12
Nov
11

Ekonomi : Krisis Eropa Bangkrutkan Pemerintah

Suara Pembaruan, 11.11.2011 13:24

Krisis Eropa

Penulis : Mohammad Ridwan

Krisis Eropa Berpotensi Bangkrutkan Anggaran Pemerintah

(foto:dok/ist)

JAKARTA – Krisis ekonomi yang terjadi di Eropa dan Amerika Serikat saat ini bisa memukul anggaran pemerintah, terkait dengan besaran uang yang harus dikeluarkan, saat membayar utang luar negeri. Namun, secara industri tidak akan berarti banyak, dengan catatan Indonesia bisa meningkatkan kemandirian ekonomi.

Hal ini dikatakan pengusaha Soegeng Sarjadi saat ditemui di sela peluncuran buku Sukamdani Sahid Gitosardjono Sejarah Perjalanan Hidup Meraih Prestasi Wujud Sebuah Bakti di Jakarta, Kamis (10/11).

“Yang bangkrut bukan bangsa Indonesianya, tapi anggaran pemerintah. Pengeluaran mencapai Rp 1.417 triliun, pemasukan hanya Rp 1.000 triliun,’’ ujarnya.

Ia menekankan krisis tersebut tidak akan berpengaruh besar jika Indonesia meningkatkan level kemandirian ekonomi. Caranya dengan meningkatkan daya serap pasar domestik terhadap barang-barang produksi dalam negeri dan mengurangi utang luar negeri.

Ia mencontohkan sejarah kemerdekaan India berawal dari kemerdekaan mereka terhadap garam impor asal Inggris. India merdeka berangkat dari pidato dan long march ratusan kilometer oleh Mahatma Gandhi mempropagandakan kemerdekaan soal garam.

Gandhi membangkitkan semangat rakyatnya untuk memproduksi garam di sepanjang pantai mereka. Ia juga melarang bangsanya untuk beli garam dari Inggris. Untuk itu ke depan, menurutnya, Presiden Indonesia sebaiknya dari pengusaha yang teruji daya juangnya. “Tujuannya agar presiden memahami dunia usaha, asal jangan pengusaha yang memperkaya partainya,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, pengusaha konstruksi Siswono Yudo Husodo mengatakan, agar ekonomi bangsa ini kembali bangkit diperlukan pemimpin bangsa yang merupakan seorang pejuang pengusaha atau pengusaha pejuang.

Pendiri Lippo Group Mochtar Riady menambahkan kemandirian ekonomi Indonesia bisa diperkuat dengan memperkuat sruktur industri. Industri harus terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Jika bangsa ini banyak menghasilkan sumber bahan baku industri, melimpahnya bahan baku mulai harus diarahkan kepada terciptanya hilirisasi yang kuat. Untuk itu diperlukan pengusaha-pengusaha baru yang tahan uji.

Ia mengutip ajaran Yesus Kristus yang menyebutkan orang yang bisa menaklukkan dunia ini harus bisa membangun negara.

Orang yang bisa membangun negara harus bisa bangun keluarganya dengan baik. Orang yang bisa membangun keluarga adalah orang yang bisa mendisiplinkan diri sendiri atau mengatur dirinya sendiri.

Permintaan Ekspor Merosot

Dampak krisis keuangan yang dialami Uni Eropa dan Amerika Serikat terhadap Indonesia mulai terlihat dari merosotnya permintaan ekspor barang-barang nonmigas asal Indonesia ke negara-negara tersebut.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis awal November, nilai ekspor nonmigas Indonesia pada September 2011 menurun sebesar 6,24 persen dibanding Agustus 2011 dari US$ 14,5 miliar menjadi US$ 13,6 miliar.

Permintaan ekspor nonmigas Indonesia dari negara-negara Uni Eropa pada periode September 2011 anjlok hingga 31,58 persen, dari sebesar US$ 1,9 miliar pada periode Agustus 2011 menjadi hanya US$ 1,4 miliar.

Demikian halnya dengan permintaan ekspor nonmigas Indonesia dari Amerika Serikat yang juga merosot hingga 15,38 persen pada periode September 2011 dari sebesar US$ 1,3 miliar pada periode Agustus 2011 menjadi hanya US$ 1,1 miliar.

Menanggapi kondisi tersebut, Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat meminta kepada pelaku industri di dalam negeri untuk lebih serius menggarap pasar lokal, sebagai antisipasi mulai melemahnya permintaan ekspor dari sejumlah negara di Eropa dan Amerika Serikat.

Menurut Hidayat, terjadinya krisis keuangan yang dialami Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa secara tidak langsung memang bisa berdampak serius terhadap kinerja industri di Indonesia yang selama ini mengandalkan pasar ekspor.

Bahkan jika tidak segera disikapi, kelesuan pasar ekspor yang sedang terjadi ini juga bisa memicu gelombang PHK massal di dalam negeri. “Kalau kita tidak segera antisipasi, kondisi ini akan menyebabkan ledakan pengangguran dalam jumlah besar di dalam negeri,” kata Hidayat.

Meski demikian, Hidayat masih optimistis dampak krisis ekonomi yang terjadi di Amerika Serikat dan Eropa tersebut bisa diantisipasi oleh para pelaku industri di dalam negeri dengan cara mengalihkan orientasi ekspor ke pasar dalam negeri. “Pasar domestik yang masih baik ini bisa dijadikan pengalih pasar ekspor yang menurun,” ujarnya.

Menariknya, krisis saat ini tidak mengurangi minat para investor dari negara-negara Eropa untuk menanamkan investasinya ke Indonesia.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), hingga kuartal III-2011, realisasi investasi yang berasal dari Uni Eropa ke Indonesia telah mencapai US$ 2,24 miliar yang tersebar pada 554 proyek.

Jumlah tersebut hampir mendekati realisasi investasi Uni Eropa ke Indonesia sepanjang tahun 2010 yang tercatat sebesar US$ 2,77 miliar dengan jumlah proyek sebanyak 521.

Sementara itu, realisasi investasi yang berasal dari Amerika Serikat ke Indonesia, sepanjang 2011 cenderung menurun jika dibandingkan realisasi investasi tahun 2010. Hingga kuartal III-2011 nilai investasi yang dikucurkan para investor asal Amerika Serikat ke Indonesia baru mencapai US$ 1,41 miliar yang tersebar pada 91 proyek.

Jumlah tersebut jauh di bawah nilai realisasi investasi Amerika Serikat ke Indonesia pada 2010 yang mencapai US$ 2,77 miliar dengan jumlah proyek sebanyak 100. (CR-27)

 

 

About these ads

0 Responses to “Ekonomi : Krisis Eropa Bangkrutkan Pemerintah”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 2,263,948 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 125 other followers

%d bloggers like this: