09
Dec
11

IpTek : Pesawat Pengintai Amerika Serikat

Pesawat Pengintai AS

RepublikaRepublika

Konten Terkait

Iran Utak-Atik Pesawat Pengintai AS

  • Foto yang dirilis Garda Revolusi Iran menunjukkan pesawat mata-mata AS RQ-170 Sentinel yang diklaim ditembak jatuh tentara Iran.Perbesar Foto
  • Foto yang dirilis Garda Revolusi Iran menunjukkan pesawat mata-mata AS RQ-170 Sentinel …

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN – Iran mengajukan protes secara resmi ke PBB atas peristiwa masuknya sebuah pesawat tak berawak milik AS jauh ke wilayah udaranya pekan lalu. Sebuah cuplikan yang ditayangkan televisi pemerintah Iran menunjukkan sebuah pesawat siluman berteknologi tinggi yang disebut sebagai pesawat tak berawak AS yang berhasil mereka tangkap.

Kementerian Luar Negeri Iran, sebagaimana diberitakan Aljazirah, telah memanggil Duta Besar Swiss, Livia Leu Agosti, dan mengatakan insiden itu sebagai upaya Washington meningkatkan “tindakan provokatif dan rahasianya” terhadap Iran. Kedutaan Swiss merupakan pihak yang menangani kepentingan AS selama negara Adidaya tersebut belum memiliki hubungan diplomatik dengan Iran.

Dalam surat tersebut dinyatakan bahwa “pemerintah AS bertanggung jawab sepenuhnya atas tindakan, yang bertentangan dengan semua hukum dan peraturan internasional yang dikenal”. Iran meminta PBB untuk mengutuk “tindakan rahasia” yang disebut telah mengalami peningkatan dan semakin sering terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam sebuah surat kepada Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-Moon, Duta Besar Iran untuk PBB mengatakan pemerintah menganggap serangan pesawat tak berawak itu “sama saja dengan tindakan permusuhan” dan “pelanggaran dan tindakan agresi”.

Dalam laporan yang sama dikatakan bahwa Iran sangat memprotes pelanggaran yang dilakukan sebuah pesawat mata-mata RQ-170 jauh ke dalam wilayah udaranya. Teheran meminta “respon mendesak dan kompensasi dari pemerintah AS”.

Media Iran memberitakan bahwa pada Ahad (4/12) malam lalu, kendaraan udara tak berawak tipe RQ-170 ditembak jatuh setelah membuat sebuah serbuan ringan ke wilayah udara Iran. Tapi tidak ada informasi akurat yang diberikan oleh para pejabat Iran letak pasti pesawat tersebut jatuh.

Tetapi media massa di AS mengatakan bahwa pesawat mereka jatuh di Iran timur lebih mungkin karena mengalami kerusakan. Baru-baru ini, televisi pemerintah Iran menayangkan lebih dari dua menit rekaman yang dikatakan sebagai RQ-170 Sentinel yang telah mereka tangkap. Dalam rekaman, diperlihatkan RQ-170 Sentinel dalam kondisi baik dan kerusakan tidak serius.

Kepala Divisi Kedirgantaraan Garda Revolusi Iran, Jenderal Ali Hajizadeh Ami, mengatakan pasukan Iran telah menjatuhkan pesawat pengintai dengan perangkat elektronik penyergapan, yang menyebabkan kerusakan minimum terhadap pesawat tersebut.

Di AS, media massa AS menyebutkan kekhawatiran pemerintahnya bahwa Iran bisa mengakses dan memanfaatkan teknologi canggih yang dimiliki pesawat RQ-170 mereka. Namun seorang pejabat AS, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan bahwa AS memiliki keraguan Iran memiliki keahlian untuk mengeksploitasi teknologi pesawat tersebut.

Berita Lainnya

 

Pesawat Mata2 AS ?

RepublikaRepublika
Iran, Rusia dan Cina Diuntungkan oleh Jatuhnya Pesawat Mata-mata AS ?

REPUBLIKA.CO.ID,TEHERAN–Kabar jatuhnya pesawat mata-mata AS oleh pasukan udara Iran mengejutkan dunia. Kejutan itu bukan karena AS memata-matai Iran, tetapi perkembangan pesawat “siluman” itu sendiri.

Dikenal dengan nama Sentinel-170 RQ, pesawat ini merupakan generasi baru pesawat siluman yang dibuat AS. Sentinel dilengkapi teknologi yang tidak hanya bisa terdeteksi tetapi juga mengendus bahan kimia kategori nuklir.

Dengan teknologi demikian canggih, boleh dikatakan CIA, agen rahasia AS, rugi besar. Sebab, Iran berpotensi mengadaptasikan teknologi itu untuk kepentingannya. Apalagi pesawat itu jatuh dalam kerusakan minimal.

Kerugian bagi AS, keuntungan bagi Rusia dan Cina. Keduanya merupakan sekutu dekat Teheran. Dengan demikian, Rusia dan Cina memiliki kesempatan untuk mengetahui dengan detil kekuatan pesawat tersebut.

Seperti dikutip dari majalla.com, Jum’at (9/12), Rusia dan Cina merupakan negara memiliki kemampuan mengadaptasikan teknologi. Dengan kelebihan itu, keduanya bisa menggunakan teknologi AS untuk memperluas kepentingan keamanan dari Asia Tengah ke Laut Cina Selatan.

Kelebihan itu juga didukung dengan anggaran militer yang besar. Analis Industri HIS memperkirakan Cina mengalokasikan  12 persen anggaran pertahanan untuk pengembangan pesawat tanpa awak. Rusia mengalokasikan anggaran 8 persen dan AS 56 persen


0 Responses to “IpTek : Pesawat Pengintai Amerika Serikat”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 2,002,011 hits

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 108 other followers

%d bloggers like this: