31
Jul
12

Kebudayaan : Wedhatama

seikat syair wedhatama

Bonggan kang tan merlokena
Mungguh ugering aurip
Uripe lan tri prakara
Wirya – Arta tri Winasis
Kalamun kongsi sepi
Saka wilangan tetelu
Telas tilasing janma
Aji godhong jati aking
Temah papa, papariman ngulandara

[Salah sendiri bagi yang tak memerlukan,
(bahwa) pokok dari kehidupan itu,
hidupnya atas tiga perkara,
Wirya - Arta ketiganya Winasis
Jika sampai tidak punya ketiganya
hilang sudah jejak seorang manusia
lebih berharga daun jati kering
Maka akan hidup sengsara terlunta-lunta)
Ya, Wirya adalah terhormat, bermartabat karena telah berguna
bagi masyarakatnya, pantas menjadi suri tauladan dan jadi
seorang pemimpin. Orang wirya dihormati dan dihargai.
Arta (sering juga disebut Kerta) adalah berkecukupan dalam
hal harta kepemilikan. Jaman sekarang *arta* menjadi
sepadan dengan uang atau dana. Winasis adalah terpelajar.
Intelektual yang arif bijaksana. Maka wajar kalau
sampai seseorang tanpa ketiganya, ibaratnya lebih berharga
daun jati kering yang (di jaman itu) dapat dijadikan
pembungkus tempe ...;p. Lha kalau orang, buat bungkus apa?
Ah ternyata dalam wedhatama, yang konon adalah
kritik terselubung dari Wulangreh, terkandung semangat
kewirausahaan. Apalagi dalam salah satu pupuh pucungnya
sebagai berikut:
Ngelmu iku
Kalakone kanthi laku
Lekase lawan khas
Tegese khas nyantosani
Setya budya pangekesing durangkara

[Pengetahuan itu bermanfaat bila dilaksanakan
mulainya dengan semangat (antusias)
yang maksudnya memperkuat niat dan usaha
untuk "membungkam" nafsu angkara]
Ya pengetahuan tanpa pelaksanaan adalah perbuatan
orang bodoh, kata Bapak Manajemen Peter Drukker (1985).
Pikiran baik tanpa realisasi dan implementasi tinggalah
sebagai ide-ide saja. Seperti konsep dan sketsa helikopter,
kapal selam dan mesin penempa otomatis buatan Leonardo
Davinci…..
 
Bahwa ada semangat yang berlawanan dengan yang
dipersepsikan banyak orang sekarang, itulah awal munculnya
inovasi dan kreativitas.
Nuwun,
Ki Denggleng Pagelaran
0819-31101719
About these ads

0 Responses to “Kebudayaan : Wedhatama”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 1,671,382 hits

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 68 other followers

%d bloggers like this: