01
Jun
12

IndoHeritage : Gunung Padang Majenang

Tim Geolog Unsoed Teliti Fenomena Gunung Padang di Majenang

Arbi Anugrah – detikNews

Kamis, 31/05/2012 07:58 WIB

Foto: Arbi
Majenang
Fenomena punden berundak bukan hanya ada di Gunung Padang, Cianjur, Jabar saja. Ternyata di kawasan Salebu, Majenang, Jateng pun ada yang namanya Gunung Padang. Nah, Gunung Padang yang di Majenang pun sama persis dengan yang di Cianjur, ada bebatuan yang tersusun rapi.

“Kita akan cek, apakah terbentuknya bebatuan di sana secara alami atau buatan manusia,” kata Ketua Tim Geolog Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), M Aziz yang melakukan penelitian saat ditemui di sela-sela keberangkatan menuju Majenang, Kamis (31/5/2012).

Selama ini belum pernah ada penelitian ilmiah, apa sebenarnya susunan batuan di Gunung Padang, Majenang tersebut. Penduduk pun tidak ada yang tahu asal mula bebatuan yang tersusun rapi itu. Penduduk hanya tahu daerah itu dikeramatkan. Nama lokasi pun itu pun Gunung Padang.

“Kita cek dulu proses terbentuknya apakah ada kaitan dengan tektoniknya, karena dihubungkan dengan jalur tektonik di Jawa. Tapi kalau ternyata itu buatan manusia, itu bukan urusan kami lagi, itu arkeolog dan sejarawan,” jelas Aziz.

Menuju lokasi Gunung Padang di Majenang itu cukup jauh dari Purwokerto. Dengan menggunakan mobil membutuhkan waktu 2 jam, kemudian dari Kota Majenang menuju lokasi desa terdekat juga membutuhkan waktu 2 jam. Kemudian dari desa terdekat membutuhkan waktu 1 jam dengan jalan kaki dan melewati hutan.

(ndr/mok)

Baca Juga

 

Ada Makam Tua di Gunung Padang di Majenang

Indra Subagja – detikNews

Kamis, 31/05/2012 08:51 WIB

Jakarta Ada makam tua di kawasan Gunung Padang di Majenang, Cilacap, Jateng. Penduduk menyebutnya makam Ki Hajar Sakti. Biasanya pada bulan Suro, masyarakat dari kawasan Jawa Barat seperti Cirebon dan sekitarnya biasa melakukan semedi di kawasan itu.

Kini kawasan yang namanya sama persis dengan Gunung Padang di Cianjur itu tengah diteliti tim geolog dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Karena selain ada makam tua, di kawasan itu ada fenomena batu bersusun seperti punden berundak yang ada di Gunung Padang Cianjur.

“Kalau makam di puncak sebelah barat, sedang bebatuan di puncak sebelah timur,” kata budayawan Majenang, Hizi Firmansyah saat berbincang dengan detikcom, Kamis (31/5/2012).

Hizi menuturkan, tinggi bebatuan yang tersusun rapi itu, dari kaki hingga ke puncak mencapai 30 meter. Penduduk sudah menemukan fenomena bebatuan itu sudah lama, sudah sejak turun temurun.

“Ada kuncennya juga untuk batu-batu bersusun itu. Cerita di masyarakat dan juga dari kuncen, dahulu ada bebatuan yang bertulis, tapi sekarang sudah hilang,” jelasnya.

Asal muasal bersusun atu itu tidak diketahui, namun cerita turun temurun dari penduduk, makam Ki Hajar dan bebatuan itu ada kaitannya.

“Kabarnya, Ki Hajar itu keturunan kerajaan Pajajaran. Nah, dia ikut membangun batu itu. Tapi saya pikir, usia bebatuan itu jauh lebih tua dari makam itu,” jelas Hizi.

Lokasi Gunung Padang di Salebu, Majenang, persis seperti di Cianjur, berada di sebuah bukit. Hanya saja di Majenang ini, masuk kawasan hutan lindung di bawah naungan Perhutani.

Kini tim geolog Unsoed tengah menyelidiki fenomena bebatuan itu. Apakah berasal dari proses tektonik atau buatan manusia.

“Kalau buatan manusia, kita serahkan ke arkeolog dan sejarawan,” jelas Ketua Tim Geolog Unsoed, M Aziz.

(ndr/mok)

Baca Juga
About these ads

0 Responses to “IndoHeritage : Gunung Padang Majenang”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 2,194,344 hits

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 121 other followers

%d bloggers like this: