03
Jun
09

Mencapai Kebahagiaan Dunia Akhirat

REPUBLIKA, Jumat, 29 Mei 2009 pukul 01:46:00

SILATURAHIM

Setiap Muslim menginginkan hidup bahagia di dunia maupun akhirat. Untuk mencapai kebahagiaan tersebut, tentunya ada ilmu yang harus diterapkan dan diamalkan.

Menurut Ustadz Wahidin Saputra, tujuan hidup dibagi tiga, yaitu mencari kebahagiaan, kesejahteraan di dunia dan akhirat serta terlindungi dari api neraka.

Untuk mencapai kebahagiaan tersebut, kaum Muslimin harus berpedoman pada Alquran dan Hadis. Intinya, menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Selain itu, umat Islam juga harus memiliki pola hidup yang seimbang. Seimbang dalam artian fisik dan psikis, dunia dan akhirat.

Seperti yang tertera dalam Surat Al-Qashash: 77 yang artinya, ‘’Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat dan janganlah kamu melupakan kebahagiaanmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.’’

Umat Islam, lanjut Wahidin, juga harus mempersiapkan bekal untuk masa depan. Baik untuk jangka pendek (duniawi) maupun jangka panjang (akhirat), yaitu dengan menjaga hubungan baik dengan Allah dan sesama manusia. ‘’Allah menentukan rahmat-Nya (kenabiannya) kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Allah mempunyai karunia yang besar.’’ (QS Ali Imron:112).

‘’Untuk itu, kita harus melandasi aktivitas dengan keikhlasan. Caranya dengan mentauhidkan Allah SWT, yakni melakukan setiap perilaku dan aktivitas hanya karena Allah SWT,’’ ungkapnya ketika mengisi ceramah di pengajian Kompleks Pejaten Elok, Jakarta Selatan, Sabtu (9/5).

Ketua Pengajian Pejaten Elok, Irama Flitcroft mengatakan pengajian ini diadakan secara rutin sebulan sekali di Kompleks Pejaten Elok. Sebelumnya, pengajian ini memang sempat terselenggara namun kemudian vakum selama dua tahun lamanya.

‘’Kami ingin membangkitkan kembali pengajian yang sudah dimulai sejak tahun 2006. Pengajian ini juga diharapkan dapat menjadi ajang silaturahim antarpenghuni kompleks yang hanya sekitar 35 kepala keluarga,’’ katanya.

Sempat terhenti selama dua tahun, tak membuat pengajian ini kehilangan gairahnya. Dihadiri sekitar 20 anggota, pengajian Kompleks Pejaten Elok ini diharapkan dapat menjadi suplemen bagi jiwa-jiwa yang membutuhkan asupan agama terutama untuk meraih kebahagiaan dunia akhirat. mth

About these ads

0 Responses to “Mencapai Kebahagiaan Dunia Akhirat”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 2,264,233 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 125 other followers

%d bloggers like this: