi, seseorang tak cukup hanya mempunyai keahlian kasar, tapi juga kehalusan batin agar besi tertempa sempurna. Tak heran, sebagian masyarakat kala itu menilai pandai besi menyimpan aura suci. Pada masa Majapahit, mereka dikumpulkan di ibukota untuk menjamin kekuatan perang balatentara Majapahit. Mereka dilindungi raja dan dijamin kesejahteraannya.

Ketika Majapahit perlahan runtuh, sebagian pandai besi memilih bertahan dan menurunkan keahliannya. Kelak, Kesultanan Demak dan Mataram menggunakan jasa mereka untuk memperkuat persenjataannya. Tak sedikit pula pandai besi yang menyebar ke wilayah pedesaan. Dua yang terkenal adalah kakak-adik, Empu Supo dan Empu Suro. Bersama pelarian lainnya, mereka menuju ke selatan lalu berhenti di sebuah hutan tak berpenghuni yang dirasa aman. Bangunan untuk tempat tinggal pun didirikan hingga tempat itu menjadi desa.

Empu Supo dan Empu Suro meneruskan usahanya membuat aneka pusaka besi seperti keris dan tombak. Pesanan mulai berdatangan. Penasaran, sejumlah orang segera mendatangi tempat itu yang kemudian disebut Kampung Pandean. Nama itu bertahan hingga sekarang untuk menyebut sebuah desa kecil di Umbulharjo, Yogyakarta. Keahlian mengolah besi pun lestari hingga kini pada segelintir penduduk. Beberapa di antaranya menisbatkan diri sebagai keturunan pandai besi zaman Majapahit. Status yang meninggikan mereka meski pekerjaannya dianggap kasar.

(Historia – Hendaru Tri Hanggoro)

Berita Terkait:
Aceh-Ottoman dalam Koin Emas
Kanibalisme di Nusantara
Perbudakan di Nusantara
Kitab Lelaki Sejati
Jejak Leluhur Manusia
Kisah Pemburu Kepala
Pengobatan Nusantara
Desa Pandai Besi yang Hilang
Yang Mati Yang Bercerita
Sumber : historia.co.id

Follow Historia : Facebook Facebook Pages Twitter

Berita Lainnya

Jejak Manusia Purba Asia Tenggara di Padangbindu. Pertanda Gugurnya Teori Out of Taiwan?

Perubahan fisik lingkungan alam di Indonesia tidak menyurutkan munculnya berbagai bukti tinggalan artefak budaya dan bukti kehidupan yang sekarang telah hilang musnah. Mongabay Indonesia dalam tulisan ini ingin mengajak pembaca untuk menelusuri masa-masa awal jejak awal manusia (homo sapiens) yang mendiami kepulauan Nusantara.

Jurnalis Mongabay-Indonesia, Taufik Wijaya menuliskan perjalanannya ke Goa Harimau, salah satu lokasi ekskavasi arkeologis penting di Sumsel yang mungkin suatu saat nanti akan mengungkap kebenaran dan merevisi teori utama yang dipercaya saat ini.

Motif lukisan dinding Goa Harimau mirip motif kain songket khas Palembang. Foto Taufik Wijaya

 

Goresan berwarna merah buatan Homo sapiens di dinding belakang Goa Harimau tampak sederhana.  Motifnya antara lain lingkaran, duri ikan, kotak-kotak, zig zag, serta guratan yang tak beraturan.  Sederhana tapi mampu menciptakan beragam imajinasi. Motif zig zag, kotak-kotak, maupun duri ikan mengingatkan saya pada pinggiran motif kain songket khas Palembang.

Melihat lukisan ini, mau tak mau sosok pun terbawa ke masa ribuan tahun yang silam.  Dalam visi imajinasi, saya melihat Homo sapiens yang sedang membawa kerabatnya yang telah meninggal, menggunakan sebuah rakit. Beberapa kali rakit mereka sulit menepi, terhempas derasnya air sungai Air Kaman Basa yang mengalir ke Sungai Ogan. Bagai pemanjat dinding batu, mereka membawa jasad ke dalam Goa Harimau yang lebarnya 45 meter dan tinggi sekitar 25 meter. Mereka pun mengubur jasad dan melakukan ritual memoriam, termasuk melukis di dinding goa.

 

***

 

Terkuaknya keberadaan kompleks goa di Padangbindu sebagai tempat hunian manusia purba, dimulai tahun 1999 saat dilakukan eksplorasi penelitian oleh Hubert dan Jatmiko di goa-goa karst di wilayah Desa Padangbindu.

Goa Harimau merupakan satu dari lima goa yang terdapat di karst Bukitbarisan di Desa Padangbindu. Goa lainnya Goa Putri, Selabe 1, Akar dan Karang Pelaluan. Goa yang paling besar yakni Goa Putri, yang letaknya di tengah dari empat goa lainnya. Diperkirakan kedalaman Goa Putri mencapai 150 meter, dan ketinggian sekitar 20 meter dan lebar 20-30 meter. Di Goa Putri ini terdapat goa lainnya, yakni Goa Penjagaan dan Goa Lumbung Padi.

Nama Goa Harimau sendiri diyakini berasal dari masyarakat setempat yang konon dulu sering mendengar auman harimau dari dalam goa ini.  Sebelum dibuka kembali oleh para arkeolog beberapa tahun silam, goa ini banyak dipenuhi semak, dan ditutupi sejumlah pohonan besar.

Berbagai penemuan artefak dan kerangka manusia purba yang diteliti para arkeolog, menyimpulkan hunian ini berlangsung sekitar masa 10.000-2.000 tahun lalu di sepanjang Sungai Ogan, terutama di Padangbindu. Kelima goa tersebut ditemukan bukti hunian manusia purba, baik ras mongolid maupun austromelanesid.

Selain goa-goa dan ceruk, juga dilakukan pengamatan terhadap sejumlah aliran sungai yang mengandung indikator temuan alat paleolitik seperti kapak perimbas, kapak penetak, kapak genggam, alat serpih, alat serut, kelompok alat jenis pick yang sudah mengalami rounded akibat arus sungai.

Alat tersebut berbentuk segitiga, agak meruncing di bagian ujungnya, dan dibuat dari fragmen fosil kayu. Selain itu didapatkan juga batu pukul dan kelompok batu inti yang bahan bakunya terbuat dari gamping kersikan dan chert (Jatmiko & Hubert Forestier, 2002 ).

 

Beragam artefak yang ditemukan di Goa Harimau. Foto Arkenas

 

Dari sejumlah goa hunian tersebut, saat ini yang paling menarik perhatian para arkeolog maupun sejarawan yakni Goa Harimau. Sejak 2008 hingga saat ini sudah ditemukan 78 kerangka Homo sapiens oleh Arkeologi Nasional (Arkenas) yang diperkirakan  usianya sekitar 3.500 tahun lalu. Menurut hasil ekskavasi posisi jasad yang dikuburkan beragam, ada yang menghadap barat, utara, timur, dan tidak sedikit yang dikuburkan berpasangan. Berbagai bentuk posisi kubur pun bermacam dari primer, sekunder, sampai terlipat dan terlentang.

M. Ruly Fauzi selaku koordinator Lapangan Ekskavasi Goa Harimau dari Center of Prehistory and Austronesian Studies (27/05/2014), menjelaskan pada kedalaman 1,2 meter penguburan Homo sapiens, ditemukan tulang belulang hewan, seperti ikan, monyet, babi, rusa, landak, badak, kerang, gading gajah, hingga kerbau. Di bagian bawahnya, terdapat artefak berupa serpihan batu obsidian, alat pipisan, dan alat tumbuk.

Menurut Ruly, artefak-artefak tersebut diperkirakan buatan Homo sapiens, sebab sebagian serpihan memiliki sisi tajam yang berfungsi sebagai pemotong. Terdapat pula tulang fauna, yang diduga dikonsumsi, yang dipotong menggunakan alat-alat tersebut. Ditemukan pula kerang-kerangan laut yang pecah, dibakar, dan dipotong. Termasuk jejak pengolahan hewan buruan seperti landak dan ikan air tawar. Penemuan kerang-kerangan laut ini memungkinkan indikasi bahwa lingkungan sekitar Goa Harimau sebelumnya adalah tepi lautan.

Selain lokasi penguburan, keunikan dari goa-goa karst Padangbindu adalah adanya temuan lukisan dinding gua yang mengindikasikan goa-goa ini telah ditinggali, sebelum akhir Zaman Es atau sekitar 20.000-10.000 tahun lalu.

Adhi Agus Oktaviana, Ketua Tim Penelitian Goa Harimau dari Pusat Arkeologi Nasional, Kamis (29/5/2014), mengatakan lukisan dinding itu diperkirakan berjumlah 34 motif. Lukisan tersebut diduga bagian dari ritual penguburan.

Berdasarkan catatan sejarah, sebelumnya lukisan dinding goa hanya ditemukan di timur Indonesia. Antara lain di Sulawesi Tenggara. Tepatnya di Mentanduro, La Kabori, Kolumbo, Toko, dan wa Bose, sedangkan ceruk-ceruknya di La Sabo, Tangga Ara, La Nasrofa, dan Ida Malangi. Lukisan dinding goa juga ditemukan di Papua dan Maluku. Penemuan lukisan di dinding goa ini adalah kali yang pertama di Pulau Sumatera.

Artefak logam juga ditemukan, usianya sekitar 3.500 tahun. Artefak logam ini sangat mirip dengan logam Dongsom di Vietnam. Ini menimbulkan dugaan Homo sapiens di Padangbindu telah melakukan hubungan dengan dunia luar, yang saat itu jaraknya sangat jauh.

Jika ekskavasi dihentikan saat ini, maka penemuan kerangka manusia hanya sampai pada kesimpulan bahwa di Padangbindu pernah menetap manusia pada masa penutur Austronesia (Mongolid Selatan). Pertanyaan pentingnya, apakah mungkin di Goa Harimau pernah hidup manusia modern, manusia modern awal, hingga manusia purba?

 

Mematahkan Teori  Out of Taiwan?

Sampai saat ini manusia purba tertua di Asia Tenggara ditemukan di Pulau Jawa yakni Pithecantropus Erectus. Tetapi penemuan tersebut belum meyakinkan para arkeolog maupun sejarawan, sebab hanya ditemukan dua kerangka. Bahkan salah satunya berupa tulang rahang, beberapa gigi, dan sebagian tulang tengkorak. Bukan sekelompok kerangka Homo sapiens yang lengkap seperti di Goa Harimau.

Itupun ekskavasi Goa Harimau baru dilakukan sekitar 4,8 meter. Jika tinggi Goa Harimau dari bibir sungai sekitar 30 meter, ada kemungkinan jika terus digali secara vertikal, bukan tidak mungkin akan ditemukan kerangka manusia purba dari masa palaeotik. Hal ini diperkuat dengan temuan artefak masa palaeotik di Sungai Ogan dan sekitarnya, seperti kapak genggam dan kapak pembelah.

Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi Badan Tenaga Nuklir Nasional pada 2013 berhasil mengidentifikasi lapisan tanah berusia 14.825 tahun pada kedalaman dua meter dimana didapati serpihan batu obsidian, alat pipisan, dan alat tumbuk.

Artinya, setidaknya ada manusia dari tiga tingkat budaya yang memanfaatkan Goa Harimau. Guna memastikan alur genetika Homo sapiens yang ditemukan tersebut, para peneliti dari Pusat Arkeologi Nasional bekerja sama dengan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, mengambil sampel gigi dan tulang Homo sapiens di Goa Harimau.

 

Kubur sekunder di Goa Harimau. Foto Arkenas

 

Pengarah Ekskavasi Goa Harimau dari Pusat Arkeologi Nasional Prof Harry Truman Simanjuntak, dalam wawancara tertulisnya dengan Mongabay Indonesia menjelaskan ada empat periode hunian di Goa Harimau.

Pertama, hunian pertama dan tertua oleh manusia modern awal berlangsung pada akhir Plestosen. Pertanggalan tertua yang tersedia hingga kini dari sekitar 14.500 tahun yang lalu. Periode ini masih terus diteliti untuk memperoleh kronologi hunian yang lebih tua lagi. Bukti-bukti hunian dari periode ini berupa artefak litik (dari bahan batu) dan sisa fauna buruan. ​

Kedua, hunian awal Holosen sekitar 12.000-3.500 tahun yang lalu. Sisa manusianya belum ditemukan, tapi jika membandingkan dengan wilayah lain pada periode itu kemungkinan besar dari ras Australomelanesid. Bukti-bukti hunian antara lain peralatan litik, alat tulang, sisa pembakaran, sisa hewan.

Ketiga, hunian Penutur Austronesia awal (leluhur Bangsa Indonesia yang pertama menghuni wilayah itu) dari sekitar 3.500-2.000 tahun yang lalu. Bukti-bukti hunian antara lain kubur-kubur manusia, tembikar, sisa fauna, perhiasan, alat tulang dan sisa pembakaran. Kemungkinan lukisan yang ada dibuat pada periode ini walaupun masih terbuka kemungkinan dibuat pada periode kedua.

Keempat, hunian Penutur Austronesia lanjut dengan pengaruh budaya logam pada masa protosejarah, dari sekitar 2.000-1.500 tahun yang lalu. Bukti-bukti hunian sama dengan yang ketiga di atas, tetapi ditambah dengan kehadiran benda-benda logam (perunggu dan besi) sebagai bukti telah berkembangnya hubungan dengan dunia luar.

​“Jadi seperti disinggung di atas, penelitian di Goa Harimau masih akan berlanjut terutama mencari hunian yang lebih tua di lapisan yang lebih dalam. Ini sangat penting untuk mengetahui kronologi lengkap hunian gua, sehingga bukti-bukti yang ada akan mengisi kekosongan hunian Sumatera selama periode ini,” tulisnya.

 

***

 

Kristantina Indriastuti, arkeolog dari Balai Arkeolog (Balar) Palembang, Jumat (18/7/2014),  bahkan yakin penemuan kerangka manusia purba yang usianya jauh lebih tua (Pithecantropus Erectus dan Meganthropus Paleojavanicus) dapat ditemukan di Goa Putri.

“Sebagai goa yang paling luas dibandingkan goa lain, jelas memungkinkan ditemukan kerangka manusia atau artefak lainnya di goa tersebut. Misalnya di Goa Lumbung Padi,” jelasnya.

Goa Lumbung Padi merupakan salah satu goa yang berada di teras Goa Putri. Pintu masuknya di sebelah timur. Ruangan ini cukup ideal untuk bertempat tinggal, karena kondisi lantai cukup kering dan sinar matahari cukup menerangi ruangan.

Goa Lumbung Padi mempunyai ukuran luas lantai 150 meter, tinggi mulut goa 9 meter dan lebar mulut goa sekitar 25 meter. Adapun komponen alami dalam goa terdapat stalaktit dan stalakmit, formasi ruang bertingkat dan sumber air terdekat terletak tidak jauh dari goa yaitu Sungai Semuhun. Sungai ini mengalir di depan Goa Putri dan mengalir keluar masuk melalui celah-celah goa.

 

Lokasi ekskavasi Goa Harimau. Foto Taufik Wijaya

 

“Kalau dilakukan ekskavasi saya percaya akan ditemukan kerangka manusia purba dan bukti kehidupan purba lainnya,” tegas Kristantina.

Kepala Balai Arkeologi (Balar) Palembang Nurhadi Rangkuti mengatakan penggalian juga akan dilakukan goa-goa lain di Padangbindu. “Prioritas ekskavasi di Goa Harimau karena manusia yang ditemukan bukan hanya ras mongolid juga austromelanesid, dan satu-satunya ditemukan lukisan dinding manusia purba di Sumatera,” katanya. Selain itu, lantai Goa Harimau jauh lebih dalam, sehingga membutuhkan penggalian dan penelitian yang lebih lama.

​Jika akhirnya ditemukan kerangka Pithecantropus Erectus dan Meganthropus Paleojavanicus di Padangbindu, kian mematahkan teori sebaran manusia dari utara ke selatan (Out of Taiwan) oleh Peter Bellwood di wilayah Asia Tenggara. Teori ini berdasarkan penyebaran bahasa. Sekarang teori ini banyak bertentangan dengan fakta.

“Menurut hemat saya dari fakta-fakta baru, baik berupa arkeologi, genetika atau DNA, dan lainnya, lebih mendukung sebaran sebaliknya, dari selatan ke utara,” kata Dr. Danny Hilman Natawidjaya, pakar gempa dari Puslit Geoteknologi LIPI, Jumat (18/7/2014). “Ahli yang mengusung teori sebaliknya atau yang sering disebut teori Out of Sundaland antara lain arkeolog Wilhelm Solheim, S. Oppenheimer dari Oxford, Richard Martin, dan masih banyak lagi,” tutur Hilman.

“Kesalahan terbesar yang sering terjadi, orang sering terlalu cepat menyimpulkan  dan fanatik dengan satu konsep saja, misalnya kalangan arkeolog umumnya selalu mencocok-cocokan dengan teori Out of Taiwan. Padahal belum tentu benar. Yang terpenting teliti sampai tuntas isi Gua Harimau itu. Saya dengar masalah umurnya saja kisarannya masih sangat panjang, dari 1.000-3.000-an sampai 6-10.000-an (tahun). Umur penting, misalnya ada kerangka yang berasosiasi dengan artefak alat atau barang pertanian dan berumur lebih dari 4.000 tahun lalu, maka jelas tidak cocok dengan teori Out of Taiwan,” pungkasnya.

Apakah persebaran manusia purba berasal dari Padangbindu? Untuk kemudian menyebar ke berbagai wilayah di Asia Tenggara melalui Sungai Ogan yang bermuara di Sungai Musi, terus mengikuti arus menuju ke Selat Bangka, yang dari sini, menuju selatan ke Laut Jawa dan ke utara menuju Laut China Selatan?  Suatu saat nanti diharapkan sains akan mampu menjawabnya.


Jejak Manusia Purba Asia Tenggara di Padangbindu. Pertanda Gugurnya Teori Out of Taiwan? was first posted on July 30, 2014 at 12:51 am.

31
Jul
14

PARRINDO : Sarankan Badan Pembinaan Maritim Indonesia

  Logo PARRINDO

 Perlu Dibentuk Badan Pembinaan Maritim Indonesia

Senin, 28 Juli 2014 – 08:36 WIB

Suara Pembaca:

Badan Pembinaan Maritim Indonesia

Dalam rangka pembangunan Poros Maritim Dunia maka perlu dibentuk tersendiri Badan Pembinaan Maritim Indonesia yang sungguh berkewenangan melakukan keterpaduan perencanaan, perancangan, prnelitian, pengkajian, pemberdayaan, pengembangan, pengelolaan, pengawasan, pengendalian kegiatan-kegiatan berkaitan dengan program2 poros maritim Indonesia.

Keberadaan peran Dewan Maritim Indonesia dan Kementerian-kementerian Teknis Sektoral dengan demikian akan dapat lebih dioptimalkan.

Penguatan pembudayaan United Nation Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982 dengan demikian juga akan terfokus, sehingga sebagai negara maritim, RI akan lebih berdaya optimasikan sumber2 daya kelautan dan kemaritimannya guna capaian sejahterakan rakyatnya sekaligus sebagai pusat perdagangan dunia yang handal.
Semoga semangat seperti “bagi Indonesia, laut adalah masa depan dan iptek adalah jawabannya” dapat terealisasi segera.

Jakarta, 27 Juli 2014

Pandji R Hadinoto, Nasionalis Pancasila

PARRINDO – Parlemen Rakyat Indonesia

 

Sumber Berita: http://www.edisinews.com


http://edisinews.com/berita-perlu-dibentuk-badan-pembinaan-maritim-indonesia.html#ixzz391wV6dov

Salam Pancasila ..
Setuju .. Utk itu perlu penetapan Otoritas Maritim Indonesia dibawah Presiden Langsung. Indonesia mempunyai 3 status Maritim yaitu Coastal state, Port State dan Flag state. Didunia ini hanya 2 negara yg mempunyai 3 status itu, yaitu Indonesia dan Filipina. Kami dari Yayasan Pendidikan Maritim Indonesia telah mengkaji dan mempunyai sylabusnya.
Demikian disampaikan ..
Soraya Djajakusuma

SEBELAS KEBIJAKAN DAN STRATEGI MAKRO PEMBANGUNAN MARITIM

 

Indonesia Poros Maritim Dunia

Selasa, 05 Agustus 2014 – 11:27 WIB

Pandji R Hadinoto

Suara Pembaca:

Indonesia Poros Maritim Dunia

Aspirasi Presiden Terpilih KPU, Joko Widodo tentang Indonesia Poros Maritim Dunia ternyata mendulang opini komplementer seperti pentingnya pembentukan Badan Pembinaan Maritim Indonesia, juga opini penting lainnya yaitu pemberdayaan Pelabuhan Bitung di Manado yang adalah berpotensi bahari untuk container yard mengingat kedalaman selatnya +/- 22-30m` dan lautnya tenang karena didepannya ada pulau Lembe, sehingga kalau dikembangkan akan menghidupkan kawasan timur Indonesia menimbang sebagai negara kepulauan sebesar ini harusnya tidak kalah dengan Taiwan yang punya Kyusung, Jerman punya Hamburg sebagai pelabuhan container dan selain optimasi jalur Tanjung Priok – Bitung yang aksesnya langsung Pacific, juga bangun saja Tol Menado-Bitung 42 km saja yang setara Cipularang sebagai pendukung, dan pulau Lembe juga bisa dikembangkan seperti Suramadu yaitu sebagai Hub Makassar, Ambon, Sorong, Surabaya kebarat, begitu dikemukakan oleh sobat Sucipto Harimurti di sosmed SOMALINDO (Solidaritas Masyarakat Lokal Indonesia).

Lebih lanjut sobat Hari Setiawan yang juga di sosial media yang sama, beropini bahwa Bitung – Sorong – Biak sebenarnya ideal untuk dikembangkan sebagai Pelabuhan & Kawasan Ekonomi dengan fokus & orientasi ke Negara2 Kepulauan di Pasifik yg selama ini pasarnya dikuasai Aussie & New Zealand. Kalau saja di Kawasan Timur tersebut dapat terbangun infrastruktur & diprioritaskan juga Industri Pengemasan bagi semua produk liquid/cair bisa di kemas di kawasan tersebut & lalu dipasarkan ke Nauru – Palau – PNG-Bougenville – Fiji – Solomon & sekitarnya, maka produk2 seperti Kecap-Olie-Detergen-Semen-Saus-Pasta Gigi dapat diangkut dalam bentuk curah dan dikemas di Bitung -Sorong – Biak. Jadi paradigmanya memang perlu dirubah bahwa Indonesia Timur juga merupakan Serambi Depan NKRI menghadap ke Pasifik. Hal ini barangkali bisa menjawab permasalahan kawasan Timur Nusantara yg selalu merasa “ditinggalkan” itu.

Tentunya sumbang pikir ini tidak berhenti di ketiga opini tersebut diatas saja, suasana batin kerakyatan yang dibangun oleh Presiden Terpilih KPU, Joko Widodo, rupanya akan terus mendulang opini2 lain guna memperkaya dan memperkuat aspirasi Poros Maritim Dunia yang terhitung cemerlang itu.

Pandji R Hadinoto, Dewan Pakar PKPI,

PARRINDO – Parlemen Rakyat Indonesia

 

BERITA LAINNYA

 

 

 

26
Jul
14

Kepemimpinan : Sejak 2006 Ramalkan Jokowi Presiden

Orang Ini Sejak 2006 Ramalkan Jokowi Bakal Jadi Presiden

Sabtu, 26 Juli 2014 11:51 WIB
Orang Ini Sejak 2006 Ramalkan Jokowi Bakal Jadi Presiden
Tribun Jateng/Galih Priyadi
Sukiyat, warga Klaten, Jawa Tengah, yang mengaku sejak tahun 2006 sudah meramalkan Jokowi menjadi Presiden RI.

Laporan Wartawan Tribun Jateng Galih Permadi

TRIBUNNEWS.COM, KLATEN – Percaya atau tidak, Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi sudah sejak lama diramalkan menjadi Presiden RI.

Adalah Sukiyat, pemilik Body Repair Kiat Motor, Klaten, Jawa Tengah, yang pernah meramalkan Jokowi kelak menjadi presiden.

Dalam wawancara majalah “Saudagar” edisi Agustus 2006, menurut Sukiyat, pengganti Susilo Bambang Yudhoyono merupakan keturunan rakyat biasa, bukan orang terkenal, dan berasal dari Solo.

“Presiden masa depan itu kini masih jadi Satria Piningit,” kata Sukiat, yang dikabarkan mempunyai ketajaman batin, kala itu. Satria Piningit yang dimaksud Sukiyat ternyata Jokowi.

“Saya dulu belum mau menyebut Jokowi, takut mendahului kehendak tuhan. Jokowi dipingit jadi wali kota, kemudian jadi gubernur, dan sekarang akhirnya keluar menjadi presiden. Sekarang bukan lagi Satria Piningit tapi disebut pangeran,” ujarnya.

Langkah Jokowi menjadi presiden menurut Sukiyat sudah menjadi kehendak alam. Segala rintangan yang dihadapi Jokowi selama proses menjadi presiden pun bisa dilalui.

“Ini sudah kehendak alam. Semoga Pak Jokowi bisa melaksanakan tugasnya. Reformasi, peningkatan teknologi, dan penegakan hukum harus dikerjakan dengan tertib. Negara menjadi bermasalah akibat orang-orang tidak tertib menjalankan kewajibannya. Semoga Pak Jokowi bisa menertibkan Indonesia,” ujar Sukiyat.

Editor: Reza Gunadha
berita POPULER

ILUNI FHUI: Hasil Pilpres 100% Sah Secara Hukum

Tribunnews.com, Jakarta - Ketua Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia (ILUNI FHUI) Melli Darsa menyatakan bahwa Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 (Pilpres) telah berjalan dengan demokratis dan konstitusional.

“Penyelenggaraan Pilpres 2014 serta hasilnya adalah seratus persen sah secara hukum, sekalipun ada salah satu Capres peserta Pilpres menyatakan menarik diri pada saat proses rekapitulasi perhitungan perolehan suara sedang berlangsung di KPU,” tegas Melli di Jakarta, Jumat (25/7/2014).

Melli dalam keterangan yang diterima Tribunnews.com, Sabtu (26/7/2014)  juga menyatakan mendukung dan menghormati keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang telah menetapkan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2014-2019.

Pada kesempatan yang sama, Melli juga menyampaikan harapannya kepada Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai lembaga yang berwenang memeriksa dan memutus sengketa Pilpres.

Dalam hal salah satu Capres peserta Pilpres yang menyatakan menarik diri pada saat proses rekapitulasi perhitungan perolehan suara sedang berlangsung di KPU mengajukan gugatan kepada MK, ILUNI FHUI sangat berharap para hakim konstitusi, termasuk mereka yang sebelumnya merupakan kader partai politik tertentu, akan bersikap independen dan imparsial dalam memeriksa dan memutus sengketa Pilpres.

Para hakim konstitusi benar-benar harus mampu menjadi penjaga nilai-nilai negara hukum yang paling mendasar di negeri ini yaitu, demokrasi berdasarkan pemilu yang jujur dan adil.

“Jangan sampai MK mengkhianati ekspresi hati nurani ratusan juta rakyat Indonesia semata-mata hanya karena mengedepankan dan mementingkan ambisi kekuasaan orang-orang tertentu yang tidak tercapai dalam Pilpres 2014 dan juga menjaga kepentingan tertanam (vested interest) hakim konstitusi sendiri sebagai pribadi,” ungkap Melli.

ILUNI FHUI berharap MK sebagai sebagai benteng keadilan terakhir dalam rangkaian proses Pilpres, mampu membuktikan dirinya sebagai lembaga peradilan yang kredibel dan dapat diandalkan untuk menyelesaikan sengketa Pilpres dengan arif dan bijaksana dalam peran yang independen dan obyektif.

“Pada momen bersejarah ini, ILUNI FHUI berharap MK bisa menunjukkan integritasnya. Di tengah maraknya perilaku koruptif dan mencari keuntungan pribadi yang dilakukan banyak pejabat publik di Indonesia, termasuk baru-baru ini di MK sendiri. MK jangan sampai mengobrak-abrik demokrasi yang sudah diperjuangkan oleh segenap rakyat dengan amat susah payah dan mahal harganya, termasuk melalui Pemilu ini. MK harus membuktikan kepada semua pihak baik di Tanah Air maupun luar negeri bahwa Indonesia sebagai Negara Hukum masih berdiri tegak dan terhormat dan MK sebagai lembaga masih bisa diandalkan untuk mengatasi masalah-masalah nasional dengan tepat, bijak, dan mengutamakan demokrasi dan kesatuan serta persatuan Indonesia,” tegas Melli.

Sementara itu, Sekretaris Umum ILUNI FHUI Mohamad Kadri mengatakan bahwa Pemilu Legislatif dan Pilpres tahun ini telah menunjukkan antusiasme rakyat yang dahsyat dalam kehidupan berdemokrasi.

“Jangan sampai hal ini berakhir mengecewakan di MK dan menjadi suatu tragedi dan sejarah hitam kehidupan kita berbangsa dan bernegara. Kita semua harus menjaga jangan sampai itu terjadi,” kata Kadri. (***)

Baca Juga:

Mahfud: Bukan Saya yang Minta, Tapi Pak Prabowo yang Datang ke Saya

Pakar Hukum Tata Negara: MK Harus Bebas Intimidasi

Mahfud: PKS Tak Pernah Tunjukkan Data ke Saya

Berita Lainnya