Struktur Labil

Tenggarong - Badan SAR Nasional (Basarnas) mengeluarkan kesimpulan sementara struktur jembatan Kutai Kartanegara yang labil pasca insiden ambruk yang terjadi Sabtu (26/11/2011) kemarin.”Mengamati struktur jembatan yang ada. Setelah kita amati, Struktur jembatan tersebut, masih labil dari proses kolaps yang dia lakukan,” Kepala Basarnas Marsekal Madya Daryatmo, saat memberikan keterangan pers di Posko SAR Basarnas, yang berada di sekitar lokasi ambruknya jembatan, Jl Wolter Monginsidi, Minggu (27/11/2011).Menurut Daryatmo, selain mengalami kelabilan, struktur tiang jembatan berada miring beberapa derajat dari posisi ketegakan tiang.
“Sudah miring separuh dari ketegakan tiang. Koordinasi kami dengan seluruh tim Rescue masih menunggu tim teknis dari tim Dinas Pekerjaan Umum,” ujar Daryatmo.
“Keputusan bagaimana dengan upaya tim SAR besok, ya masih menunggu tim PU untuk mengeluarkan rekomendasi” tambahnya.
Seperti diberitakan, Jembatan Kutai Kartanegara yang menghubungkan 2 wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang dan Kecamatan Tenggarong, ambruk pada Sabtu (26/11/2011). Menteri PU Djoko Kirmanto yang juga tiba di lokasi menyebut ambruknya jembatan tersebut terbilang langka mengingat jembatan tersebut masih berusia 10 tahun.
Hingga malam ini, korban meninggal masih berjumlah 4 orang dan sebanyak 40 orang mengalami luka-luka akibat ambruknya jembatan tersebut. Sedangkan dari kepolisian, terdapat 33 orang dilaporkan hilang pasca insiden tersebut.
“Ada 33 laporan warga yang melaporkan hilangnya anggota keluarga mereka,” kata Kapolda Kaltim Irjen Bambang Widaryatmo dalam kesempatan yang sama.
(fjp/fay)
fotoNews
Jembatan Kukar


Sebanyak 4 mobil tenggelam saat Jembatan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur ambruk, Sabtu (26/11/2011). Selain itu, sejumlah mobil juga terlihat menyangkut di salah satu pilar jembatan.
Jembatan Runtuh
Berita Nasional Lainnya
Jembatan Kutai Kartanegara sepanjang sekitar 720 meter di Kabupaten Kutai Kartanegara yang melintasi Sungai Mahakam, Kalimantan Timur, Sabtu sore, runtuh.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada sejumlah orang dan kendaraan yang melintas saat jembatan itu runtuh, namun hingga saat ini belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Jembatan Kutai Kartanegara adalah jembatan yang melintas di atas sungai Mahakam. Bentang bebasnya, atau area yang tergantung tanpa penyangga mencapai 270 meter dari total panjang jembatan sekitar 710 meter.
Jembatan tersebut merupakan sarana penghubung antara kecamatan Tenggarong Seberang, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Jembatan itu dibangun menyerupai bentuk Jembatan Golden Gate di San Fransisco, Amerika Serikat.
Berita Lainnya
- Suara Gemuruh Jembatan Runtuh Terdengar Hingga Beberapa Kilometer
- Jembatan Kutai Kartanegara Ambruk Saat Lalin Ramai
- Jembatan Kutai Kartanegara Alami Pergeseran Februari Lalu
- Gubernur Kaltim Tinjau Lokasi Jembatan Runtuh
- Ribuan Warga Masih Padati Lokasi Jembatan Runtuh
- Jembatan Tenggarong Berusia 10 Tahun, Warisan Syaukani HR
- Tiga Tewas, Enam Hilang di Sungai Mahakam
Berita Nasional Lainnya
TRIBUNNEWS.COM, TENGGARONG – Ahli supranatural Ki Joko Bodo menerawang, ambruknya jembatan Tenggarong atau jembatan Mahakam II, dikarenakan, saat dibangun tak ada tumbal kepala kerbau.
“Kalaupun dibangun lagi, tanpa tumbal kepala kerbau, pastilah akan ambruk lagi. Kepala kerbau, harus jadi tumbal bagi jembatan Tenggarong, sekaligus sebagai spirit,” katanya.
Kini, rakyat seakan menjadi tumbal atas ambruknya jembatan Tenggarong. Banyak korban berjatuhan. Ini bisa menjadi pertanda, rakyat akan marah kepada penguasa saat ini. Karena duit rakyat yang dijadikan tumbal disaat rakyat masih banyak yang melarat,” katanya lagi.
Jembatan Tenggarong di Kutai Kertanegara Kalimantan Timur ambruk Sabtu (26/11/2011) sore. Kejadian mengejutkan ini mengakibatkan empat orang tewas dan 22 orang lainnya luka-luka.
Berita Lainnya
- Runtuhnya Hanya Dalam Hitungan 30 Detik
- WakaPolri Janji Selidiki Anak Buah di Tenggarong
- Jembatan Mahakam Ambruk, Kapolres Ikut Evakuasi Korban
- Ponton Batubara Tabrak Jembatan Mahakam 6 Kali
- Jembatan Roboh, Bupati Kukar Batal ke Resepsi Ibas-Aliya
- Sebelum Runtuh, Jembatan Berbunyi
- Penyebab Ambruknya Jembatan Masih Misteri, Muncul Sejumlah Spekulasi
Sabtu, 26/11/2011 16:50 WIB
Korban Mahakam

Jakarta - Korban Jembatan Mahakam ambruk terus berdatangan ke RS AM Parekesit, Tenggarong, Kalimantan Timur. 4 Tenda darurat didirikan untuk menampung para korban.”Korban terus berdatangan. IGD sudah full. Kita dirikan 4 tenda darurat. Bahkan, 2 tenda sudah penuh pasien,” kata staf Humas RSUD AM Parekesit, Jhoni Setiawan, kepada detikcom, Sabtu (26/11/2011).Jhoni mengatakan tenda darurat di bangun di depan rumah sakit. “Dokter spesialis dan bedah juga siaga,” ujarnya.Menurut dia, 10 ambulans dikerahkan mengangkut para pasien.Jhoni sebelumnya mengatakan korban mencapai 100 orang. Mayoritas mengalami patah tulang, bahkan ada yang belum sadarkan diri. (aan/ken)
- Gelar Rapat Darurat di JCC, SBY Perintahkan 3 Menteri ke Kukar
- Pemerintah Investigasi Ambruknya Jembatan di Kutai Kartanegara
- Salah Satu Pilar Jembatan Goyang, Warga Menjauh dari Tepi Sungai
- SBY Sampaikan Duka Cita untuk Korban Jembatan Kukar Ambruk
Sabtu, 26/11/2011 16:50 WIB
‘Golden Gate’ Kal

Jakarta - Peristiwa ini sungguh mengagetkan. Jembatan Sungai Mahakam yang sangat terkenal sebagai ‘Golden Gate’ Kalimantan dengan panjang 1 km itu runtuh, hampir tak bersisa.Peristiwa itu terjadi Sabtu (26/11/2011) sekitar pukul 16.20 WITA. Tidak ada yang menyangka, lalu lintas saat itu sedang sangat ramai.Tak cuma itu, puluhan warga juga sedang menikmati sore yang indah di pinggir jembatan yang bernama Jembatan Kutai Kartanegara itu. Tiba-tiba saja, bruk, jembatan ambrol. Mobil-mobil dan kendaraan yang sedang melintas pun berjatuhan ke sungai.Tak lama, tim SAR tiba di lokasi untuk melakukan penyelamatan. Sejumalah orang telah ditemukan dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Namun belum diketahui bagaimana kondisinya.Jembatan itu sebenarnya relatif baru saja dibangun. Jembatan penghubung Samarinda dengan Tenggarong itu baru selesai dibangun pada tahun 2002. Jembatan itu belum bisa dibilang terlalu tua.
(ken/lh)
- SBY Sampaikan Duka Cita untuk Korban Jembatan Kukar Ambruk
- Ratusan Aparat Evakuasi Korban Jembatan Kutai Kartanegara
- SBY Kumpulkan Informasi Soal Runtuhnya Jembatan Kutai Kartanegara
- Mobil Strada Tersangkut di Pilar Jembatan Kukar, Banyak yang Tercebur
Sabtu, 26/11/2011 16:47 WIB
Saat Runtuh

