29
Apr
13

Ekonomi : Kondisi Sulit Kapitalisme Barat

http://jakarta45.files.wordpress.com/2011/12/jakarta-452.png?w=637&h=609&h=609

KONDISI SULIT YANG DIHADAPI OLEH KAPITALISME BARAT

Dikutip dari [Indonesia-Rising] — On Tue, 4/23/13, Chan CT <SADAR@netvigator.com>

Pemantauan dan Pemikiran terhadap Kondisi sulit yang dihadapi oleh Kapitalisme Barat : Tiga Ilham besar bagi Tiongkok oleh Penulis : Liu Xiao Ming, Dubes Tiongkok di Inggris.

Tulisan ini bersumber dari harian Qiang Dao Ri Bao (Harian Nusantara) 17 April yang lalu. Terjemahan dari bahasa Tionghua ini ada bagian yang disingkat. –Indarto.Tan

September 2008 yang lalu, dengan ambruknya Lehman Brothers Amerika, dunia Barat terperangkap kedalam krisis finansial berat. Lima tahun telah lewat, krisis ini bukannya usai, justru dari masalah finansial ekonomi merembet ke masalah politik dan lingkup sosial, penyakit daruratberubah menjadi penyakit kronis.

Tulisan ini terdiri tiga bagian :
1. Situasi sulit yang dihadapi Kapitalisme Barat.
2. Bagaimana menilai Kapitalisme Barat yang berada dalam kondisi sulit.
3. Tiga Ilham besar (bagi Tiongkok) atas Kapitalisme Barat yang sedang berada dalam kondisi sulit.

1. Situasi sulit yang dihadapi Kapitalisme Barat.

A. Pertumbuhan ekonomi kehilangan kendali metoda yang dipakai dalam penanganan moneter dan finansial oleh Kapitalisme Barat, hingga sekarang hasilnya tidak jelas. Ada tiga hal sebagai penyebab :

1. Terjebak moneter.
Ahkir-ahkir ini, dunia meneter Barat terlalu membengkak, perkembangan usaha keuangan lebih besar beberapa kali lipat ketimbang berkembangan dunia usaha riel, kemungkinan resiko menjadi besar sekali.

Inggris sebagai contoh, industri hanya mempati 21% dari nilai ekonomi keseluruhan Inggris, sedang dunia usaha keuangan dalam perekonomian Inggris nilainya mencapai 70%. Penggembosan ekonomi riel ini memperlemah Kapitalisme Barat menangani krisis untuk mewujudkan pertumbuhan ekonominya. Produk finansial yang membengkak tanpa batas membentuk gelembung yang ahkirnya pecah.

2. Terjebak hutang.
Barat dalam waktu panjang terbiasa hidup konsumtiv dengan cara berhutang, menyebabkan hutang menumpuk tanpa mampu melunasi. Menurut data statistik, hutang negara maju sampai tahun 2012 mencapai 110% dalam perbandingan dengan GDP, mencapai tingkat tertinggi setelah PD II. Untuk
mengatasi krisis hutang diambil cara mengetatan pengeluaran negara, ahkirnya pertumbuhan melemah, ketidak puasan rakyat terhadap pemerintah meningkat, pemerintah seolah naik macan sulit turun.

3. Terjebak jaminan kesejahteraan.
Dalam jangka panjang, jaminan sosial dijadikan cara paling penting bagi negara untuk menenteramkan kelas menengah bawah demi kestabilan masyarakat. Ada semboyan seolah dari ayunan bayi sampai kuburan jaminan
sosial hanya naik tanpa turun, hanya bertambah tanpa berkurang. Ini menjadikan beban pemerintah semakin berat dari tahun ke tahun.

Di Inggris, dimana jaminan sosial paling besar, bahkan masyarakat kelas menengah bawah hasil yang didapat dari jaminan sosialnya lebih besar ketimbang penghasilan kerjanya, sehingga hilanglah motivasi untuk bekerja. Saat belum terjadi krisis, pengeluaran untuk jaminan sosial yang besar masih bisa dipertahankan, tetapi, setelah krisis muncul, pemerintah sulit menanggung beban itu lagi. Tetapi, masyarakat Barat yang sudah terbiasa hidup nyaman, dalam kenyataan tak sudi untuk mengetatkan ikat pinggangnya secara tiba-tiba.

Bagi Dunia Barat, terjebak jaminan kesejahteraan sosial menjadi problem yang harus dibereskan dalam masa depan.

B. Sistem pemerintahan tidak lancar.

1. Sistem pemilihan sulit mendapatkan orang bijak. Sistem pemilihan di dunia Barat tidak mendukung pertumbuhan dan berkembang seorang politisi. Pemilihan di Barat bukan diarahkan pada kemampuan kerja, melainkan mangarah pada siapa yang bisa meneriakkan semboyan yang indah dan nyaring, bisa menyenangkan para pemilih, dialah yang akan naik memegang tampuk pemerintahan. Pemimpin yang dihasilkan dengan cara ini, kadang-kadang kurang pengalaman dalam tampuk pimpinan negara, yang
menang dalam pemilihan bukan menang dalam kemampuan, tapi hanya lebih pandai bicara ketimbang kecakapan dalam mengatasi masalah. Menghasilkan banyak politikus tetapi sedikit menghasilkan negarawan.

2. Kepentingan partai diatas kepentingan negara.
Misalnya, masalah pertentangan antara partai Demokrat dan partai Republik di Amerika dalam masalah limit atas yang diperbolehkan bagi hutang negara, hampir saja melumpuhkan pemerintahan negara bagian.

Orang mengeluh, kalau demikian terus bukankah Amerika akan memilih kehancuran diri sendiri ? Resiko jangka pendek adalah melemahnya ekonomi, resiko jangka panjang adalah melemahnya superioritas negara dan ahkirnya seluruh dunia Barat nasibnya terseret kebawah.

3. Terjebak demokrasi penghalang pengaturan negara.
Kepentingaan yang dasar disandra oleh kepenting masyarakat kecil atau opini rakyat yang tidak rasionil, krisis sulit diatasi.

Misalnya, untuk memperbaiki sarana angkutan, meningkatkan ekonomi keseluruhan, pemerintah Inggris merencanakan satu proyek kereta api cepat. Tetapi karena selalu dihalang-halangi oleh sebagian kecil penduduk disepanjang jalan yang akan dilalui kereta, proyek itu terus molor, ahkirnya baru akan dimulai tahun 2017 dan selesai pada tahun 2032 yang akan datang, jadilah sebuah proyek yang bisa diharapkan tetapi tidak bisa dimulai.

Ahkir-ahkir ini, sebuah lembaga penelitian Kerajaan Inggris Sistim Demokrasi yang akan datang melakukan diskusi, kesimpulannya bahwa sistem Demokrasi Barat memiliki tiga masalah yang menonjol, yaitu pemilihan demokrasi menjadi sebuah permaianan; operasi Demokrasi manjadi pengutamaan modal; keputusan demokrasi menjadi ketetapan Rabun pendek.

Inilah bentuk demokrasi yang mengganggu pengaturan negara :
Tata-tertib lebih penting dari isi-utama, pembenahan negara menjadi terhambat.

C. Mekanisme persatuan masyarakat tidak berfungsi.

Pertama adalah bangkitnya pemikiran extrem. Ahkir-ahkir ini, dalam hal perdagangan, keimigranan dan keagamaan, pikiran konservativ mucul secara menyolok. Terlihat adanya gejala sebagian negara Eropa muncul partai-partai politik berhaluan kanan, misalnya Partai Britain Nasional telah memenangkan pemilihan di dewan perwakilan, demikian juga di Yunani partai berhaluan kanan tak segan menggunakan kekerasan menggertak dan mengancam kaum imigran.

Kedua adalah mandegnya pergeseran dalam masyarakat. Kelas menengah menyusut, jurang kaya-miskin melebar, dinamika pergeseran dalam masyarakat membeku. Saat ini 1% orang paling kaya di Inggris, penghasilan rata-ratanya 300 kali dari 10% orang paling miskin. Pada hal, tahun 70an pada abad yang lalu, 1% orang terkaya di Amerika menguasai 8% GDP penduduk negeri itu, tetapi, sampai tahun 2007, orang kaya yang 1% itu telah menguasai 24% kekayaan Amerika, semakin banyak kaum kelas menengah melorot kedalam garis kemiskinan! Sampai-sampai, Paul Krugman sipemenang hadiah Nobel ekonomi itu dengan terkejut berseru: impian Amerika sudah tiada lagi! Dengan nada tajam beliau berkata, dinamika pergeseran masyarakat Amerika dalam hal penghasilan rakyat dan pemerataan sumber-daya alam berada dalam masa terburuk selama 200 tahun negeri ini berdiri!

Ketiga adalah menajamnya kontradiksi dalam masyarakat dengan bertambahnya peristiwa massal. Contoh yang paling menyolok adalah munculnya gerakan pendudukan yang dalam tingkat tidak sama memberi benturan pada kota-kota tertentu. Essensi dari gerakan pendudukan adalah masyarakat Barat sudah tidak melihat adanya harapan lagi, mereka nenuntut perubahan. Selain itu, di Amerika, Inggris, Perancis bahkan di negeri Eropa Utara tertentu telah terjadi kekerasan yang cukup mengejutkan dunia, pembunuhan bersenjata, peristiwa kerusuhan massal, hakekatnya adalah manifestasi meruncingnya kontradiksi sosial. Dilatar-belakangi masalah sosial yang sulit dipecahkan, peristiwa massal dan peristiwa buruk lainnya akan terjadi tiada henti-hentinya di Dunia-Barat pada masa yang akan datang.

D. Hilangnya kesuritauladanan dalam moral.

Pertama adalah merosotnya moral para elit politik.
Paling menyolok adalah kejadian skandal membuka rekening pembayaran untuk keperluan pribadi. Tidak sedikit anggota DPR Inggris menggunakan wang negara untuk keperluan pribadi. Dari yang besar membayar cicilan pembelian rumah sampai yang kecil untuk membayar tissu toilet! Banyaknya jumlah uang dan tingginya kedudukan yang tersangkut dalam peristiwa ini, dalam sejarah polotik negara kapitalis jarang tercatat.

Kedua adalah perusahaan besar yang kehilangan moral.
Kejadian yang menyolok adalah peristiwa permainan bunga
bank. Barkely Bank di Inggris dan beberapa bank perdagangan internasional lainnya, secara bersekongkol telah mempermainkan bunga pinjaman mengeruk keuntungan luar biasa. Dan kejadian ini semua sepengetahuan para pengawas. Hal seperti ini sudah menjadi Aturan main dibawah meja !

Ketiga banyak muncul perbuatan amoral para elit masyarakat.
Tahun 2012 terbongkar skandal pelecehan sex oleh seorang presenter BBC selama 40 tahun. Tak pelak lagi, peristiwa ini adalah bom besar yang telah memporak perandakan nama BBC yang selalu memposisikan diri sebagai pembelala moral dengan sikap seorang gentelman. Peristiwa-peristiwa busuk dibawah sisitem kapitalisme Barat itu menyangkut moral pejabat, moral pengusaha dan moral umum. Dan skandal-skandal itu telah menggerogoti nilai-nilai kehidupan dan nilai-nilai kepentingan dibawah sisitem kapitalisme, juga telah menyingkap keterbatasan konsep keseimbangan
kekuasaan. Kesemuanya itu telah menggoyah kepercayaan masyarakat terhadap kekuasaan politik, kekuasaan bisnis dan kekuasaan opini dibawah sistem kapitalisme.

2. Bagaimana menilai Kapitalisme Barat yang berada dalam kondisi sulit.
Harus dari dua sudut pandang menilai Kapitalisme Barat secara dialektis-ilmiah.

Sudut pertama, krisis dan kesulitan telah memberi pukulan terhadap Dunia Barat. Menurut perkiraan ketua panitya Penasehat Ekonomi Gedung-putih, hanya dari kemunculan krisis-kecil keuangan tahun 2007, sampai krisis itu terbuka sama sekali pada tahun 2009, kerugian Amerika telah mencapai 16 triliun dolar, sama dengan 1/4 seluruh kekayaan Amerika! Mengenai Inggris sedang dibahas apakah akan mengalami kehilangan 10 tahun.

Dilihat secara keseluruhan, masalah dan kesulitan yang disebabkan krisis keuangan, sulit secara cepat dan tuntas diselesaikan. Kemungkinan Dunia Barat dalam jangka waktu cukup panjang akan berada dalam kondisi kurang sehat, pengaruh negativnya akan terus mempengaruhi ekonomi dunia dan ekonomi negara maju.

Sudut kedua, Barat tetap memiliki potensi cukup besar, kekuatan produksinya masih berpeluang untuk bertahan. Dilihat dari inti kekuatan produksi, inti hard-power maupun inti soft-powernya, betapapun mengalami pukulan, secara keseluruhan kelebihan kekuatan Barat masih jelas terlihat.

Tiga serangkai Amerika, Eropa dan Jepang tetap menduduki lebih 60% GDP seluruh dunia. Barat masih tetap pemimpin terdepan bagi pengembangan pengetahuan moderen internasional. Dibidang militer dan keamanan masih berada dalam posisi leading, dan secara keseluruhan masih menguasai opini dan aturan-main dunia. Kemerosotan Dunia Barat rupanya masih memerlukan waktu cukup panjang. Tentu saja, negara Barat dalam menghadapai krisis juga melakukan introspeksi dengan melakukan penyesuaian secara sungguh-sungguh dan tentu juga melakukan reformasi.

Usaha ini dilakukan dalam beberapa aspek :

a. Memperbaiki sistem.
Contohnya penyatuan mata-uang Eropa diperluas menjadi persekutuan finansial dan untuk nantinya maju selangkah lagi membentuk persekutuan politik. Amerika dan Eropa sedang berusaha memperbaiki perusahaan finansial, melakukan reformasi dalam penerimaan pajak dan sistem jaminan sosial. Melalui undang-undang, Eropa mengontrol bonus atau premi yang diberikan kepada pejabat tinggi perbankan dan untuk pertamakalinya membentuk badan pengawas pers, menutup sejarah yang selalu dibangga-banggakan : Kebebasan pers !

b. Mencari titik pertumbuhan baru ekonomi.
Negara-negara kapitalis utama berturut-turut membuat kebijakan dunia industri yang inti usahanya bersifat inovasi, antara lain meningkatkan investasi dibidang industri artificial-inteligent, teknologi kedokteran, bio-teknologi, komunikasi informatika, 3Dprinting dan sumber energi bersih lingkungan.

Amerika dan Kanada telah membuat terobosan dalam exploitasi oil-shale (kerogen shale), kebutuhan bahan bakar minyak kelak sudah tidak akan bergantung kepada negara-negara Timur-tengah lagi. Amerika dan Eropa akan mulai membahas persekutuan strategis perdagangan dan penanaman modal trans atlantic dengan cara menurunkan beaya perdagangan mendorong berkembangnya perekonomian.

c. Penyesuaian strategi.
Semenjak diguncang krisis ekonomi, kecenderungan melihat kedalam negara Barat meningkat, titik perhatian berpusat keinternal. Terutama disebabkan kekuatan rielnya cedera,

Barat dipaksa menghitung ulang nota perekonomian, tenaganya lebih diarahkan kebidang perekonomian dan kesejahteraan rakyat. 10 tahun kedepan Amerika akan memotong anggaran militernya sebesar 800 milyar, Inggris dalam 5 tahun kedepan juga akan memotong anggaran militernya sebesar 8%, negara-negara Eropa lainnya juga sekali lagi akan menurunkan anggaran pertahanannya.

3. Tiga Ilham besar bagi Tiongkok atas Kapitalisme Barat yang sedang berada dalam kondisi sulit.

Ilham pertama:
Kita (Tiongkok) telah melihat kelebihan Jalan kita, dengan percaya diri pertahankan terus jalan itu. Tak peduli siapapun yang akan melakukan reformasi dan keterbukaan atau berhadapan dengan krisis ekonomi internasional; Jalan Sosialisme-Tiongkok telah membuktikan dirinya secara nyata dan riel dalam hal keeffektifan dan keilmiahannya, dan telah mendapat pengakuan para tokoh yang berpandangan luas didunia internasional. Semenjak tahun lalu, kalangan teoritikus Barat telah mengadakan diskusi berkisar tentang Jalan Tiongkok.

Dua pakar Amerika dari MIT dan Havard telah menerbitkan buku dengan judul Mengapa Negara bisa Gagal. Buku ini telah menimbulkan perdebatan didunia Barat. Buku tersebut menulis, bahwa negara yang tidak menggunakan sistem demokrasi Barat ahkirnya pasti akan gagal, maka JALAN TIONGKOK tidak bisa bertahan lama, akhirnya akan dibuktikan suatu praktek perkembangan yang berusia pendek. Terhadap pandangan itu, pakar Barat lainnya mengajukan rasa keraguan yang sangat kuat.

Seorang kolomnis terkemuka dari Financial Times Inggris bernama Rahman menunjukkan : Selama 30 tahun reformasi dan keterbukaan, Tiongkok telah mengentaskan ratusan juta orang dari kemiskinan didunia ini, telah merealisir pertumbuhan tinggi ekonomi selama satu atau dua generasi, sesungguhnya dengan ceroboh memvonis Jalan Tiongkok sudah tidak bisa meyakinkan lagi masyarakat Barat. Selama terus saja mengabaikan kenyataan, Barat akan terperosok kedalam krisis penipuan terhadap diri sendiri!

Akhir-akhir ini, ada lagi dua ilmuwan Amerika yang menerbitkan buku Pengelolaan sempurna abad 21: Sebuah jalan tengah yang menyatukan Barat dan Timur. Buku ini juga mendapat perhatian yang luas. Buku tersebut dengan tegas mengatakan, pengelolaan terbaik bagi negara maupun internasional dikemudian hari haruslah mengambil hasil peradaban Barat dan Timur. Orang-orang yang berpandangan jauh di Barat semakin menerima jalan Tiongkok, sudah sewajarnyalah kita harus lebih yakin dan teguh akan jalan kita.