foto: Sapto Anggoro Jakarta - Usia Jembatan Mahakam yang runtuh, belum berusia 10 tahun. Pada waktu kejadian, di badan jembatan megah tersebut sedang berlangsung kegiatan perbaikan badan jalan.”Jembatan baru dibangun 2002,” ujar Sapto Anggoro, seorang saksi mata kepada detikcom, Sabtu (26/11/2011).Menurutnya, seluruh ruas jembatan yang panjangnya mencapai satu kilometer tersebut runtuh total. Hanya pondasi dan bangunan yang menjadi tempat mengantungnya kabel jembatan berjuluk Golden Gate di Kalimantan Timur yang terlihat masih utuh.”Belum tahu apa penyebabnya, tapi waktu kejadian sedang ada perbaikan badan jalan jembatan,” ujarnya.Jembatan Mahakam membentang antara Tenggarong dan Tenggarong Seberang, Kalimantan Timur. Jembatan dengan panjang total 1.050 meter tersebut merupakan salah satu penghubung penting jalur lintas darat Samarinda dengan Balikpapan, Kalimantan Timur. (lh/lh)
- Sejumlah Korban Diangkat dari Sungai Mahakam, Kondisi Belum Jelas
- Jembatan Ramai Saat Runtuh, Diduga Banyak Korban Jatuh ke Sungai Mahakam
- Bruukk! Jembatan Mahakam Runtuh
- Lagi, Jembatan di Musi Banyuasin Ambruk
Sabtu, 26/11/2011 16:40 WIB
Korban Jembatan

Jakarta – Sedikitnya 100 orang mengalami luka-luka akibat ambruknya Jembatan Mahakam, Kalimantan Timur. Mayoritas korban mengalami patah tulang akibat tertimpa puing jembatan.”Secara kasat mata, korban mencapai 100 orang. Sebagian patah tangan, kaki, luka robek dan lecet tertimpa bangunan puing-puing jembatan. Ada juga yang pingsan dan belum sadarkan diri,” kata staf Humas RSUD AM Parekesit, Jhoni Setiawan, kepada detikcom, Sabtu (26/11/2011).Menurut Jhoni, ruang IGD full dengan pasien. “Pasien banyak berdatangan. Mayoritas keluarga sebab ini weekend dan biasanya warga Tenggarong pergi berlibur ke Samarinda,” ujar Jhoni.Jhoni mengatakan pihak rumah sakit belum menerima korban yang meninggal dunia.”Korban yang meninggal dunia maupun yang tenggelam belum ada,” kata Jhoni. (aan/ndr)
- Jembatan Ramai Saat Runtuh, Diduga Banyak Korban Jatuh ke Sungai Mahakam
- Bruukk! Jembatan Mahakam Runtuh
- Lagi, Jembatan di Musi Banyuasin Ambruk
- Polisi Desak Dishub Jakarta Bangun JPO di Jatinegara Barat
- Sabtu, 26/11/2011 20:02 WIB
Jembatan Kukar Runtuh, 4 Mobil Tenggelam
- Sabtu, 26/11/2011 19:52 WIB
Korban Tewas Ambruknya Jembatan Mahakam Kukar Bertambah Jadi 5 Orang
- Sabtu, 26/11/2011 19:50 WIB
6 Pekerja Bangunan Tercebur ke Sungai Saat Jembatan Kukar Runtuh
- Sabtu, 26/11/2011 19:48 WIB
SBY Perintahkan Kapolri Upayakan Rute Alternatif Pasca Runtuhnya Jembatan Kukar
- Sabtu, 26/11/2011 19:32 WIB
Kedalaman Sungai Capai 50 Meter, Perahu Warga Bantu Evakuasi
- Sabtu, 26/11/2011 19:31 WIB
BNPB: Sebelum Runtuh, Jembatan Kukar Diperbaiki Tanpa Penutupan Lalin
fotoNews
Jembatan Runtuh


Jembatan Kutai Kartanegara yang menghubungkan Tenggarong dan Tenggarong Seberang, Kalimantan Timur, runtuh, Sabtu (26/11/2011). Pada saat kejadian, jembatan sedang ramai aktivitas lalu lalang kendaraan.
Senin, 28/11/2011 05:35 WIB
Kualitas Infrastruktur?

Jakarta - Ambruknya Jembatan Kutai Kartanegara yang beroperasi sejak 2001, memunculkan tanda tanya besar. Pasalnya baru 10 tahun sejak mulai dioperasikan, jembatan yang menghubungkan dengan ini ambruk pada Sabtu (26/11/2011) sore.”Sungguh tanda tanya besar usia jembatan baru 10 tahun sudah ambruk, sementara idealnya usia jembatan semacam ini minimal 100 tahun. Maka sangat wajar banyak pihak menduga ada hal-hal yang janggal dalam pembangunan jembatan Kukar tersebut,” kata anggota Komisi III DPR, Didi Irawadi, kepada detikcom, Minggu (27/11/2011) malam.
Didi menduga ada kelalaian dalam pengerjaan dan perawatan jembatan yang dibangun sejak tahun 1995 sampai 2001 ini. Untuk menyelidiki hal itu, penegak hukum harus bekerjasama dengan ahli konstruksi dan membentuk tim investigasi.
“Bisa saja dan sangat mungkin dugaan kuat adanya pengurangan spek (spesifikasi) dari pembangunan jembatan itu. Atau juga ada pihak yg lalai dalam perawatan jembatan,” papar Didi.
Ahli konstruksi, lanjut Didi, diperlukan untuk melakukan audit terhadap ambruknya jembatan tersebut. Sehingga dapat diketahui dengan pasti jika ada hal-hal penting berkaitan dengan struktur dan konstruksi yang terlewatkan saat pengerjaan jembatan itu.
“Tim investigasi yang akan mengaudit ambruknya jembatan harus profesional,” ucap Didi.
(fjp/feb)
- Hari Ini, Kapal Feri untuk Warga Kukar Mulai Beroperasi
- Keruhnya Sungai Mahakam Jadi Kendala Utama Basarnas
- Struktur Jembatan Kukar Labil, Basarnas Siapkan 6 Alat Berat
- Basarnas: Struktur Jembatan Kukar Masih Labil Pasca Ambruk
Diperbaiki PT Bukaka

Tenggarong – Pemkab Kutai Kartanegara menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk mengusut penyebab ambruknya Jembatan Kutai Kartanegara, Sabtu (26/11/2011) sore lalu. Ambruknya jembatan tersebut diduga akibat unsur kelalaian seperti yang disebutkan Kapolda Kaltim Irjen Pol Bambang Widaryatmo.
“Saya serahkan sepenuhnya ke kepolisian untuk menyelidikinya,” kata Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari, kepada wartawan di kantornya, Jl Wolter Monginsidi, Tenggarong, Senin (28/11/2011).
Kepolisian telah memeriksa sedikitnya 7 saksi pasca insiden ambruknya jembatan tersebut. Menurut Rita, karyawan PT Bukaka, ikut diperiksa penyidik.
“Saya terima informasi Kapolres Kukar (AKBP I Gusti KB Haryyarsana), penyidik telah menyidik 3 orang PT Bukaka,” ujar Rita.
Dijelaskan Rita, sebelum kejadian ambruknya jembatan tersebut, PT Bukaka merupakan kontraktor pelaksana perbaikan Jembatan Kukar.
“Dalam rencana kegiatan, tertera PT Bukaka mengerjakan item rehabilitasi jembatan dengan anggaran Rp 2,7 miliar,” tambah Rita.
Rita mengaku menyimpan pertanyaan terkait pekerjaan yang dilakukan PT Bukaka, yang disebutkan akan menutup arus lalu lintas kendaraan yang melintas di jembatan yang berusia baru 10 tahun itu.
“Harusnya ditutup 21 hari, sebagaimana yang direncanakan. Tapi ketika saya tanya sebelum kejadian ambruk, kenapa tidak ditutup, disebutkan itu bukan pengerjaan. Mereka (PT Bukaka) bilang baru persiapan,” terangnya.
“Sejak kejadian, belum ada dari mereka (PT Bukaka) menjelaskannya ke saya. Sekali lagi, saya serahkan ke kepolisian,” tutupnya.
Seperti diberitakan, Jembatan Kutai Kartanegara yang menghubungkan 2 wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang dan Kecamatan Tenggarong, ambruk pada Sabtu (26/11/2011). Akibat dari insiden jembatan yang masih berusia 10 tahun itu, sedikitnya 10 orang meninggal dunia, 40 orang luka-luka serta 33 orang dilaporkan hilang.
Menteri PU Djoko Kirmanto yang juga tiba di lokasi menyebut ambruknya jembatan tersebut terbilang langka mengingat jembatan tersebut masih berusia 10 tahun. Upaya pencarian korban pun masih terus dilakukan hingga saati ini dengan melibatkan tim SAR gabungan.
(anw/anw)



Perbesar Foto

saat seperti ini , pemerintah harus lebih hati hati lg saat membangun jembatan.