Ilham kedua :
Melihat kelebihan teori kita, pertahankan keyakinan teori itu. Salah satu kelebihan terbesar Sosialisme Tiongkok, terletak pada keteguhan mempertahankan sebuah sistem teori yang lengkap. Kalau dibanding, partai pemerintah Barat rata-rata menghadapi satu masalah, terjadi suatu ketidak jelasan teoritis, tidak punya teori pembimbing yang yang bisa diandalkan, juga tidak mengembangkan suatu teori yang sistematis.

Setiap partai begitu menang dan menduduki pemerintahan, membuat acaranya sendiri, menyelesaikan masalah sosial ekonomi lihat kanan lihat kiri, berayun tidak stabil. Menurut statistik yang dibuat majalah The Guardian Inggris, pemerintah Inggris sering sekali berubah kebijakan, artinya pemerintahan Barat kurang memikirkan strategi agar sosial masyarakat dapat ketenangan hidup dan kepuasan rohani, juga tidak berusaha agar pengalaman dalam pemerintahan bisa disimpulkan menjadi arah kebijakan dikemudian hari demi melaksanakan pembangunan teori.

Dunia Barat memberi kita satu pelajaran, agar satu negara bisa berkembang baik, hindarilah gejolak tidak perlu, harus mempertahankan satu sitem teori yang bisa dijalankan dan berkembang sesuai dengan perjalanan waktu, kalau tidak, perjalanan akan berliku-liku. Kelebihan Tiongkok adalah berdiri diatas kondisi nyata, maju sesuai perjalanan waktu, mengembangkan terus menerus teori pembimbing yang realistis dan bisa dilaksanakan.

Ilham ketiga :
Dengan kelebihan sistem negara kita (Tiongkok), dengan keyakinan teguh mempertahankan sistem. Melihat kesulitan yang dialami kapitalisme Barat, dibanding dengan keberhasilan besar pembangunan Sosialisme kita, kita punya alasan penuh untuk mempertahankan kepercayaan diri terhadap strategi sistem Sosialisme.

Sistem Sosialisme yang kita pertahankan dan selalu kita kembangkan itu, sudah dibuktikan berkali-kali secara nyata cocok dengan kondisi nyata Tiongkok masa kini yaitu memenuhi tuntutan obyektiv atas berkembangnya kekuatan produksi.

Sistem ini memiliki kekuatan mobilisir yang sangat besar, terutama saat memfokuskan kekuatan dalam melaksanakan proyek raksasa, sistem kita mampu secara konsisten mengangkat derajat kehidupan rakyat dan kekuatan negara dan bangsa menyeluruh. Selain itu sistem kita mampu beradaptasi dan menghadapai tantangan rumit atas globalisasi, zaman-informasi dan pluralisme.

Orang Inggris selalu menarik napas panjang dan terkagum terhadap bangsa Tiongkok dalam effisiensi kerjanya. Mereka sering malakukan perbandingan dalam pembangunan gedung bandara T3 di Beijing dengan pembangunan gedung T5 dibandara Heathrow di London, satu menghabiskan waktu 4 tahun, yang satu lainnya butuh waktu 20 tahun!

Sebuah surat kabar Independent di Inggris mengomentari : Dibanding dengan kecepatan Tiongkok, orang Inggris terlalu kaku. The Times pun mengomentari, para pemimpin Barat sudah waktunya belajar effisiensi kerja orang Tiongkok untuk mengatasi berbagai kelemahan Sistem Barat.

Memahami tentang Kapitalisme Barat secara ilmiah sekarang ini, selain masalah teori, juga sebuah kajian besar masalah kenyataan. Diteliti mendalam kemudian secara tepat menguasainya, bermakna sekali terhadap pelaksanaan pembangunan negara kita (Tiongkok).

Dasawarsa kedua abad ini adalah saat kita merealisir membangun masyarakat berkecukupan, saat menentukan bagi reformasi dan keterbukaan lebih dalam dan lebih luas. Untuk ini semua, kita ditutntut dua arah keluar dan kedalam bekerja lebih baik, berusaha keras menempati posisi atas perkembangan, menguasai inisiatif dan menguasai masa depan.

Dui Xi Fang Zi Ben Zhu Yi Kun Jing
De Guan Cha Yu Si Kao : San Da Qi Shi

Mail send by Ipad

About these ads

0 Responses to “Ekonomi : Kondisi Sulit Kapitalisme Barat”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 2,192,340 hits

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 121 other followers

%d bloggers like this: